Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 47

Kabarjatengterkini.com– Kasus teror pembakaran dua rumah di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, yang sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan viral di berbagai platform media sosial, kini mulai menemukan titik terang.

Pihak kepolisian dari jajaran Polres Demak bersama Polda Jawa Tengah dilaporkan telah berhasil mengantongi identitas lengkap terduga pelaku yang dituding berada di balik aksi kriminal berbahaya tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, terduga pelaku diketahui merupakan seorang pria berinisial AI. Pemuda tersebut diduga kuat nekat melakukan aksi pembakaran rumah sebagai bentuk balas dendam pribadi yang telah dipendam sejak lama.

Hubungan masa lalu yang kelam antara AI dengan salah satu anak korban disinyalir menjadi pemicu utama di balik tindakan nekat yang meresahkan warga Kabupaten Demak dalam sepekan terakhir.

Pembakaran ini menyasar hunian milik tokoh dan mantan birokrat setempat, yang memicu kekhawatiran meluas di kalangan masyarakat. Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa AI baru saja menghirup udara bebas sekitar dua minggu yang lalu.

Sebelumnya, ia harus mendekam di dalam lembaga pemasyarakatan sepanjang tahun 2025 akibat terlibat kasus hukum yang melibatkan anak dari salah satu korban pembakaran. Kendati identitasnya telah teridentifikasi secara jelas oleh penyidik, keberadaan AI saat ini masih menjadi misteri dan tengah diburu oleh tim gabungan bersenjata lengkap.

Akar Masalah: Konflik Penganiayaan Tahun 2025

Kapolsek Karangawen, AKP Mujiyono, memberikan konfirmasi resmi mengenai perkembangan mutakhir dari kasus ini pada Minggu (7/6/2026).

Dirinya memaparkan bahwa kesimpulan sementara mengenai keterlibatan AI didapatkan setelah penyidik melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang mendalam, mengumpulkan barang bukti fisik, serta mencocokkannya dengan keterangan sejumlah saksi kunci di lokasi kejadian.

“Indikasi kuat mengarah pada motif balas dendam pribadi. Anak dari korban pemilik rumah yang dibakar tersebut diketahui pernah berselisih paham hingga terlibat konflik fisik yang cukup serius dengan terduga pelaku AI pada tahun 2025 silam,” urai AKP Mujiyono kepada awak media.

AKP Mujiyono menjelaskan secara lebih terperinci bahwa anak kedua dari korban pernah terlibat perselisihan bersenjata atau penganiayaan dengan AI.

Kasus penganiayaan berat itu kemudian bergulir ke ranah hukum hingga akhirnya majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman penjara kepada AI. Terpentalnya AI ke balik jeruji besi rupanya menyisakan dendam membara yang tidak kunjung padam hingga ia menyelesaikan masa hukumannya.

Ancaman Sebelum Bebas dan Rekaman Kamera CCTV

Dugaan bahwa AI merupakan otak sekaligus eksekutor pembakaran semakin diperkuat oleh kesaksian dari lingkungan sekitar tempat tinggal korban. Beberapa saksi mata membeberkan kepada penyidik bahwa sebelum mendekam di penjara, AI sempat melontarkan ancaman verbal yang sangat mengerikan.

Ia bersumpah akan mencari dan membalas dendam kepada korban serta saksi-saksi yang telah membuatnya meringkuk di sel tahanan.

“Saat proses persidangan di pengadilan tahun lalu, terduga pelaku ini memang sempat melontarkan ancaman terbuka.

Intinya, dia menyatakan kalau sudah keluar dari penjara nanti, dia akan menuntut balas. Ancaman itu diarahkan langsung kepada pihak korban dan saksi-saksi yang memberatkannya,” tambah Kapolsek Karangawen. Kesaksian tersebut kini menjadi salah satu pilar utama polisi dalam menyusun konstruksi hukum perkara ini.

Aksi keji pembakaran itu sendiri melanda dua lokasi berbeda dalam waktu yang hampir bersamaan pada Selasa (2/6/2026) dini hari.

Rumah pertama yang menjadi sasaran amuk api adalah milik seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terletak di Desa Tlogorejo. Sementara lokasi kedua merupakan kediaman milik mantan Kepala Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen.

Pembakaran di rumah pensiunan PNS Desa Tlogorejo bahkan terekam dengan sangat jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di sudut halaman. Dalam rekaman video yang mendadak viral di jagat maya tersebut, terlihat seorang pria misterius yang mengenakan penutup wajah (balaclava) mendekati teras rumah secara senyap.

Pria itu kemudian menyiramkan cairan bahan bakar ke lantai dan pintu, menyulutnya dengan korek api hingga kobaran besar tercipta, lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor matic.

Polisi Bentuk Tim Gabungan Guna Buru Pelaku

Beruntung, aksi teror di kedua desa tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa maupun luka-luka. Keberadaan api yang mulai membesar di teras rumah korban segera disadari oleh tetangga sekitar yang kebetulan belum tidur.

Dengan sigap, warga bergotong-royong memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sebelum si jago merah sempat merambat ke bagian dalam bangunan utama rumah.

Hingga berita ini diturunkan, pengejaran terhadap AI masih terus diintensifkan secara masif. Pihak Polsek Karangawen telah berkoordinasi secara ketat dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Demak serta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah.

Kendati demikian, polisi mengaku sempat membentur dinding tebal dalam mendeteksi keberadaan pelaku.

“Kami sudah melakukan upaya mapping atau pemetaan terhadap beberapa alamat yang diduga kuat menjadi tempat persembunyian pelaku. Namun saat digerebek, rumah-rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Selain itu, pelacakan melalui perangkat elektronik dan sinyal seluler juga belum membuahkan hasil. Pelaku tampaknya sengaja mematikan seluruh alat komunikasi untuk memutus jejak digitalnya,” kata AKP Mujiyono mengakui adanya kesulitan teknis di lapangan.

Guna mengantisipasi terjadinya aksi teror susulan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, Kapolsek Karangawen mengimbau kepada seluruh korban dan keluarga besarnya untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

Pihak kepolisian juga meminta perangkat desa setempat untuk menghidupkan kembali kegiatan ronda malam atau siskamling secara ketat. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial demi mempersempit ruang gerak pelaku kriminal yang berniat melakukan tindakan destruktif di wilayah hukum Karangawen, Demak.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • korean

    5 Korean Food yang Lagi Hype Banget! Wajib Coba di 2025

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Masakan Korea atau Korean Food semakin populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dengan cita rasa unik, perpaduan gurih, pedas, dan manis, makanan Korea selalu berhasil menarik perhatian para pecinta kuliner. Di tahun 2025 ini, ada beberapa menu Korean Food yang sedang hype banget dan wajib kamu coba! Berikut 5 makanan Korea paling hits […]

  • Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tahukah kamu bahwa usus manusia sering dijuluki sebagai ‘otak kedua’? Julukan ini bukan sekadar metafora, melainkan berakar dari penemuan ilmiah yang mengungkap bahwa usus memiliki sistem saraf yang sangat kompleks, bahkan mampu berfungsi secara independen dari otak utama di kepala. Dalam dunia medis dan biologi, istilah “otak kedua” mengacu pada sistem saraf enterik (Enteric […]

  • Pemkab Kendal Hadirkan Bulldozer di TPA Darupono, Bisa Tingkatkan Kapasitas Hingga 40 Persen

    Pemkab Kendal Hadirkan Bulldozer di TPA Darupono, Bisa Tingkatkan Kapasitas Hingga 40 Persen

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal tunjukkan komitmen dalam penanganan sampah di wilayahnya. Salah satunya dengan pengadaan alat berat bulldozer di tempat pemrosesan akhir (TPA) Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan. “Ada beberapa alat berat yang sudah rusak di TPA Darupono, sehingga Pemkab Kendal memprioritaskan untuk pengadaanya, yang diharapkan bisa membantu untuk pengelolaan sampah di TPA,” […]

  • menkes

    Menkes Reformasi Total Program Internship Dokter Pasca-Kematian dr. Myta

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kabar duka kembali menyelimuti dunia medis Indonesia. Wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy saat menjalankan tugas di RSUD KH Daud Arif, Jambi, menjadi pemantik bagi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan evaluasi besar-besaran. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa tragedi yang menimpa dokter muda dalam program internship tidak boleh terulang lagi. Pernyataan tegas ini merupakan […]

  • 150 KK di Jateng Terima Bantuan Perbaikan RTLH, Total Alokasi Lebih dari Rp3 M

    150 KK di Jateng Terima Bantuan Perbaikan RTLH, Total Alokasi Lebih dari Rp3 M

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) di Jawa Tengah menerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah provinsi (pemprov) dan Baznas. Jumlah bantuan yang telah digelontorkan lebih dari Rp3 miliar. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, bantuan tersebut harapannya bisa membantu warga mengentaskan diri dari kemiskinan ekstrem. Ini juga menjadi upaya pemerintah […]

  • Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar. Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta […]

expand_less