Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Mahasiswa Kepung Bundaran HI Hari Ini, Suarakan Aksi ‘Menuju Indonesia Bangkrut’

Ribuan Mahasiswa Kepung Bundaran HI Hari Ini, Suarakan Aksi ‘Menuju Indonesia Bangkrut’

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
  • visibility 42

Kabarjatengterkini.com– Gelombang protes mahasiswa kembali menggeliat di ibu kota. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas di wilayah Jabodetabek dipastikan bakal menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) ini.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, menyebutkan bahwa gerakan kali ini akan membawa massa dalam jumlah masif untuk menyuarakan keresahan publik secara langsung di jantung kota Jakarta. Pihaknya memproyeksikan pergerakan massa akan mencapai ribuan mahasiswa yang bergerak dari berbagai titik kampus di sub-urban menuju pusat ibu kota.

“Massa yang turun diperkirakan mencapai 1.000 mahasiswa ke atas,” ujar Yatalathof saat dikonfirmasi mengenai estimasi jumlah peserta aksi di Jakarta.

Aksi unjuk rasa yang mengusung tajuk utama ‘Menuju Indonesia Bangkrut’ ini dirancang sebagai bentuk protes terbuka terhadap arah kebijakan ekonomi nasional. Mengingat signifikansi lokasi aksi di Bundaran HI, pihak kepolisian dan otoritas lalu lintas setempat mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus kendaraan di sepanjang jalan protokol Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin sejak siang hari.

Empat Tuntutan Utama Aksi Mahasiswa Jabodetabek

Dalam aksi unjuk rasa kali ini, para mahasiswa membawa sejumlah poin tuntutan krusial yang dinilai menjadi akar persoalan masyarakat saat ini. Berdasarkan pernyataan resmi aliansi, tuntutan tersebut berfokus pada perbaikan stabilitas ekonomi rakyat serta reformasi kebijakan tata kelola negara.

Ada empat tuntutan utama yang akan digaungkan di hadapan publik:

  • Setop Pemborosan APBN: Mahasiswa mendesak pemerintah untuk melakukan efisiensi anggaran dan menghentikan alokasi dana proyek-proyek non-prioritas yang dinilai membebani keuangan negara.

  • Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM: Melonjaknya harga komoditas pangan di pasar serta tingginya harga bahan bakar minyak dinilai telah menggerus daya beli masyarakat kecil secara drastis.

  • Hentikan Militerisme di Ranah Sipil: Aliansi mengecam segala bentuk pendekatan represif atau keterlibatan aparat keamanan yang berlebihan dalam ruang-ruang publik sipil.

  • Mendesak Sikap Tegas Presiden: Mahasiswa meminta Presiden Prabowo untuk berhenti mengelak, mengakui adanya kekeliruan dalam manajemen kebijakan pemerintah, dan segera mengambil langkah konkret untuk membenahi situasi ekonomi nasional.

Konsolidasi Akbar Lintas Kampus di Depok

Aksi turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat terkait kondisi ekonomi yang dinilai semakin membebankan rakyat ini bukanlah gerakan spontan. Langkah ini merupakan hasil nyata dari konsolidasi terakhir yang digelar secara tertutup di Kampus UI, Depok, pada Rabu (10/6/2026) malam.

Pertemuan besar tersebut dihadiri oleh seluruh elemen BEM fakultas se-UI serta perwakilan dari berbagai universitas ternama di Jabodetabek. Di antaranya adalah BEM Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UPN Veteran Jakarta, dan Universitas Pancasila.

Tidak hanya dari kalangan internal mahasiswa, gerakan ini juga diperkuat oleh elemen organisasi kemasyarakatan seperti Serikat Perempuan Indonesia (Seruni) serta Front Mahasiswa Nasional (FMN). Penggabungan berbagai elemen ini menunjukkan bahwa keresahan yang dibawa sudah bersifat multidimensional.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional (FMN), Sympati Dimas Rafi’i, menjelaskan bahwa seluruh massa aksi dijadwalkan berkumpul di titik temu sebelum waktu ibadah salat Jumat. Berdasarkan koordinasi terakhir, para peserta aksi sepakat untuk melaksanakan salat Jumat bersama terlebih dahulu di sekitar kawasan Bundaran HI sebelum memulai orasi dan mobilisasi massa secara penuh.

Kritik Tajam terhadap Kondisi Ekonomi Nasional

Dalam pernyataan sikap tertulisnya, aliansi mahasiswa secara tajam menyoroti kondisi perekonomian Indonesia yang dinilai terus menunjukkan tren memburuk. Mereka mengkritik keras serangkaian kebijakan pemerintah yang dianggap mengabaikan kepentingan masyarakat luas dan lebih berpihak pada stabilitas elite.

Menurut Dimas, Indonesia saat ini tengah menghadapi persoalan ekonomi yang sangat serius, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga inflasi yang menekan sektor domestik. Di sisi lain, respon dari pemerintah dinilai belum mampu memberikan jawaban kongkrit atau solusi jangka panjang atas berbagai keluhan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput.

Gerakan ini ditegaskan sebagai bentuk alarm pengingat bagi jalannya pemerintahan. Mahasiswa memandang situasi bangsa saat ini sudah berada di lampu kuning dan membutuhkan perhatian serta tindakan nyata yang cepat dari jajaran kabinet, bukan sekadar retorika politik.

Sebagai penutup pernyataannya, Dimas mengingatkan kembali tentang paradoks kekayaan alam Indonesia yang belum berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyatnya. Ia menegaskan bahwa mahasiswa akan terus konsisten menjadi penyambung lidah bagi ketimpangan sosial yang masih terjadi di lapangan.

“Indonesia adalah negara yang kaya, namun rakyatnya belum sejahtera. Indonesia negara besar, tapi masih banyak rakyat yang belum terbebas dari rasa lapar,” kata Dimas menegaskan esensi dari pergerakan hari ini.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Jateng Sumbang 43 Medali di SEA Games 2025

    Atlet Jateng Sumbang 43 Medali di SEA Games 2025

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 64 atlet asal Jawa Tengah dikirim untuk berlaga di 26 cabang olahraga pada ajang SEA Games 2025 yang digelar selama 9-20 Desember 2025. Di sana, mereka berhasil menyumbang medali 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu. “Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, untuk para atlet dan pelatih atas perjuangan yang diberikan untuk Indonesia. […]

  • Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

    Plt Bupati Sambut Rombongan Siswa SD di Pendopo Kabupaten Pati

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pendopo Kabupaten Pati kembali menerima tamu spesial, yakni rombongan siswa kelas V dan VI SD IT Yaumi Fatimah Pati, Jumat (13/3/2026). Kunjungan anak-anak tersebut bertujuan untuk pembelajaran di luar kelas atau outing class. Kedatangan para siswa sekolah dasar juga disambut oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Dalam sambutannya, ia berpesan kepada […]

  • kudus

    Tahun Ajaran Baru Dimulai Hari Ini, Bupati Kudus Tekanan Sekolah Harus Jadi Ruang Bebas Bullying

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Kudus, KabarJatengTerkini.com – Tahun Ajaran Baru 2025-2026 sekolah dimulai hari ini, Senin (14/7/2025). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tekankan bahwa satuan pendidikan harus menjadi ruang yang bebas perundungan (bullying). Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat memimpin apel pembukaan tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 1 Kudus hari ini. Kegiatan ini juga diikuti siswa […]

  • Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

    Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Siswa MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, terpaksa belajar di rumah setelah kejadian atap bangunan roboh. Adapun ruang kelas roboh terjadi di kelas VII, meskipun kondisi kelas lainnya perlu diantisipasi. Kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan di rumah bakal dilakukan selama pekan ini saja atau sampai dengan hari Sabtu (16/5/2026). Harapannya, pada hari Senin […]

  • Wali Kota Semarang Agustina Sebut Ada Banyak Tugas Menanti Sekda Baru

    Wali Kota Semarang Agustina Sebut Ada Banyak Tugas Menanti Sekda Baru

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Setelah pelantikan jabatan yang dilakukan beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, langsung dihadapkan dengan sejumlah pekerjaan rumah yang menanti. Beberapa tugas yang harus dituntaskan di antaranya percepatan penanganan banjir dan genangan, upaya agar kawasan Simpang Lima bebas banjir, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menurunkan angka stunting, kemiskinan, dan […]

  • Jaksa Tuntut Oknum Polisi Penembak Pelajar di Semarang 15 Tahun Penjara

    Jaksa Tuntut Oknum Polisi Penembak Pelajar di Semarang 15 Tahun Penjara

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menuntut oknum polisi penembak pelajar SMKN 4 Semarang, 15 tahun penjara. Oknum polisi bernama Aipda Robig Zaenudin itu juga dituntut untuk membayar denda sebesar Rp200 juta. Jika tidak dibayarkan, akan diganti dengan kurungan enam bulan. Terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 80 ayat 3 dan 1 Undang-Undang […]

expand_less