Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
  • visibility 14

Kabarjatengterkini.com – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa hari terakhir mulai berdampak bagi sektor peternakan ayam. Pasalnya, penggunaan listrik dibutuhkan dalam masa brooding atau pemeliharaan anak ayam usia 1-14 hari.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jateng, Susilo, menyebutkan bahwa pemadaman listrik selama beberapa jam membuat ayam merasa tidak nyaman, bahkan sudah banyak yang mati.

“Kalau listrik padam saat malam hari, ayam akan bergerombol dan menumpuk di kandang karena gelap. Akibatnya banyak yang mati. Dalam peternakan itu disebut deplesi,” kata Susilo, Minggu (21/6/2026), dikutip Detik.

Pihaknya melanjutkan, dampak pemadaman listrik berkala ini paling dirasakan oleh peternak kecil yang belum memiliki genset untuk mengatisipasi kejadian tersebut. Tingkat kerugian peternak ayam dinilai cukup besar saat terjadi pemadaman listrik lama.

Harga DOC (day old chick) atau anak ayam saat ini sekitar Rp 6 ribu per ekor, sementara kapasitas kandang berisi 5-10 ribu ekor. Sementara, potensi kematian ayam saat pemadaman listrik bisa sampai 50 persen.

“Kalau yang tidak punya genset dan mati lampunya cukup lama, kematian ayam bisa sampai 50 persen,” ujarnya.

“Kalau mati 1.000 ekor saja sudah (rugi) Rp 6 juta. Padahal kapasitas kandang rata-rata 5-10 ribu ekor. Kalau 50 persen satu kandang 10 ribu ya berarti Rp 30 juta,” lanjut dia.

Sementara, bagi peternak skala kecil, pembelian genset bisa dinilai memberatkan.

“Khawatirnya black out, akhirnya pada mengantisipasi, pakai genset. Harganya kalau untuk kandang sekitar Rp 15 jutaan, mahal. Kalau mati siang nggak begitu masalah, masalah kalau malam,” lanjutnya.

Sebelumnya, pihak PLN menyebutkan bahwa penyebab pemadaman berkala disebabkan karena kendala teknis operasional pembangkit. Hal ini berakibat pada penurunan kapasitas suplai listrik, sehingga pihaknya melakukan manajemen beban di sejumlah wilayah.

“Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Jawa Tengah serta terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal,” kata Manager Komunikasi PLN UID Jateng, Prayudha Fasya Perdana.

“PLN terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal serta keandalan pasokan listrik tetap terjaga,” lanjutnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Siapkan Bantuan Korban Tanah Longsor Banjarnegara, Capai Rp700 Juta

    Pemprov Siapkan Bantuan Korban Tanah Longsor Banjarnegara, Capai Rp700 Juta

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan hutan pinus Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Musibah tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lebih dari 20 orang hilang. Pada Minggu (16/11/2025), longsoran berdiameter sekitar 100 meter membawa material tanah, batu, dan kayu, menghantam permukiman warga di RT 1 […]

  • semarang

    Agustina Perkenalkan Semarang Sebagai Daerah dengan Ragam Budaya yang Harmonis

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memperkenalkan daerahnya sebagai kota pelabuhan yang mempertemukan berbagai budaya nusantara yang bersatu-padu membentuk harmoni. Hal ini disampaikan olehnya saat menghadiri Gelar Seni dan Budaya Kota Semarang “Harmoni Semarang” di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, yang digelar pada hari Minggu (21/6/2026). “Kota Semarang hari […]

  • destinasi

    Destinasi Hidden Gem 2026: Liburan ke Tempat yang Belum Banyak Diketahui

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di tahun 2026, banyak traveler yang mulai bosan dengan destinasi turis mainstream. Mereka mencari tempat-tempat yang masih “perawan”, alami, dan belum dibanjiri wisatawan. Intrepid Travel merilis daftar destinasi paling underrated yang layak jadi incaran para petualang. Berikut sepuluh destinasi menarik yang wajib ada di bucket list Anda. 1. Tiwai Island, Sierra Leone Tiwai Island […]

  • jenazah

    Dua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara Makassar, Operasi SAR Masih Berlanjut

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan akhirnya tiba di RS Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (21/1/2026) pagi. Kedua jenazah tersebut segera diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Kedua korban dievakuasi dari dasar jurang di kawasan pegunungan Bulusaraung, tepatnya […]

  • Proyek Perbaikan Jalan Tembongraja-Salem Brebes Dikerjakan dengan Model Collaborative Funding

    Proyek Perbaikan Jalan Tembongraja-Salem Brebes Dikerjakan dengan Model Collaborative Funding

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Perbaikan ruas jalan Tembongraja-Salem Kabupaten Brebes dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, swasta, dan pemerintah. Model collaborative funding ini disebut sangat efektif mengingat keterbatasan APBD untuk pembangunan infrastruktur. Diketahui, masyarakat sudah menyumbang Rp200 juta untuk pengerjaan, Pemkab Brebes mengalokasikan Rp500 juta untuk rigid beton dan Rp200 juta untuk pemeliharaan rutin, sementara dukungan CSR mencapai […]

  • Pemprov Jateng Bakal Tambah Pesawat Modifikasi Cuaca di Wilayah Solo

    Pemprov Jateng Bakal Tambah Pesawat Modifikasi Cuaca di Wilayah Solo

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bakal perluas jangkauan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk meminimalisir risiko di daerah-daerah rawan banjir saat musim penghujan. Operasional teknologi modifikasi cuaca (TMC) sudah sempat digunakan di wilayah Semarang dan Demak. Alhasil, cara tersebut cukup efektif, sehingga banjir yang menerjang wilayah tersebut selama lima hari terakhir sudah mulai […]

expand_less