Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
  • visibility 62

Kabarjatengterkini.com – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa hari terakhir mulai berdampak bagi sektor peternakan ayam. Pasalnya, penggunaan listrik dibutuhkan dalam masa brooding atau pemeliharaan anak ayam usia 1-14 hari.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jateng, Susilo, menyebutkan bahwa pemadaman listrik selama beberapa jam membuat ayam merasa tidak nyaman, bahkan sudah banyak yang mati.

“Kalau listrik padam saat malam hari, ayam akan bergerombol dan menumpuk di kandang karena gelap. Akibatnya banyak yang mati. Dalam peternakan itu disebut deplesi,” kata Susilo, Minggu (21/6/2026), dikutip Detik.

Pihaknya melanjutkan, dampak pemadaman listrik berkala ini paling dirasakan oleh peternak kecil yang belum memiliki genset untuk mengatisipasi kejadian tersebut. Tingkat kerugian peternak ayam dinilai cukup besar saat terjadi pemadaman listrik lama.

Harga DOC (day old chick) atau anak ayam saat ini sekitar Rp 6 ribu per ekor, sementara kapasitas kandang berisi 5-10 ribu ekor. Sementara, potensi kematian ayam saat pemadaman listrik bisa sampai 50 persen.

“Kalau yang tidak punya genset dan mati lampunya cukup lama, kematian ayam bisa sampai 50 persen,” ujarnya.

“Kalau mati 1.000 ekor saja sudah (rugi) Rp 6 juta. Padahal kapasitas kandang rata-rata 5-10 ribu ekor. Kalau 50 persen satu kandang 10 ribu ya berarti Rp 30 juta,” lanjut dia.

Sementara, bagi peternak skala kecil, pembelian genset bisa dinilai memberatkan.

“Khawatirnya black out, akhirnya pada mengantisipasi, pakai genset. Harganya kalau untuk kandang sekitar Rp 15 jutaan, mahal. Kalau mati siang nggak begitu masalah, masalah kalau malam,” lanjutnya.

Sebelumnya, pihak PLN menyebutkan bahwa penyebab pemadaman berkala disebabkan karena kendala teknis operasional pembangkit. Hal ini berakibat pada penurunan kapasitas suplai listrik, sehingga pihaknya melakukan manajemen beban di sejumlah wilayah.

“Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Jawa Tengah serta terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal,” kata Manager Komunikasi PLN UID Jateng, Prayudha Fasya Perdana.

“PLN terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal serta keandalan pasokan listrik tetap terjaga,” lanjutnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Heboh informasi mengenai beras program bantuan pangan 2026 diperjualbelikan di media sosial (medsos). Salah satu unggahan menyebutkan bahwa beras kualitas medium ukuran 10 kilogram itu dijual seharga Rp90 ribu. Selain itu, pemilik akun juga mencantumkan nama wilayah, yakni Kecamatan Bayat, beserta nomor telepon yang bisa dihubungi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan […]

  • Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan

    Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, beberkan sejumlah inovasi di tingkat OPD guna mendukung kesejahteraan. Inovasi-inovasi tersebut ada di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pendidikan, hingga teknologi. Adapun inovasi di bidang pertanian yang menjadi kekuatan utama, sesuai dengan slogan Pati Bumi Mina Tani, adalah program 10 ton per hektare. Risma menyampaikan bahwa […]

  • Pasar Induk Kramat Jati Jaktim Kebakaran, Ada Dugaan Korsleting Listrik

    Pasar Induk Kramat Jati Jaktim Kebakaran, Ada Dugaan Korsleting Listrik

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kebakaran terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (15/12/2025) pagi tadi. Sumber api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik atau korsleting di sebuah toko plastik. Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid menyebutkan, pihaknya mendapatkan laporan pada pukul 07.24 WIB. Puluhan petugas dan belasan unit […]

  • Heboh Menu MBG Tahu Bakso Berbelatung di Brebes, SPPG Disanksi Skorsing Seminggu

    Heboh Menu MBG Tahu Bakso Berbelatung di Brebes, SPPG Disanksi Skorsing Seminggu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Heboh menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) busuk hingga berbelatung di Brebes. Belatung ditemukan di tahu bakso yang dibagikan kepada siswa di 23 sekolah wilayah SPPG Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo. Menu makan siang itu diketahui disalurkan ke sekolah-sekolah pada Jumat (27/2/2026) yang lalu. Wali kelas yang mengetahui hal tersebut langsung membuang makanan […]

  • TPA Cempo Solo Kembali Terbakar, Gas Metana dan Hawa Panas Jadi Faktor Timbul Titik Api

    TPA Cempo Solo Kembali Terbakar, Gas Metana dan Hawa Panas Jadi Faktor Timbul Titik Api

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, kembali terbakar hari ini, Kamis (24/9/2026) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Penanganan dilakukan oleh petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, serta TNI-Polri. “Tadi api pertama muncul di blok B jam 11.30 siang. Kemudian karena anginnya kenceng banget, merembet ke blok C dan D,” terang […]

  • Pemkot Semarang menerima kunjungan Pemkab Banyumas

    Hadirkan Kanal yang Terintegrasi, Kota Semarang Jadi Percontohan Layanan Aduan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang menjadi kota percontohan layanan aduan masyarakat. Sistem pengelolaan pengaduan publik yang dikembangkan Pemkot Semarang dinilai terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan warga. Terkait hal ini, Pemkot Semarang menerima kunjungan Pemkab Banyumas yang ingin memperlajari best practice. Sehingga, layanan pengaduan bukan hanya sebagai wadah laporan saja, namun juga upaya penyelesaian masalah yang […]

expand_less