Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dugaan Kekerasan di MNC Tower: Karyawan Mengaku Ditampar hingga Mulut Dimasuki Sepatu

Dugaan Kekerasan di MNC Tower: Karyawan Mengaku Ditampar hingga Mulut Dimasuki Sepatu

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • visibility 76

Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan kekerasan di lingkungan kerja kembali menyita perhatian publik. Kali ini, tudingan serius mengarah kepada Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT).

Ia diduga melakukan tindakan kekerasan fisik hingga pelecehan terhadap Sadiah Amir Sussy, yang menjabat sebagai Branch Manager MNC Bank Kantor Cabang MNC Tower.

Peristiwa tersebut mencuat setelah kuasa hukum korban, Sogi Bagaskara, membeberkan kronologi kejadian yang menimpa kliennya saat menghadiri panggilan pemeriksaan internal di MNC Tower.

Kronologi Dugaan Penganiayaan di MNC Tower

Menurut penjelasan Sogi Bagaskara, peristiwa ini bermula ketika Sadiah Amir Sussy dipanggil oleh pihak manajemen terkait adanya dugaan penyalahgunaan dana nasabah. Pemeriksaan internal yang seharusnya berjalan formal dan profesional tersebut justru dikabarkan berubah menjadi ruang intimidasi.

Sogi menyebutkan bahwa di dalam ruangan tersebut, kliennya mengalami serangkaian tindakan kekerasan yang diduga dilakukan langsung oleh HT.

“Di lokasi terjadi penganiayaan. Klien saya ditampar, bahkan mulutnya dimasukkan sepatu milik HT. Itu jelas bentuk kekerasan yang tidak bisa dibenarkan,” ujar Sogi saat memberikan keterangan kepada media pada Rabu (8/7/2026).

Tindakan tersebut dinilai melanggar hukum dan batas kemanusiaan, terlebih terjadi di dalam lingkungan korporasi besar yang seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme serta kode etik kerja.

Intimidasi Fisik, Verbal, hingga Dugaan Pelecehan

Lebih lanjut, Sogi mengungkapkan bahwa penderitaan yang dialami Sadiah tidak berhenti pada benturan fisik luar saja. Berdasarkan pengakuan korban, dugaan kekerasan yang diterimanya beruntun, mulai dari intimidasi verbal hingga tindakan yang mengarah pada pelecehan martabat seorang wanita.

Selain ditampar, korban mengaku dipukul, dibentak secara kasar, dan dimaki-maki dengan kata-kata yang tidak pantas. Sogi juga membeberkan poin krusial mengenai adanya dugaan pelecehan dalam ruang pemeriksaan tersebut.

“Intinya sepatu itu sepatunya HT yang dimasukkan ke mulut klien saya, Ibu Susi. Lalu dari kesaksiannya, korban juga dipukul, ditampar, dibentak, dimaki-maki, bahkan disuruh membuka bajunya. Dan itu ada beberapa saksi saat kejadian di MNC Tower,” ungkap Sogi secara gamblang.

Keberadaan saksi-saksi di lokasi kejadian diharapkan dapat menjadi kunci terang benderangnya kasus ini apabila nantinya bergulir ke ranah hukum pidana.

Kuasa Hukum Fokus Pendampingan Psikologis Korban

Meski rentetan dugaan tindak pidana ini tergolong berat, pihak kuasa hukum menyatakan belum melayangkan laporan resmi ke markas kepolisian. Sogi menegaskan bahwa saat ini prioritas utama tim hukum adalah memulihkan kondisi psikologis dan memastikan keselamatan Sadiah Amir Sussy.

Tragedi yang terjadi di lingkungan kerja tersebut menyisakan trauma mendalam bagi korban, sehingga langkah hukum pidana perlu dipersiapkan secara matang dan hati-hati.

“Saya belum proses hukum dulu. Sekarang saya fokus kawal dan dampingi klien saya,” jelas Sogi.

Pihaknya memastikan bahwa laporan polisi (LP) pasti akan dibuat begitu kondisi kliennya dinilai benar-benar siap dan stabil untuk menjalani proses berita acara pemeriksaan (BAP) di kepolisian.

“Nanti setelah siap, kami akan buat laporan polisi. Setelah LP masuk, baru kami akan sampaikan secara terbuka,” tegasnya menambahkan.

Sogi mengonfirmasi bahwa perkara ini berkaitan erat dengan dinamika internal serta lingkungan kerja korban di MNC Bank. Namun, ia memilih menutup rapat rincian subtansi lainnya hingga dokumen laporan resmi telah terbit dari pihak kepolisian.

Hak Jawab MNC Group dan Respons Pihak Terkait

Kasus ini memiliki dua dimensi yang saling berkaitan. Di satu sisi, terdapat isu hukum terkait dugaan pelanggaran manajerial perbankan, dan di sisi lain terdapat dugaan tindak pidana kekerasan individu.

Berdasarkan rilis hak jawab yang dikeluarkan terpisah oleh MNC Group, pihak manajemen membenarkan bahwa Sadiah Amir Sussy saat ini memang sedang menjalani proses pemeriksaan internal. Pemeriksaan tersebut terkait dengan dugaan keterlibatannya dalam kasus pengambilan atau penyalahgunaan dana di MNC Bank.

Hingga artikel ini diturunkan, tim redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Hary Tanoesoedibjo maupun perwakilan humas MNC Group guna mendapatkan klarifikasi berimbang mengenai tuduhan kekerasan fisik dan pelecehan yang dilayangkan oleh pihak Sadiah.

Pesan singkat dan upaya hubung via telepon juga sudah dikirimkan kepada sejumlah pihak terkait, termasuk tim kuasa hukum Hary Tanoesoedibjo. Namun, belum ada tanggapan maupun penjelasan resmi lanjutan dari pihak HT terkait tudingan yang disampaikan oleh Sogi Bagaskara tersebut. Kasus ini pun terus bergulir dan memicu perbincangan hangat di ruang publik mengenai perlindungan pekerja di sektor industri perbankan dan korporasi kakap.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • purbaya

    Menkeu Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI untuk Perkuat Likuiditas

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengalirkan dana sebesar Rp 200 triliun ke lima bank pelat merah, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI. Dana yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia (BI) ini mulai masuk ke masing-masing bank pada Jumat sore (12/9/2025). Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk […]

  • Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Jo Kawin Bocah, Imbau Mahasiswa Fokus Cari Ilmu Sebelum Berumah Tangga

    Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Jo Kawin Bocah, Imbau Mahasiswa Fokus Cari Ilmu Sebelum Berumah Tangga

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) semakin serius dalam menekan angka pernikahan dini di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menggencarkan gerakan Jo Kawin Bocah. Jo Kawin Bocah merupakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan usia anak, memenuhi hak anak, sekaligus mendorong generasi muda menyiapkan mental, fisik, dan […]

  • pasar

    Kebakaran Melanda Pasar Kota Wonogiri, Petugas Kesulitan Padamkan Api

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Sebuah kebakaran besar terjadi di Pasar Kota Wonogiri pada Senin (6/10) sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa ini menghebohkan warga setempat, khususnya para pedagang yang panik berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka. Api pertama kali muncul di lantai dua bagian belakang pasar dan dengan cepat merambat hingga mencapai lantai tiga. Kebakaran yang begitu besar ini membuat […]

  • Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Ungkap 3 Poin Utama untuk Dorong Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memaparkan konsep Trisula Pembangunan untuk mendorong pembangunan daerah. Hal itu terdiri dari peningkatan kualitas SDM, percepatan pertumbuhan ekonomi, dan penurunan kemiskinan. Konsep ini dinilai mampu melahirkan program pembangunan yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Ketiga poin utama tersebut juga ditopang dengan tata kelola pemerintahan dan perencanaan […]

  • Ribuan Atlet se-Indonesia Siap Bertanding dalam Ajang Pomnas XIX di Jateng

    Ribuan Atlet se-Indonesia Siap Bertanding dalam Ajang Pomnas XIX di Jateng

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan atlet mahasiswa se-Indonesia siap mengikuti ajang Pekan Olahraga Mahasiwa Nasional (Pomnas) XIX. Agenda ini bakal digelar di dua kota besar di Jawa Tengah, yakni Semarang dan Surakarta tanggal 19 hingga 27 September 2025. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan bahwa perhelatan ini bukan semata-mata menjadi panggung ‘unjuk gigi’ bagi para atlet muda, melainkan […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Pemkot Semarang Revisi Musrenbang: Dinas Teknis Fokus Pembangunan, Camat Tampung Aspirasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin menciptakan sistem perencanaan pembangunan yang aspiratif dan akuntabel. Hal ini dapat diwujudkan melalui perubahan sistem Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, sistem perencanaan pembangunan harus bisa mengkaji kebutuhan wilayah sesuai realitas. Maka dari itu, pihaknya menghendaki metode jemput bola untuk mengetahui daftar permasalahan […]

expand_less