Anggaran Operasional 45 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Capai Rp4 T
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 12

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Anggaran operasional untuk 45 ribu siswa Sekolah Rakyat (SR) tahun 2026 sekitar Rp4 triliun. Jumlah anggaran tersebut memungkinkan para siswa menerima Rp3-4 juta per orang.
“Untuk tahun ini alokasinya kira-kira 45.000 siswa ya, anggaran operasional kita secara keseluruhan itu kurang lebih Rp 4 triliun,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Selasa (14/7/2026), dikutip Detik.
“Indeksnya ya kita masih terus hitung ya, tetapi sekurang-kurangnya paling enggak hitungannya itu sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta per siswa per bulan,” lanjut dia.
Ia menjelaskan, dana tersebut juga digunakan untuk membiayai kebutuhan SR, mulai dari gaji guru, biaya pemeliharaan fasilitas, hingga kebutuhan belajar mengajar lainnya. Setiap pengeluaran tetap harus dipertanggungjawabkan.
“Ada mekanismenya semua, setiap uang yang dikeluarkan oleh negara harus dipertanggungjawabkan. Jadi ada hitungannya itu,” tegasnya.
Sementara, Gedung Sekolah Rakyat dibangun secara permanen oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pemerintah turut menargetkan pembangunan gedung di 104 titik seluruh Indonesia dengan kapasitas ditingkatkan dari 1.000 siswa menjadi 2.000 siswa per sekolah.
“Akhir tahun ini rencananya akan ditambah lagi 100 pembangunan gedung permanen di berbagai titik di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini ada 19 gedung permanen yang telah siap menyelenggarakan MPLS hari ini,” pungkasnya.
Sementara itu, sampai saat ini, baru ada 28.478 siswa SR, masing-masing 6.305 siswa SD, 11.186 siswa SMP, dan 11.077 siswa SMA. Capaian 45.000 siswa SR masih diupayakan secara bertahap. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

