Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh Parkir Bus Rp100 Ribu di Masjid Raya Sheikh Zayed, Pemkot Bakal Tindak Tegas

Heboh Parkir Bus Rp100 Ribu di Masjid Raya Sheikh Zayed, Pemkot Bakal Tindak Tegas

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
  • visibility 62

Kabarjatengterkini.com – Heboh aduan warga tentang tarif parkir bus di Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta, sebesar Rp100 ribu di bekas lahan Denbekang. Besaran tarif itu disebut sudah termasuk pelayanan atau servis untuk sopir bus.

Terkait laporan warga itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi, melakukan inspeksi mendadak. Pihaknya turut mengumpulkan para petugas parkir untuk mengetahui kondisi di lapangan secara langsung, sekaligus mengedukasi larangan pungutan liar (pungli).

“Saya hari ini sudah sampaikan untuk menyanksi tegas jika ada pungli biaya parkir yang di luar ketentuan. Kita hari ini sampaikan secara langsung bahwa ini merugikan wisatawan, tentunya merugikan ekonomi masyarakat sekitar juga,” katanya, Jumat (14/8/2026), dikutip Detik.

Ia menegaskan akan menindak tegas juru parkir yang melakukan pungli, hingga mencabut hak pengelolaan parkir. Pemkot Surakarta juga tak segan membawa kasus ini ke ranah hukum untuk memberikan efek jera.

“Cabut hak pengelolaan ya, kita cabut hak pengelolaan parkirnya di sana sudah, intinya begitu. Sudah, tadi sudah disampaikan mau dibawa ke Polsek, Tipiring, dan lain-lain,” terang Respati Adi.

“Ketentuannya nanti dari bapak-bapak penegak hukum yang akan menjelaskan. Tapi yang jelas jika masih terjadi lagi, langsung kita cabut izinnya,” tegasnya lagi.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan melakukan penataan pada kawasan parkir Masjid Zayed, terutama soal tarif parkirnya.

“Di parkir wilayah timur, barat, utara, selatan Masjid Zayed juga akan kita buat kawasan wisata khusus, ada tarif khusus yang terang, jadi warga yang ingin berkunjung itu mengetahui tarif yang berlaku,” terangnya.

Sementara itu, salah satu juru parkir di barat Masjid Zayed, Gatot, mengakui bahwa memang ada tarif parkir sebesar Rp 100 ribu. Namun, tarif tersebut sudah termasuk servis untuk sopir bus hingga biaya operasional lainnya.

“Sebetulnya bukan full buat kita, Mas. Jadi nanti itu ada buat sopir. Kalau masuk sini, sopir dapat minum, itu termasuk servis. Terus nanti ada yang menjemput bus sendiri, itu juga dapat fee,” ujarnya.

“Belum dipotong kebersihan, terus nanti belum dipakai buat listrik. Jadi kita itu cuma dapat separuhnya saja, Rp 50.000. Nah, itu pun kalau cuma ada 10 bus, dapat Rp 500.000 itu dibagi 23 orang yang kerja di sini,” ujar dia. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Menyandang Gelar Bapak Komite Pecinta Alam Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyandang gelar sebagai Bapak Komite Pecinta Alam Indonesia (KPAI). Gelar ini merupakan wujud apresiasi terhadap tokoh yang dianggap berperan penting bagi komunitas pecinta alam di Indonesia. Menurut KPAI, selama memimpin Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melalui kebijakannya senantiasa mendukung upaya pelestarian alam dan lingkungan. Selain itu, dia disebut […]

  • waterblow

    Waterblow Nusa Dua Ditutup Sementara Akibat Gelombang Tinggi, Wisatawan Diminta Waspada

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Salah satu ikon wisata alam paling populer di kawasan The Nusa Dua, Bali, yakni Waterblow, resmi ditutup sementara mulai 6 Agustus 2025. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah preventif menyusul peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh BMKG dan diperkirakan berlangsung hingga 9 Agustus 2025. Keputusan ini diumumkan oleh General Manager The Nusa Dua ITDC, I […]

  • Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak (KLA) 2025, Pemkot: Wujud Nyata Kerja Keras Bersama

    Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak (KLA) 2025, Pemkot: Wujud Nyata Kerja Keras Bersama

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 272
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Semarang jadi salah satu kota ramah anak. Hal ini dibuktikan dengan predikat Utama yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI baru-baru ini sebagai Kota Layak Anak (KLA) 2025. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan bahwa wilayahnya termasuk ke dalam 22 kabupaten/kota se-Indonesia yang berhasil mencapai tingkat tertinggi, […]

  • Produksi Beras di Jateng Diperkirakan Surplus, Pemprov Perketat Tata Kelola

    Produksi Beras di Jateng Diperkirakan Surplus, Pemprov Perketat Tata Kelola

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Produksi hasil panen beras di Jawa Tengah diperkirakan surplus lebih dari 1,5 ton sampai dengan Oktober 2025. Atas surplus tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) perketat tata kelola hasil panen. Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah mendata produksi GKG Jateng tahun ini sekitar 8.614.010 ton atau naik 353.627 ton dari […]

  • Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 325
    • 0Komentar

      Sragen, Kabarjatengterkini.com – Panen perdana melon varietas The Blues diharapkan bisa mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sragen. Apalagi, buah melon merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan nutrisi bermanfaat bagi anak. Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto menyampaikan, panen perdana dilakukan di lahan BUMDes Maju Lancar, Dukuh Cikalan, Desa Brangkal, Kecamatan […]

  • Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, July Emmylia

    Harga Bahan Baku Plastik Melonjak, Pemprov Jateng Dorong Produksi Bioplastik

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kenaikan harga bahan baku plastik sedikit banyak berdampak pada kegiatan ekonomi di Jawa Tengah. Banyak pedagang mengeluhkan kenaikan harga hingga kelangkaan plastik. Kenaikan harga plastik disebabkan tingginya harga bahan baku atau naphta. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pasokan energi global akibat pengamanan ketat di Selat Hormuz selama ketegangan geopolitik di Timur Tengah. […]

expand_less