Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Truk Sedot WC Kerap Buang Tinja ke Sungai Babon Hingga Sebabkan Pencemaran

Truk Sedot WC Kerap Buang Tinja ke Sungai Babon Hingga Sebabkan Pencemaran

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
  • visibility 34

Demak, Kabarjatengterkini.com – Terungkap ada truk sedot WC yang membuang limbah berupa kotoran manusia ke Sungai Babon, Demak. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab sungai tersebut tercemar.

Sungai Babon diketahui berlokasi di perbatasan antara dua daerah, yakni Semarang dan Demak.

“Memang ada oknum atau masyarakat yang dia punya usaha penyedotan WC itu dibuang ke tanah sempadan Sungai Babon,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak, Mulyanto, Rabu (19/8/2026), dikutip Detik.

“Tetapi ya bagaimanapun kalau misalnya ada hujan itu kan tetap mengalir ke situ (sungainya), sehingga itu menyebabkan pencemaran,” lanjut dia.

Sungai Babon diketahui berlokasi di antara dua daerah, yakni Semarang dan Demak. Menurutnya, oknum yang membuang limbah tinja ke sungai tersebut tidak hanya berasal dari Demak, namun juga truk sedot WC dari Semarang juga.

“Kali Babon itu mengalir memang melintasi dua wilayah. Jadi itu sebagian Kota Semarang, sebagian lagi adalah Kabupaten Demak,” ujar Mulyanto.

“Itu juga sebenarnya beroperasionalnya itu juga kanan kiri oke gitu. Artinya juga nyedot di wilayah Demak juga, nyedot mungkin sebagian di wilayah Semarang juga,” imbuhnya.

Ia mengatakan, limbah kotoran manusia harus dibuang ke instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) yang telah disediakan. Namun, pengelolaannya memang dikenai tarif, sehingga disebut jadi alasan penyedia layanan sedot WC enggan membuang limbah di sana.

“Secara aturan kan sebenarnya dia harus buang ke IPLT yang disediakan pemerintah kan. Terdekat dari Mranggen itu ada di dekat Tambaklorok, di Demak sendiri ada di Berahan Kulon,” terang Mulyanto.

“Cuma memang itu kan berbayar, ada retribusinya, sehingga untuk menekan biaya mereka itu dengan sengaja itu membuang ke sungai itu,” tambahnya.

Aksi pembuangan limbah di Sungai Babon ini sudah berlangsung lama. Adapun beberapa langkah dari Pemkab Demak adalah dengan menyiagakan petugas jaga, sosialisasi ke masyarakat, pembuatan plang, hingga surat peringatan kepada pengusaha sedot WC.

“Saat saya di sini pertama kali (menjadi kepala dinas), delapan bulan yang lalu itu praktik itu sudah ada dan sudah kita tangani saat itu sempat berhenti. Dengan kita pasang plang, kita piket dijaga itu sudah berhenti,” terang dia.

“Kita sudah melakukan banyak upaya, termasuk kita pendekatan dengan yang bersangkutan. Kemudian kita bersurat, kita menghentikan lewat surat itu, saya teken itu surat penghentian itu dan peringatan,” jelas Mulyanto lagi.

Namun, praktik tersebut tidak serta merta dihentikan karena berapa bulan setelahnya tetap terulang kembali. Pihaknya juga membuka kemungkinan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) dengan berkoordinasi dengan pihak berwenang.

“Nanti kita koordinasikan dulu dengan Satpol PP. Karena kalau sudah ke tindakan hukum tipiring itu kan ada posedur, juga ada lembaga yang istilahnya berwenang untuk menindak pelanggaran perda itu,” tegas Mulyanto. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Ungkap Potensi Sumber Pendapatan Lain dari Wi-Fi Publik

    Pemprov Jateng Ungkap Potensi Sumber Pendapatan Lain dari Wi-Fi Publik

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) ungkap potensi pendapatan dari Wi-Fi publik. Potensi pendapatan ini dinilai bisa meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2027. “Komdigi sebagai salah satu pengusul penyediaan baru PAD, kita menawarkan pemanfaatan aset digital, salah satunya wifi publik,” ujar Kepala Diskomdigi Jateng, Agung Hariyadi, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan […]

  • kenaikan

    Pemkab Pati Batalkan Kenaikan PBB-P2 250 Persen, Bupati Sudewo Sampaikan Permintaan Maaf

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati secara resmi membatalkan rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, pada Kamis (7/8/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-701. Pengumuman ini menjadi respons langsung atas gelombang penolakan dari masyarakat yang sebelumnya sempat merencanakan […]

  • bali

    Banjir Melanda Bali, 474 Kios dan Ruko Rusak, 9 Korban Tewas

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Bali – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengungkapkan bahwa bencana banjir yang melanda wilayah Bali pada Rabu (10/9) telah menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada kios dan ruko. Menurut Suharyanto, sebanyak 474 unit kios dan ruko kecil yang ada di pasar-pasar di Bali rusak akibat luapan air, sementara kerusakan pada rumah warga […]

  • Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Bantuan lahan puso atau gagal panen bagi petani korban banjir tahun 2023 baru cair tahun ini. Adapun besaran bantuan tersebut mencapai Rp15 miliar yang dibagikan kepada 6.700 petani. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa bantuan lahan puso ini sempat tertunda, meski tetap diperjuangkan hingga bisa cair tahun ini. Ia menyebut, […]

  • Plt Bupati Pati Sampaikan Permintaan Maaf Buntut Salah Baca Pancasila

    Plt Bupati Pati Sampaikan Permintaan Maaf Buntut Salah Baca Pancasila

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Heboh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, salah membaca teks Pancasila sila kedua. Kejadian ini terjadi saat Plt Bupati bertugas sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI. Terkait insiden ini, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan permintaan maaf. Ia mengaku tidak sengaja lantara sedang dalam kondisi tidak […]

  • jejak kaki

    Jejak Kaki Neanderthal Ditemukan di Portugal: Petunjuk Aktivitas Manusia Purba 78.000 Tahun Lalu

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Portugal, Kabarjatengterkini.com – Penemuan mengejutkan berhasil mengungkap jejak aktivitas manusia purba di pesisir selatan Portugal. Sepasang ilmuwan, Carlos Neto de Carvalho dan Yilu Zhang, secara tak sengaja menemukan jejak kaki Neanderthal kuno di pantai Monte Clérigo, tepat menjelang diberlakukannya lockdown COVID-19 pertama pada Maret 2020. Penemuan ini menjadi temuan penting dalam bidang arkeologi dan paleontologi, memperluas […]

expand_less