ASN di Pekalongan Terobos Jalan yang Dicor, Kerugian Hingga Rp25 Juta Rupiah
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 8

Foto: ilustrasi (Sumber: magnific)
Kabarjatengterkini.com – Seorang aparatur sipil negara (ASN) Kota Pekalongan nekat menerobos jalan yang belum kering dicor. Mirisnya, hal itu menyebabkan timbulnya kerugian yang tidak sedikit, yakni mencapai puluhan juta rupiah.
Bagian jalan yang terdampak diketahui berada di tahap pengerjaan lantai kerja atau lean concreate (LC). Tebal jalan sekitar 10 sentimeter dengan volume beton sekitar 18 hingga 20 meter kubik, sehingga kerugian diperkirakan sebesar Rp25 juta.
“Kalau dihitung, kerugiannya sekitar Rp 25 jutaan,” kata Pelaksana proyek, Cacap Suherman (35), Selasa (29/9/2026), dikutip Detik.
Ia menjelaskan, jalan dicor dasar sejak Minggu (27/9/2026) malam hingga Senin (28/9/2026) dini hari. Rencananya, setelah ditunggu sehari, pengecoran lapisan utama dilanjutkan. Namun, akibat insiden tersebut, pihaknya harus memperbaiki lapisan yang rusak.
“Malam dicor, besoknya, rencana malam langsung ditumpuk (cor utama),” jelasnya.
“Karena rusak, kita tumpuk, kita perbaiki dulu, supaya rata lagi,” lanjut dia.
Pihaknya memastikan bahwa sudah ada sejumlah pengamanan di area pengecoran, seperti pembatas, garis polisi, hingga rambu-rambu pekerjaan jalan. Selain itu, sudah ada petugas yang disiagakan untuk mengatur lalu lintas.
“Sudah kita kasih tolo-tolo, yang merah putih, sama police line. Rambu-rambu perbaikan juga sudah ada,” ungkap Cacap.
“Sudah ada yang mengatur lalu lintas. Cuma volume lalu lintasnya padat. Jam kerja, jam pulang kerja dan jam berangkat itu susahnya minta ampun,” lanjut dia.
Menurut dia, peristiwa tersebut tidak sampai memengaruhi jadwal proyek, namun pihak kontraktor harus merugi jutaan rupiah lantaran harus memperbaiki bagian yang rusak. Pihaknya belum melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota Pekalongan terkait penggatian kerugian. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

