Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Keseringan Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Otak Menyusut, Kok Bisa? Ini Penjelasan Medisnya

Keseringan Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Otak Menyusut, Kok Bisa? Ini Penjelasan Medisnya

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 191

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Di era digital dan pekerjaan berbasis layar seperti sekarang ini, duduk berjam-jam di depan komputer sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama ternyata bisa berdampak serius pada kesehatan otak? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa keseringan duduk tanpa diselingi aktivitas fisik bisa membuat otak menyusut, terutama di bagian yang mengatur memori.

Fakta ini tentu mengejutkan, karena selama ini kita lebih banyak mengetahui dampak duduk terlalu lama hanya pada kesehatan fisik, seperti nyeri punggung, obesitas, atau masalah jantung. Namun ternyata, otak kita juga ikut terdampak, bahkan dengan konsekuensi jangka panjang yang tidak boleh disepelekan.

Penelitian: Duduk Lama Berisiko Mengecilkan Otak

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles (UCLA) mengamati lebih dari 1.500 orang dewasa berusia 45 tahun ke atas. Mereka ditanyai tentang durasi duduk setiap harinya, serta menjalani pemindaian otak menggunakan MRI. Hasilnya mencengangkan: semakin lama seseorang duduk dalam sehari, semakin mengecil ukuran lobus temporal medial (MTL), yakni bagian otak yang berperan penting dalam pembentukan memori baru.

“Temuan kami menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari (kurang gerak), seperti duduk terlalu lama, bisa menjadi faktor risiko mengecilnya struktur otak, meskipun seseorang secara keseluruhan terlihat sehat,” jelas Dr. Prabha Siddarth, penulis utama studi tersebut.

Apa Itu Lobus Temporal Medial (MTL) dan Kenapa Penting?

Lobus temporal medial (MTL) adalah bagian dari otak yang sangat penting untuk memori jangka panjang dan proses belajar. Menyusutnya bagian ini sering dikaitkan dengan penyakit Alzheimer dan gangguan kognitif lainnya. Jika bagian ini menyusut terlalu cepat, maka kemampuan mengingat, fokus, dan belajar akan terganggu.

Studi ini bahkan menekankan bahwa bahkan aktivitas fisik intens sekali pun tidak mampu sepenuhnya mengimbangi efek negatif dari duduk terlalu lama. Artinya, meskipun Anda rutin berolahraga setiap hari, tetap tidak disarankan duduk lebih dari 8 jam tanpa jeda bergerak.

Kenapa Duduk Bisa Memengaruhi Otak?

Ada beberapa penjelasan ilmiah mengapa duduk terlalu lama dapat berpengaruh pada otak:

  1. Aliran Darah ke Otak Menurun
    Saat Anda duduk dalam waktu lama, terutama dengan posisi membungkuk, aliran darah ke otak bisa berkurang. Otak yang tidak mendapat cukup oksigen dan nutrisi dalam jangka panjang dapat mengalami penyusutan.

  2. Kurangnya Aktivitas Fisik Menurunkan Neuroplastisitas
    Aktivitas fisik seperti berjalan, meregangkan tubuh, atau sekadar berdiri dapat meningkatkan produksi hormon dan senyawa otak yang berfungsi menjaga struktur otak tetap sehat. Duduk terus-menerus menghambat proses ini.

  3. Peningkatan Peradangan Sistemik
    Gaya hidup pasif bisa memicu peradangan kronis dalam tubuh, yang juga berdampak negatif terhadap jaringan otak. Peradangan berkepanjangan dapat merusak sel-sel otak dan mempercepat penuaan.

Tips Menghindari Efek Buruk Duduk Terlalu Lama

Berikut beberapa cara mengurangi dampak negatif dari duduk berkepanjangan terhadap otak:

  • Bangun setiap 30–60 menit dan lakukan peregangan ringan selama 2–5 menit.

  • Gunakan meja berdiri (standing desk) untuk bergantian duduk dan berdiri saat bekerja.

  • Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau peregangan otot setidaknya 30 menit setiap hari.

  • Minum air secara teratur agar Anda terdorong untuk sering ke toilet dan bergerak.

  • Latih otak secara mental dengan membaca, menghafal, atau bermain teka-teki untuk menjaga fungsi kognitif.

Siapa yang Berisiko?

Orang dengan profesi yang mengharuskan duduk sepanjang hari seperti pegawai kantor, editor, penulis, gamer, dan pelajar termasuk dalam kelompok yang paling rentan. Risiko akan meningkat jika gaya hidup pasif disertai pola makan tidak sehat dan kurang tidur.

Waspadai Kebiasaan Duduk Berjam-Jam

Duduk terlalu lama bukan hanya soal fisik yang kaku atau punggung pegal. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa berdampak serius terhadap struktur dan fungsi otak, yang bisa menyebabkan penurunan daya ingat, kesulitan konsentrasi, hingga risiko demensia. Jangan tunggu sampai terlambat—mulailah bergerak lebih sering meski hanya dalam hitungan menit.

Ingat, gerakan kecil bisa berdampak besar bagi kesehatan otak Anda.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • korban

    Tragedi Ambruknya Musala Al Khoziny: 49 Korban Tewas, Pencarian Masih Terus Berlanjut

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Tragedi ambruknya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, pada Minggu (5/10), semakin memperlihatkan dampak buruknya. Hingga malam hari, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut terus meningkat, mencapai angka 49 orang. Data terbaru yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa tim pencari berhasil menemukan tambahan 24 jenazah, yang sebelumnya tertimbun […]

  • Sekretaris Kelurahan di Semarang Diduga Lecehkan Wanita Saat Karaoke, Polisi Masih Dalami Laporan

    Sekretaris Kelurahan di Semarang Diduga Lecehkan Wanita Saat Karaoke, Polisi Masih Dalami Laporan

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Semarang, kabarjatengterkini.com – Seorang sekretaris kelurahan di Semarang Tengah, Kota Semarang diduga lecehkan dua wanita saat karaoke. Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena menyebutkan bahwa salah satu korban inisial U (19) telah menulis laporan ke pihak kepolisian. Laporan dari pihak korban masuk Senin (7/7/2025) sore dan masih didalami oleh polisi. “Sore kemarin baru […]

  • ham

    Natalius Pigai: Keracunan Makanan dalam Program MBG Bukan Masalah HAM, Hanya Kelalaian Administrasi

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai baru-baru ini memberikan pernyataan terkait kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, insiden tersebut tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Dalam penjelasannya, Pigai mengungkapkan bahwa untuk mengategorikan suatu kejadian sebagai pelanggaran HAM, harus ada unsur kelalaian negara yang membiarkannya […]

  • DPR RI Kunjungi Pemprov Jateng Bahas RUU Perlindungan Konsumen

    DPR RI Kunjungi Pemprov Jateng Bahas RUU Perlindungan Konsumen

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – DPR RI kunjungi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membahas penyusunan RUU atas UU Nomor 8 Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen. Pembahasan ini juga turut melibatkan akademisi dari Universitas Diponegoro Semarang. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menyebutkan 5 poin yang harus diperhatikan dalam RUU tersebut. Harapannya, dengan pembaruan aturan dapat segera direalisasikan dan […]

  • Seluruh Daerah di Jawa Tengah Didorong Agar Lebih Sering Gelar Forum Investasi

    Seluruh Daerah di Jawa Tengah Didorong Agar Lebih Sering Gelar Forum Investasi

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk menambah lebih banyak forum investasi. Hal ini ditujuan untuk memperluas peluang investasi baru, sekaligus menggenjot perekonomian di Jawa Tengah. “Termasuk daerah lain kita dorong untuk mengadakan event-event forum investasi, untuk menumbuhkembangkan ekonomi baru,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Forum-forum investasi penting dilakukan secara masif agar […]

  • Besaran Insentif Guru Agama di Jateng Bakal Naik

    Besaran Insentif Guru Agama di Jateng Bakal Naik

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Alokasi anggaran insentif guru agama disebut bakal dinaikkan dari Rp250 miliar menjadi Rp300 miliar pada 2026. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin baru-baru ini. “Insyaallah tahun 2026 akan kami tingkatkan insentif yang diberikan ke guru agama, dari Rp250 miliar menjadi Rp300 miliar,” kata dia saat menghadiri acara di […]

expand_less