Indeks Pertanaman Padi di Kabupaten Rembang Meningkat
- account_circle Ilham Wiji
- calendar_month Rab, 3 Des 2025
- visibility 55

Foto : Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Indeks pertanaman komoditas padi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mengalami peningkatan.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto saat ditemui di halaman kantor pada Rabu (03/12/2025). Ia menyebutkan, peningkatan indeks pertanaman padi tercatat di angka 45 persen.
“Rembang saat dibandingkan tanaman padi tahun kemarin dengan ini itu ada peningkatan indeks pertanaman itu tertinggi se-Jawa Tengah atau naik 45 persen,” kata Agus, Rabu pagi.
Menurutnya, peningkatan indeks ini turut dipengaruhi oleh harga gabah kering panen (GKP) yang relatif terjaga, ketersediaan pupuk subsidi, serta cuaca yang mendukung untuk melakukan penanaman. Selain itu, serangan hama seperti tikus dan wereng masih terkendali.
“Mungkin karena kebijakan pemerintah pusat harga yang pas relatif terjaga, pupuk bagus, kemudian cuaca relatif mendukung sehingga tugas kami kedepan menjaga kinerja ini tetap stabil,” ujar dia.
“Alhamdulillah kemarin tidak terlalu banyak serangan seperti tikus dan wereng, hanya beberapa blok-blok saja. Tetapi Alhamdulillah relatif terkendali,” lanjutnya.
Selain itu, pihaknya juga mengidentifikasi luas lahan tanam padi di Kabupaten Rembang mengalami perkembangan. Agus menyebut, lahan padi di Kecamatan Kaliori dan Rembang menjadi lahan yang paling luas jika dibandingkan kecamatan lainnya.
“Kalau padi yang paling luas di Kecamatan Kaliori dan salah satunya di Rembang kota,” jelasnya.
Pemkab Rembang masih terus berkomitmen memberikan dukungan terhadap para petani. Ini penting untuk menjaga kinerja yang stabil di sektor pertanian. (Adv)
- Penulis: Ilham Wiji
- Editor: anisya gusti

