Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Jateng Respons Isu Ratusan Bus Warga Datangi Jakarta, Minta Kepala Daerah Jaga Kondusifitas Wilayah

Pemprov Jateng Respons Isu Ratusan Bus Warga Datangi Jakarta, Minta Kepala Daerah Jaga Kondusifitas Wilayah

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month 58 menit yang lalu
  • visibility 7
Kabarjatengterkini.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan respon tegas menyusul beredarnya informasi di media sosial terkait gelombang massa dari berbagai kabupaten/kota di Jateng yang dikabarkan akan berangkat menuju Jakarta untuk menggelar aksi demonstrasi pada 27 Agustus.
Meskipun belum ada laporan resmi atau konfirmasi pasti mengenai pergerakan tersebut, Pemprov Jateng langsung mengambil langkah proaktif dengan menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk memperketat pemantauan di wilayah masing-masing.
Isu mengenai keberangkatan massa ini mendadak viral di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok. Berdasarkan narasi yang beredar luas, aksi tersebut digawangi oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dengan agenda utama mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) agar segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Tidak tanggung-tanggung, dalam postingan viral tersebut bahkan dirinci perkiraan jumlah armada bus yang diklaim akan mengangkut massa dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Sejumlah daerah disebut-sebut mengerahkan puluhan bus, di antaranya Kabupaten Pati sebanyak 50 bus, Kota Semarang 50 bus, Kudus 20 bus, Kendal 25 bus, Pemalang 26 bus, Pekalongan 25 bus, Blora 25 bus, Banyumas 26 bus, Purworejo 23 bus, hingga Boyolali sebanyak 26 bus, serta beberapa wilayah lainnya.

Pemprov Jateng Belum Terima Laporan Resmi

Menanggapi kabar yang meresahkan sekaligus menarik perhatian publik ini, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, angkat bicara. Saat dikonfirmasi, ia menyatakan bahwa pihak Pemprov Jateng belum mengetahui secara pasti kebenaran di balik informasi yang beredar di dunia maya tersebut.
Iwan mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya sama sekali belum menerima laporan resmi maupun bentuk koordinasi apapun dari kelompok masyarakat yang bersangkutan. Berdasarkan pemantauan instansi terkait di lapangan, termasuk laporan dari tim Intelijen di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng, pergerakan masif warga menggunakan ratusan bus seperti yang dinarasikan di media sosial juga belum terpantau.
“Saya belum mendengar karena mohon maaf ya tidak melalui izin dari kami. Kalau kami diizini, mungkin kami bisa monitor. Jadi kami tidak tahu sama sekali seperti itu,” ujar Iwanuddin Iskandar, Selasa (25/8/2026).
Kendati demikian, Iwan mengakui bahwa dirinya sempat memantau adanya pergerakan dan seruan dari AMPB Pati tersebut, namun sebatas lewat lini masa media sosial. Terkait substansi tuntutan warga, ia menegaskan bahwa pada prinsipnya hak menyampaikan pendapat di muka umum merupakan bagian dari kebebasan yang dijamin oleh undang-undang.

Instruksi Khusus dan Surat Edaran ke 35 Kabupaten/Kota

Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi dini, Pemprov Jawa Tengah tidak tinggal diam. Iwan menyebutkan pihaknya telah menerbitkan dan mengirimkan Surat Edaran (SE) resmi yang ditujukan kepada Badan Kesbangpol di 35 kabupaten/kota di seluruh wilayah Jawa Tengah. Surat edaran tersebut berisi instruksi agar pemerintah daerah tingkat kabupaten dan kota segera meningkatkan kewaspadaan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Pemerintah daerah diminta untuk lebih peka terhadap setiap aduan maupun aspirasi yang datang dari masyarakat. Setiap persoalan yang muncul di akar rumput harus direspon dan ditangani dengan baik agar tidak berespons eskalatif atau meluas ke luar daerah. Dengan komunikasi yang terbangun harmonis, berbagai persoalan diyakini dapat diselesaikan secara bijak tanpa harus memicu gejolak besar.
“Tolong kepala daerah dieman-eman wargane (dijaga warganya) kalau ada urusan apa dieman, kalau memang kewenangan provinsi, kami atasi, kewenangan pusat dikomunikasikan, kewenangan kabupaten kota ya selesaikan,” pesan Iwanuddin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemprov Jateng pada dasarnya tidak pernah melarang warga masyarakatnya untuk berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi atau mengikuti aksi demonstrasi di manapun, asalkan kegiatan tersebut dilaksanakan secara damai, tertib, dan senantiasa mematuhi regulasi hukum yang berlaku.

Menjaga Iklim Investasi dan Persiapan MTQ Nasional

Pemprov Jateng juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan daerah di tengah berbagai agenda penting yang sedang dihadapi oleh provinsi ini. Saat ini, Kota Semarang dan sekitarnya tengah sibuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 21 September mendatang.
Stabilitas keamanan, ketertiban sosial, serta kondusifitas wilayah menjadi variabel kunci yang sangat krusial bukan hanya untuk menyukseskan agenda nasional tersebut, melainkan juga demi menjaga iklim investasi yang sehat di Jawa Tengah. Melalui langkah mitigasi cepat ini, Pemprov Jateng berharap seluruh elemen masyarakat dapat bijak menyikapi informasi yang beredar serta mengutamakan jalur dialog yang konstruktif dalam menyampaikan setiap aspirasi.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai langkah cepat Pemprov Jateng dalam menyikapi isu aksi demonstrasi ini?
  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Pangan Murah BUMD di Pekalongan dan Salatiga

    Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Pangan Murah BUMD di Pekalongan dan Salatiga

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus digencarkan di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Adapun tujuan gerakan ini untuk tetap menjamin stabilitas harga pangan di tengah situasi pasca demo. Gerakan ini diwujudkan lewat kegiatan bertajuk ‘BUMD Peduli’ yang digelar selama tiga hari di dua tempat, yakni tanggal 2 dan 3 […]

  • Foto : Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Dishub Rembang Bakal Lakukan Ramp Check Jelang Nataru

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) rencana bakal melakukan ramp check pada momen menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi transportasi bus dalam kondisi siap dan memenuhi standar pelayanan minimum (SPM). Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo mengatakan bahwa ramp check rencana bakal dilakukan bersamaan […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng,

    Pemkot Semarang Gelar Kompetisi Film Pendek Skala Nasional Lewat LOFF 2026

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang menggelar ajang kompetisi pembuatan film pendek berskala nasional. Kompetisi tersebut bertajuk “Lawang Sewu Film Competition”. Kompetisi ini menjadi bagian ajang Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 yang resmi dibuka pada awal Juni 2026. Ajang ini digelar dalam rangka merangsang pertumbuhan ekosistem industri kreatif perfilman, sekaligus regenerasi talenta kreatif. […]

  • alvaro

    Ayah Tiri Buang Jasad Alvaro di Tumpukan Sampah karena Tanah Terlalu Keras, Polisi Ungkap Kronologi

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepolisian berhasil mengungkap alasan ayah tiri sekaligus tersangka penculikan dan pembunuhan Alvaro, Alex Iskandar (49), membuang jasad anak tirinya di dekat tumpukan sampah. Kronologi yang diungkap polisi menyoroti bagaimana niat awal Alex untuk mengubur jasad berubah menjadi membuangnya di lokasi sepi. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Polisi Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan, awalnya Alex […]

  • tanda

    5 Tanda Gula Darah Tinggi yang Bisa Muncul Saat Bangun Tidur

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memulai hari dengan tubuh yang sehat adalah impian setiap orang. Namun, bagi sebagian orang, bangun tidur bisa menjadi tanda peringatan bahwa ada masalah kesehatan yang perlu diwaspadai, seperti kadar gula darah yang tinggi. Gula darah tinggi, atau hiperglikemia, adalah kondisi yang seringkali terjadi pada penderita diabetes, namun juga bisa muncul pada orang yang tidak […]

  • selat hormuz

    Ketegangan di Selat Hormuz Memanas: Iran Tawarkan ‘Jalur Hijau’, Trump Balas dengan Ancaman Militer

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas, memasuki babak baru yang penuh intrik geopolitik. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan provokatif, menawarkan ‘jalur hijau’ bagi kapal-kapal internasional yang melintasi perairan strategis tersebut. Syarat yang ditetapkan terbilang mengejutkan: negara yang bersangkutan harus mengusir duta besar Amerika Serikat dan Israel dari wilayahnya. Berdasarkan laporan media […]

expand_less