Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » Waterblow Nusa Dua Ditutup Sementara Akibat Gelombang Tinggi, Wisatawan Diminta Waspada

Waterblow Nusa Dua Ditutup Sementara Akibat Gelombang Tinggi, Wisatawan Diminta Waspada

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 183

Kabarjatengterkini.com — Salah satu ikon wisata alam paling populer di kawasan The Nusa Dua, Bali, yakni Waterblow, resmi ditutup sementara mulai 6 Agustus 2025. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah preventif menyusul peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh BMKG dan diperkirakan berlangsung hingga 9 Agustus 2025.

Keputusan ini diumumkan oleh General Manager The Nusa Dua ITDC, I Made Agus Dwiatmika, yang menyebut bahwa langkah ini diambil demi menjaga keselamatan pengunjung dan wisatawan.

Langkah Pengamanan Ditingkatkan di Kawasan Wisata

Selain penutupan Waterblow, pengelola kawasan The Nusa Dua juga meningkatkan pengamanan di dua pulau yang termasuk dalam kawasan wisata, yaitu Peninsula Island dan Pulau Nusa Dharma.

Beberapa langkah yang dilakukan meliputi:

  • Pemasangan rambu-rambu peringatan bahaya
  • Penambahan personel keamanan di titik-titik rawan
  • Penyediaan jalur evakuasi dan alternatif jika situasi memburuk
  • Pemantauan rutin kondisi gelombang dan cuaca

Hingga berita ini diturunkan, tidak terdapat laporan kerusakan besar maupun insiden yang membahayakan. Namun, petugas tetap siaga, dan pengunjung diminta untuk tidak mendekati garis pantai atau area tebing saat cuaca tidak bersahabat.

“Kami terus mengimbau wisatawan untuk mematuhi instruksi petugas, terutama saat berada di area tepi pantai dan jalur pejalan kaki yang dekat dengan laut,” tambah Agus.

Kenapa Waterblow Ditutup? Ini Penjelasannya

Waterblow Nusa Dua terkenal karena fenomena alam uniknya di mana ombak besar dari Samudra Hindia menghantam batu karang, lalu menciptakan semburan air spektakuler yang bisa mencapai ketinggian beberapa meter.

Namun, dalam kondisi cuaca ekstrem, seperti gelombang tinggi dan angin kencang, lokasi ini bisa sangat berbahaya. Area ini merupakan salah satu titik dengan paparan langsung ke laut terbuka, sehingga sangat rentan terhadap kondisi alam yang tidak menentu.

BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Bali sejak awal pekan ini, termasuk di wilayah Nusa Dua, Kuta Selatan, hingga Uluwatu. Ketinggian gelombang diperkirakan bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Wisatawan Masih Bisa Menikmati Nusa Dua

Meskipun Waterblow Nusa Dua ditutup sementara, kawasan The Nusa Dua Bali tetap terbuka untuk umum dan memiliki berbagai alternatif wisata menarik lainnya.

Beberapa aktivitas yang tetap dapat dinikmati oleh wisatawan antara lain:

  • Bersantai di pantai-pantai berpasir putih dengan ombak yang lebih tenang
  • Menikmati suasana damai di Pulau Nusa Dharma, sebuah pulau kecil dengan nuansa spiritual dan alami
  • Menjelajahi taman-taman tropis dan jalur pejalan kaki yang rindang
  • Mengunjungi pusat seni, galeri, atau menikmati sajian kuliner khas Bali di hotel-hotel mewah kawasan Nusa Dua

Pengelola kawasan juga menegaskan bahwa seluruh destinasi di luar area Waterblow tetap beroperasi seperti biasa dengan protokol keselamatan yang diperketat.

Tips Keselamatan untuk Wisatawan di Bali Selama Cuaca Buruk

Untuk memastikan keamanan selama berlibur di Bali, khususnya di musim gelombang tinggi, wisatawan disarankan untuk:

  1. Memantau informasi resmi dari BMKG dan pengelola wisata
  2. Menghindari area tebing dan batu karang, terutama saat ombak sedang tinggi
  3. Mematuhi rambu peringatan dan instruksi dari petugas keamanan
  4. Menghindari berenang di laut terbuka selama peringatan gelombang tinggi
  5. Selalu waspada terhadap perubahan cuaca mendadak

Pemerintah daerah dan pengelola kawasan wisata The Nusa Dua berharap agar wisatawan tetap bisa menikmati liburannya dengan nyaman dan aman.

Penutupan sementara Waterblow Nusa Dua mulai 6–9 Agustus 2025 dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap ancaman gelombang tinggi yang diperkirakan melanda pesisir selatan Bali. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen ITDC dan pengelola kawasan wisata The Nusa Dua untuk memastikan keselamatan para pengunjung.

Meski demikian, Bali tetap menyuguhkan beragam pilihan wisata menarik dan aman, termasuk di kawasan Nusa Dua yang terkenal akan keindahan pantai dan fasilitas kelas dunia. Wisatawan diimbau tetap waspada, bijak dalam memilih aktivitas, dan selalu mengikuti arahan petugas selama masa peringatan cuaca ekstrem ini berlangsung.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Ungkap Potensi Sumber Pendapatan Lain dari Wi-Fi Publik

    Pemprov Jateng Ungkap Potensi Sumber Pendapatan Lain dari Wi-Fi Publik

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) ungkap potensi pendapatan dari Wi-Fi publik. Potensi pendapatan ini dinilai bisa meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2027. “Komdigi sebagai salah satu pengusul penyediaan baru PAD, kita menawarkan pemanfaatan aset digital, salah satunya wifi publik,” ujar Kepala Diskomdigi Jateng, Agung Hariyadi, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan […]

  • Calon Jemaah Haji 2026 Pati Gelombang II Berangkat Tanggal 7 Hingga 21 Mei

    Calon Jemaah Haji 2026 Pati Gelombang II Berangkat Tanggal 7 Hingga 21 Mei

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Keberangkatan calon jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 gelombang II direncanakan pada tanggal 7 hingga 21 Mei 2026. Sementara ini, akan melayani lima kloter dari kloter 49 hingga 53. Rinciannya, kloter 49 merupakan kloter gabungan bersama Kabupaten Rembang, sedangkan kloter 50 hingga 53 bergabung dengan Kota Surakarta. “Saya mengucapkan selamat kepada Bapak […]

  • ibu hamil

    Mitos atau Fakta? Benarkah Ibu Hamil Dilarang Makan Pare, Ini Penjelasan Medisnya

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pare dikenal sebagai sayuran dengan rasa pahit yang khas. Di Indonesia, pare sering diolah menjadi tumisan, lalapan, hingga campuran jamu. Namun, di tengah masyarakat berkembang anggapan bahwa ibu hamil tidak boleh makan pare karena dianggap berbahaya bagi kandungan. Lantas, apakah larangan tersebut hanya sekadar mitos atau memang fakta medis? Pare dan Kandungan Gizinya Pare […]

  • Penipuan Modus Tawarkan Bantuan Spiritual, Korban Rugi Rp400 Juta

    Penipuan Modus Tawarkan Bantuan Spiritual, Korban Rugi Rp400 Juta

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Kasus penipuan dengan modus menawarkan bantuan spiritual menimpa korban seorang pensiunan berinisial N (61), warga Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Pelaku berinisial MA (53) saat ini telah berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Cibatu dari kediamannya di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut setelah sebelumnya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Tebing Tinggi, Polda Sumatera Utara. Kepala […]

  • Foto : Kepala DLH Kabupaten Rembang, Ika Himawan Affandi. (Sumber: Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    DLH Rembang Imbau Masyarakat untuk Pilah Sampah di Tingkat Rumah

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah. Hal itu disampaikan oleh Kepala DLH Kabupaten Rembang, Ika Himawan Affandi. Ia menjelaskan bahwasannya sampah dari tingkat rumah tidak keseluruhan harus dibuang di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Yang paling bagus yang […]

  • KPK Ungkap Modus Penipuan dengan Surat Panggilan Palsu, Masyarkat Diminta Waspada

    KPK Ungkap Modus Penipuan dengan Surat Panggilan Palsu, Masyarkat Diminta Waspada

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap modus penipuan dengan surat panggilan palsu atas nama KPK. Hal ini disampaikan oleh juru bicara KPK Budi Prasetyo baru-baru ini agar masyarakat tetap waspada. “Komisi Pemberantasan Korupsi mendapatkan informasi beredarnya surat panggilan palsu yang mengatasnamakan KPK. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap modus […]

expand_less