Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Pemerintah Siapkan Penangkapan Besar-Besaran, Menteri Purbaya Target Mafia Tekstil dan Baja

Pemerintah Siapkan Penangkapan Besar-Besaran, Menteri Purbaya Target Mafia Tekstil dan Baja

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
  • visibility 127

Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia akan melakukan langkah besar dalam waktu dekat untuk memberantas praktik penyelundupan yang selama ini merugikan negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa operasi penegakan hukum tengah disiapkan untuk menangkap para mafia di berbagai sektor, khususnya dalam penyelundupan tekstil dan baja.

Purbaya menyebut pemerintah telah mengantongi nama-nama pihak yang terlibat. “Tinggal kita pilih saja siapa yang mau diproses.

Intinya, yang selama ini melakukan under invoicing, menyelundupkan barang—yang paling banyak itu tekstil, baja, dan sebagainya. Sudah ada nama-namanya,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (20/10/2025).

Meski belum membeberkan total kerugian negara akibat praktik ilegal tersebut, Purbaya memastikan pihaknya sedang melakukan penghitungan atas potensi penerimaan negara yang hilang. “Belum tahu. Masih kita hitung,” katanya singkat.

Mafia Tak Bisa Dihadapi Sendirian

Langkah Kementerian Keuangan ini menuai perhatian para pengamat. Ronny P. Sasmita, Analis Senior dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution, menilai bahwa pemberantasan mafia penyelundupan adalah pekerjaan besar yang tak bisa diselesaikan oleh Purbaya sendiri.

“Strategi pemerintah harus mencakup tiga aspek kunci,” kata Ronny kepada CNNIndonesia.com, Selasa (21/10/2025).

  1. Penegakan hukum yang tegas dan terkoordinasi
    Penyulundupan biasanya melibatkan jaringan lintas sektor, termasuk oknum aparat, pengusaha, dan birokrasi pelabuhan. Tanpa koordinasi antarlembaga, upaya pemberantasan akan berhenti di level simbolik.
  2. Pembersihan internal di lembaga strategis
    Lembaga seperti Bea Cukai dan otoritas pelabuhan rentan terhadap infiltrasi kepentingan mafia. Reformasi internal menjadi keharusan.
  3. Penguatan sistem pengawasan digital
    Digitalisasi pengawasan melalui integrasi data logistik nasional dan sistem pelacakan barang impor-ekspor bisa menutup celah manipulasi dokumen.

Ronny menekankan bahwa dukungan dari Presiden Prabowo Subianto sangat penting. Operasi pemberantasan harus mendapat komando langsung dari kepala negara agar efektif.

“Diperlukan sinergi antara Kemenkeu, Polri, Kejaksaan, TNI, Kemenhub, hingga Kemenperin. Ini bukan pekerjaan satu kementerian saja,” tegasnya.

Pentingnya Political Will dan Reformasi Internal

Senada, Ekonom CELIOS Nailul Huda menyoroti bahwa keberadaan mafia terjadi karena adanya persekongkolan antara pengusaha dan oknum internal instansi. Ia menekankan pentingnya pembersihan di tubuh instansi seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).

“Kebocoran penerimaan negara bersumber dari lemahnya pengawasan internal. Barang ilegal bisa lolos karena ada yang bermain di dalam,” ujarnya.

Huda menegaskan bahwa pemerintah harus berani menindak pengemplang pajak dan mafia impor. Meski keduanya berada di bawah kendali Menteri Purbaya, keputusan politik akan menentukan keberhasilan tindakan ini.

“Pertanyaannya tinggal: berani atau tidak?” pungkas Huda.

Perlu Komando Operasi Terpadu

Sementara itu, Ekonom Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, mendorong Presiden Prabowo untuk menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) guna memberi mandat terpadu kepada seluruh lembaga penegak hukum.

Ia menyarankan dibentuknya task force lintas lembaga dengan satu komandan operasi. Task force ini harus melibatkan Polri, Kejaksaan, DJP, DJBC, PPATK, dan TNI AL/Bakamla untuk patroli laut serta pengamanan lapangan.

“Dengan komando politik yang jelas, seluruh sumber daya hukum bisa bergerak serempak. Industri dalam negeri terlindungi, pasar jadi lebih transparan, dan jaringan mafia kehilangan modal, akses pelabuhan, serta celah manipulasi data,” jelas Syafruddin.

Langkah Nyata atau Simbolik?

Masyarakat dan pelaku industri menunggu apakah langkah ini akan menjadi momentum pembenahan ekosistem perdagangan nasional, atau hanya sebatas wacana.

Jika pemerintah serius, tindakan ini bisa memulihkan kerugian triliunan rupiah akibat penyelundupan dan under invoicing. Industri dalam negeri juga akan lebih kompetitif, karena tak lagi disusupi barang ilegal berharga murah yang merusak harga pasar.

Namun jika tanpa dukungan penuh dari lembaga hukum dan politik, upaya ini berisiko gagal, seperti banyak inisiatif serupa di masa lalu.

Rencana penangkapan besar-besaran terhadap mafia penyelundupan yang dipelopori Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan publik. Untuk berhasil, langkah ini membutuhkan dukungan lintas sektor dan komando politik yang kuat dari Presiden Prabowo. Tanpa itu, pemberantasan mafia hanya akan jadi retorika tanpa hasil nyata.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin

    Minat Literasi di Jateng Terus Ditingkatkan Lewat Program Bunda Literasi

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah disebut memiliki sekitar 6 ribu perpustakaan desa yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Harapannya, ini menjadi tanda budaya literasi masyarakat di wilayah tersebut semakin tinggi. Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, terus berupaya mengoptimalkan ruang baca bagi masyarakat. Salah satunya, dengan menyiapkan pembentukan Relawan […]

  • kudus

    Tahun Ajaran Baru Dimulai Hari Ini, Bupati Kudus Tekanan Sekolah Harus Jadi Ruang Bebas Bullying

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kudus, KabarJatengTerkini.com – Tahun Ajaran Baru 2025-2026 sekolah dimulai hari ini, Senin (14/7/2025). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tekankan bahwa satuan pendidikan harus menjadi ruang yang bebas perundungan (bullying). Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat memimpin apel pembukaan tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 1 Kudus hari ini. Kegiatan ini juga diikuti siswa […]

  • manusia

    Hiu di Bahama Terpapar Narkoba dan Obat Manusia, Studi Ungkap Dampak Serius Polusi Laut

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Siapa sangka, di balik keindahan perairan Bahama, tersimpan fakta mengejutkan. Penelitian terbaru mengungkap bahwa sejumlah hiu di wilayah tersebut terpapar narkoba hingga obat-obatan yang biasa dikonsumsi manusia. Temuan ini menjadi peringatan serius tentang dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem laut. Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental Pollution edisi Mei 2026 menunjukkan bahwa hiu di […]

  • Pemprov Jateng Pinjamkan Perangkat Starlink ke Aceh Guna Percepat Pemulihan Pascabencana

    Pemprov Jateng Pinjamkan Perangkat Starlink ke Aceh Guna Percepat Pemulihan Pascabencana

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) kirim bantuan layanan internet Starlink ke Provinsi Aceh. Bantuan berupa layanan pinjam-pakai itu dikirimkan untuk membantu mempercepat pemulihan pascabencana. Bantuan ini berasal dari hibah Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah sebanyak sembilan unit Starlink. Perangkat tersebut kemudian dipinjamkan selama 12 bulan dengan biaya layanan untuk […]

  • Respon Pihak PB XIV Purbaya Terkait Fadli Zon Masuk ke Panggung Sanggabuwan

    Respon Pihak PB XIV Purbaya Terkait Fadli Zon Masuk ke Panggung Sanggabuwan

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kunjungan Kementerian Kebudayaan bersama Pakubuwono XIV Mangkubumi ke Panggung Sanggabuwan mengundang polemik. Saat kunjungan tersebut, keduanya diketahui masuk ke dalam bangunan itu. Pengageng Sasana Wilapa dari pihak Pakubuwono XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay mengatakan, Panggung Sanggabuwani merupakan salah satu tempat yang sakral. Artinya, tidak sembarang orang bisa masuk ke menara tersebut tanpa […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin

    Progres Pembangunan Infrastruktur Jateng Capai 99 Persen

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pekerjaan pembangunan infrastruktur di Provinsi Jawa Tengah telah mencapai progres 99 persen per awal Desember 2025. Pembangunan tersebut meliputi perbaikan-pemeliharaan jalan dan jembatan. Sepanjang tahun ini, Pemprov Jateng telah melakukan pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.307,26 km; rehabilitasi jalan sepanjang 68,73 km; preservasi/peningkatan jalan sepanjang 64,13 km; pemeliharaan rutin jembatan 26.211,27 meter, dan […]

expand_less