Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sejumlah Wilayah di Kota Semarang Terendam Banjir, Pemkot Tangani dengan Pompa Air

Sejumlah Wilayah di Kota Semarang Terendam Banjir, Pemkot Tangani dengan Pompa Air

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • visibility 203

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah wilayah di Kota Semarang terendam banjir setelah turun hujan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir. Akibatnya, aktivitas sebagian masyarakat menjadi lumpuh dan terganggu.

Dalam menghadapi bencana tahunan ini, Pemerintah Kota Semarang melakukan penanganan berupa dukungan pompa air agar banjir lebih cepat surut. Penggunaan pompa air memang penting saat musim seperti ini, mengingat Semarang berada di geografis berupa cekungan.

“Kami telah mengerahkan tiga unit pompa mobile DPU dengan kapasitas total 2×250 liter per detik (lps) untuk membantu mem-back up area Pasar Waru dan sekitarnya,” kata Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, Selasa (28/10/2025).

Menurut informasi, sudah beroperasi Rumah Pompa Pasar Waru, namun saat ini tengah dalam perbaikan. Sehingga, pihaknya mengambil tindakan darurat dengan mengerahkan pompa mobile untuk memastikan penanganan genangan tetap berjalan, meski tanpa pompa utama.

Sementara itu, ia turut memastikan pompa-pompa kunci di wilayah rawan genangan air masih beroperasi penuh. Termasuk di Genuk dan Jalan Majapahit yang dilaporkan selalu aktif untuk mengendalikan debit air.

“Pompa di Trimulyo, Genuk, terpantau aktif dan siap siaga memompa air hujan keluar dari kawasan yang rawan genangan. Demikian pula, pompa di Jalan Majapahit juga dilaporkan aktif dan beroperasi optimal untuk mengendalikan debit air di area tersebut,” jelasnya.

Sementara, terkait pompa di Muktiharjo Kidul yang sempat dimatikan dengan pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Alasan yang sama juga berlaku untuk pompa-pompa lain yang dimatikan sementara, seperti di Kampung Semarang, Kencono Selatan Utara, dan Padi Raya.

“Info dari operator sementara dimatikan dikarenakan level air di Tenggang limpas sampai kolam retensi Tenggang, sehingga air hanya akan berputar di situ-situ saja jika dipompa. Kami harus menunggu elevasi Tenggang turun terlebih dahulu agar operasional pompa dapat maksimal,” terangnya. (Adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • kendal

    Penghuni Kos di Kendal Bakal Dikenai Pajak 10 Persen, Dibayar Mulai Februari

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Penghuni bangunan indekos di Kendal bakal dikenai pajak kos-kosan sebesar 10 persen. Pajak kos-kosan ini masuk ke dalam aturan mengenai Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Menurut Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kendal, pajak perhotelan dan rumah kos menjadi potensi pendapatan daerah yang perlu dioptimalkan. Terlebih, maraknya bangunan indekos seiring berkembangnya Kawasan Industri […]

  • LKPD Semarang 2025 Dapat Opini WTP, Walkot Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Baik

    LKPD Semarang 2025 Dapat Opini WTP, Walkot Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Baik

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menunjukkan tata kelola keuangan berjalan akuntabel dan transparan. Hal ini terbukti capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2025. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyebutkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran yang senantiasa mengawal jalannya pemerintahan. Sehingga, tercipta sinergitas antar […]

  • Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar. Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta […]

  • pati

    Serba-serbi Pemeriksaan Bupati Pati Sudewo oleh KPK Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta Api

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Bupati Pati, Sudewo, menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (27/8/2025), terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus suap proyek pembangunan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan. Sudewo hadir di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.45 WIB dengan mengenakan setelan batik dan didampingi tim kuasa hukum. Kehadirannya kali ini […]

  • Dintanpan Rembang Usulkan Tambahan Kuota Pupuk ZA ke Pemerintah Pusat

    Pemkab Rembang Usulkan Tambahan Kuota Pupuk ZA ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang lewat Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) mengusulkan tambahan kuota pupuk ZA kepada pemerintah pusat. Ini sebagai respon keluhan para petani mengenai minimnya ketersediaan pupuk ZA. Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menjelaskan, ada kebijakan baru terkait jenis pupuk yang dapat diusulkan melalui mekanisme resmi. Saat ini ZA menjadi […]

  • Haboh Karnaval Maulid Nabi Berunsur Satanik di Pekalongan, MUI Jateng Kecam Keras

    Heboh Karnaval Maulid Nabi Berunsur Satanik di Pekalongan, MUI Jateng Kecam Keras

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Heboh karnaval perayaan Maulid Nabi di Simbang Kulon, Pekalongan, dinilai berunsur satanik. Pasalnya, acara tersebut turut menampilkan persembahan kepala kambing dan kostum yang dianggap tidak sesuai dengan syariat Islam. Menanggapi kabar tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah (Jateng) menilai penampilan semacam itu bisa disebut sebagai penistaan agama. Ia menduga ada unsur […]

expand_less