Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pantau Tingkat Inflasi, Pemkot Semarang Minta Pedagang Jaga Kewajaran Harga

Pantau Tingkat Inflasi, Pemkot Semarang Minta Pedagang Jaga Kewajaran Harga

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
  • visibility 96

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus memantau tingkat inflasi di wilayahnya selama Ramadan, khususnya jelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Sebelumnya, tingkat inflasi Kota Semarang pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,65 persen (year on year). Dalam forum High Level Meeting (HLM), pihaknya aktif membahas langkah-langkah pengendalian inflasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengimbau para pedagang tetap menjaga kewajaran harga bahan pokok, terutama menjelang momen Lebaran 2026 ini. Pasalnya, kenaikan harga yang tak terkendali bisa memicu inflasi berkepanjangan.

“Jualan ya boleh saja jualan. Tapi kita harus memahami bahwa kalau kenaikan harga terlalu tinggi itu akan menimbulkan inflasi,” kata Agustina beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, inflasi yang berkepanjangan dikhawatirkan akan berdampak pada perekonomian. Kenaikan harga menyebabkan ekonomi lesu, sehingga daya beli masyarakat turun. Jika demikian, penjual yang mengalami kesulitan.

“Kalau inflasi dalam kurun waktu yang sangat panjang itu juga akan membuat ekonomi rontok. Kalau ekonomi rontok enggak ada orang punya uang, yang jualan juga enggak laku,” tegasnya.

Ada sejumlah kebijakan yang dilakukan guna menekan inflasi, termasuk operasi pasar untuk memastikan harga di pasar tetap stabil.

Sebelumnya, ada pula usulan penggratisan layanan transportasi BRT dan air bersih Perumda Air Minum (PDAM). Namun, pemkot mengaku akan memperhitungkannya jika tingkat inflasi sudah menjangkau angka tertentu.

“Saya kira seperti tahun yang lalu, signifikan untuk menekan inflasi. Jika inflasi sudah mencapai angka tertentu memang akan dilakukan. Tapi ini sekarang kan masih kita pantau,” katanya.

Selain menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, pihaknya berkomitmen untuk memastikan pembangunan infrastruktur dan penanganan banjir juga berjalan optimal. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Kiper Persiku Kudus Pergi Tanpa Pamit Sejak 3-4 Hari Lalu, Keluarga Masih Mencari

    Mantan Kiper Persiku Kudus Pergi Tanpa Pamit Sejak 3-4 Hari Lalu, Keluarga Masih Mencari

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Mantan kiper Persiku Kudus, Nuri Agus Wibowo, dikabarkan pergi dari rumahnya tanpa pamit sejak 3-4 hari lalu. Informasi ini juga telah dikonfirmasi oleh pihak direksi Persiku Kudus. Menurut keterangan Direksi Persiku Kudus, Amir Fuad, Nuri keluar dari rumahnya di daerah Jungke, Karanganyar, pada Senin (8/6/2026) pukul 09.30 WIB. Ia terlihat pergi dijemput orang […]

  • korupsi

    Skandal Korupsi MBG: Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Terkait Pengadaan Badan Gizi Nasional

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Pengusutan perkara dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025–2026 terus bergulir dan memasuki babak baru. Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) bergerak cepat mengamankan aset negara dengan menyegel belasan ribu unit sepeda motor listrik yang menjadi bagian dari proyek pengadaan di Badan Gizi Nasional (BGN). Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung […]

  • Pemprov Jateng Tampung Aspirasi Eks Pekerja Sritex yang Belum Dapat Pesangon, Bakal Panggil Kurator

    Pemprov Jateng Tampung Aspirasi Eks Pekerja Sritex yang Belum Dapat Pesangon, Bakal Panggil Kurator

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersedia menampung seluruh aspirasi mantan pekerja PT Sritex. Pasalnya, ribuan massa tersebut menuntut pesangon yang belum dibayar perusahaan usai pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebelumnya, Perwakilan Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Tekstil Sandang dan Kulit Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Eko Widaryanto mengatakan, sekitar 8.500-an eks karyawan belum […]

  • Pria di Klaten Tega Bawa Kabur Motor Korban Usai Ditolong karena Kehabisan Bensin

    Maling di Klaten Tega Bawa Kabur Motor Usai Ditolong karena Kehabisan Bensin

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Seorang pria di Klaten tega membawa kabur sepeda motor milik seorang wanita yang menolongnya di jalan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Yogyakarta-Solo pada Jumat (12/12/2025) petang. Kapolsek Jogonalan AKP Haryanto menyatakan bahwa korban sudah membuat laporan. Pihaknya kemudian bergerak untuk menangkap terduga pelaku yang dilacak sedang berada di wilayah Boyolali. “Sudah ditangkap […]

  • Bupati Pati Sudewo

    Bupati Pati Bentuk ‘Tim 8’ Berisi Orang Kepercayaan, Diduga untuk Peras Calon Perangkat Desa

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati Sudewo disebut membentuk ‘Tim 8’ yang beranggotakan orang-orang kepercayaannya untuk memeras Calon Perangkat Desa (Caperdes) terkait rencana pengisian perangkat desa tahun 2026. Berdasarkan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sudewo membentuk tim khusus yang terdiri dari tim suksesnya, serta sejumlah kepala desa di masing-masing kecamatan dengan dalih menjadi koordinator kecamatan (Korcam) pada […]

  • Peserta UTBK di Untidar Kedapatan Bawa Perangkat Audio, Sempat Mengaku Tunarungu

    Peserta UTBK di Untidar Kedapatan Bawa Perangkat Audio, Sempat Mengaku Tunarungu

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang peserta UTBK di Universitas Tidar (Untidar), Magelang, kedapatan menggunakan peralatan audio saat tes berlangsung. Saat ditanya pengawas yang bertugas, ia bahkan mengaku sebagai tunarungu. Modus kecurangan tersebut terungkap saat peserta melakukan tes sesi kedua pada Selasa (28/4/2026). Sebelumnya, peserta tersebut sempat lolos pemeriksaan metal detector, namun pengawas melakukan pemeriksaan kembali dan menemukan […]

expand_less