Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Efisiensi Belanja Pegawai Dikhawatirkan Berdampak pada PPPK Paruh Waktu, Pemprov Jateng Masih Tunggu Arahan Pusat

Efisiensi Belanja Pegawai Dikhawatirkan Berdampak pada PPPK Paruh Waktu, Pemprov Jateng Masih Tunggu Arahan Pusat

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
  • visibility 96

Kabarjatengterkini.com – Kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD dikhawatirkan akan berdampak pada nasib PPPK paruh waktu di Jawa Tengah. Adapun kebijakan tersebut merupakan buntut efisiensi oleh pemerintah pusat.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, menyebutkan bahwa pihak pemerintah provinsi masih mengkaji kebijakan tersebut, serta akan menunggu arahan dari pemerintah pusat yang kemungkinan disampaikan esok hari.

“Ini lagi dilakukan kajiannya untuk efisiensi dan kita masih menunggu-nunggu juga efisiensi dari pemerintah pusat,” kata dia, Senin (30/3/2026), dikutip Detik.

“Besok insyaallah akan keluar. Kita tunggu ya,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan kebijakan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD tidak akan berpengaruh pada PPPK di Jateng.

“Nggak ada, nggak pengaruh (pada PPPK di Jateng),” tegasnya.

Sebagai informasi, kebijakan pembatasan belanja pegawai merujuk pada UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD). Dalam Pasal 146 ayat 1 dan 2 disebutkan ‘Daerah wajib mengalokasikan belanja pegawai daerah di luar tunjangan guru yang dialokasikan melalui TKD (transfer ke daerah), paling tinggi 30% dari total belanja APBD.

Sementara, bagi daerah yang memiliki prosentase belanja pegawai melebihi 30%, diharapkan pemerintah setempat menyesuaikan porsi belanja pegawai paling lama lima tahun, terhitung sejak tanggal undang-undang ini diundangkan.

Per Desember 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat total PPPK penuh waktu dan paruh waktu di Jateng mencapai lebih dari 33.200 orang. Sementara PPPK paruh waktu di Jateng mencapai sekitar 13 ribu orang. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

    Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Nilai investasi energi di Jawa Tengah pada tahun 2025 cenderung menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Diketahui, penanaman modal pada 2024 sebesar Rp5,7 triliun, sementara pada 2025 hanya sebesar Rp1,4 triliun. Maka dari itu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mulai menjajaki potensi investasi di sektor industri terbarukan di wilayahnya. Salah satu upaya yang […]

  • Heboh Pengadaan Kursi Pijat Rp180 Juta, Plt Bupati Pati Tegaskan Sudah Batal

    Heboh Pengadaan Kursi Pijat Rp180 Juta, Plt Bupati Pati Tegaskan Sudah Batal

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Heboh pengadaan kursi pijat pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati senilai Rp180 juta. Pengadaan kursi pijat tersebut muncul di daftar anggaran 2026 bersama meja kursi tamu. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa pengadaan itu sudah dibatalkan. Menurutnya, pengadaan yang tidak membawa lebih banyak manfaat […]

  • Endro Center Peduli Bencana Banjir, Serahkan Paket Sembako ke Korban Terdampak

    Endro Center Peduli Bencana Banjir, Serahkan Paket Sembako ke Korban Terdampak

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Korban banjir di Kabupaten Pati menerima bantuan berupa paket sembako dari tim Endro Center. Ini merupakan komitmen untuk senantiasa gotong-royong meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Dalam kesempatan ini, Endro Center juga berkolaborasi dengan Polresta Pati sebagai bentuk sinergitas antarorganisasi. Harapannya, seluruh bantuan yang disalurkan sampai ke tangan penerima dengan aman. “Ini adalah […]

  • ampb

    Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Duduki Gedung DPRD, Protes Kebijakan Pajak dan Tunjangan Pejabat

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Aksi unjuk rasa dalam rangka Reuni Akbar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang digelar pada Kamis (13/8/2026) berlangsung panjang dan memanas. Aksi yang dimulai dengan orasi di depan Gedung DPRD Pati sejak siang hingga petang tersebut berlanjut dengan aksi “pendudukan” kantor wakil rakyat pada malam harinya. Ratusan massa aksi mulai memasuki area gedung DPRD […]

  • Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro

    Perbaikan Jalan Rusak Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Blora, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan jalan raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora sudah masuk tahapan lelang. Jalan tersebut merupakan jalan provinsi, sehingga pengerjaan proyek menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Adapun anggaran yang disiapkan mencapai Rp5,276 miliar pada tahun 2026. Anggaran itu dialokasikan untuk menangani perbaikan ruas jalan yang rusak berat di wilayah Desa Kediren, Kecamatan Randublatung. […]

  • Realisasi Jambanisasi 2025 di Jateng Capai 5.328 Unit, Masih Ada 21 Ribu Lagi

    Realisasi Jambanisasi 2025 di Jateng Capai 5.328 Unit, Masih Ada 21 Ribu Lagi

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Capaian realisasi pembangunan sanitasi jamban di Jawa Tengah sepanjang 2025 berjumlah 5.328 unit. Meski demikian, kebutuhan jamban masih sekitar 21 ribu bagi rumah tangga yang belum memiliki akses sanitasi layak. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Sementara, saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih berupaya meningkatkan kualitas kesehatan […]

expand_less