Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
  • visibility 72

Kabarjatengterkini.com – Warga negara (WN) Inggris, inisial DH (32), mengamuk di penitipan hewan peliharaan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Ia diduga mengalami gangguan kejiwaan berupa delusi dan halusinasi.

DH sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat karena dianggap merusuh di tempat penitipan hewan, dengan menolak membayar biaya penitipan kucingnya, hingga mendorong-dorong pagar. Selain itu, ia juga didapati membawa senjata tajam (sajam).

“Satu orang warga negara asing tersebut dilaporkan masyarakat karena berbuat rusuh,” Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang, Bong Bong Prakoso Napitupulu, Selasa (14/4/2026), dikutip CNN Indonesia.

“(DH) dilaporkan membawa senjata tajam ke tempat penitipan hewan untuk mengancam warga,” ungkapnya lagi.

Menurut informasi, WNA tersebut masih diamankan di Polres Metro Tangerang Selatan. Tak hanya meresahkan warga, DH juga melanggar UU keimigrasian dengan tinggal melebihi batas waktu perizinan (overstay) di Indonesia.

Saat pemeriksaan imigrasi, diketahui izin tinggal WN Inggris itu sudah berakhir pada 21 Oktober 2025 lalu. Saat ini, pihak imigrasi masih mendalami motif atau alasan DH tetap tinggal di Indonesia meski masa tinggalnya sudah berakhir.

“Pemegang izin tinggal kunjungan wisata yang telah habis berlakunya sejak 21 Oktober 2025 atau overstay selama 174 hari,” jelas Bong Bong.

DH juga menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit jiwa. Berdasarkan pemeriksaan itu, DH diketahui mengalami gangguan jiwa. Ia dinilai belum stabil dan sulit berkomunikasi, sehingga sedikit menghambat proses pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan oleh dokter diketahui bahwa DH mengalami gangguan delusi dan halusinasi. Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi DH untuk dapat dilakukan tindakan selanjutnya,” imbuh Bong Bong. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • israel

    7 Relawan Indonesia Ditahan Israel dalam Misi Gaza, GPCI Desak Diplomasi Tingkat Tinggi

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Sebanyak tujuh dari total sembilan delegasi asal Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dilaporkan masuk dalam daftar aktivis yang diintersepsi dan ditahan oleh pasukan militer Israel. Insiden penangkapan ini terjadi saat armada kapal kemanusiaan tersebut sedang berlayar menuju Jalur Gaza untuk menyalurkan bantuan. “Kami mengecam keras tindakan penculikan dan […]

  • mille crepes

    Resep Mille Crepes Vanilla Lotus: Dessert Kekinian Lembut dan Lumer di Mulut

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ingin mencoba membuat mille crepes kekinian yang lembut, manis, dan penuh aroma khas biskuit Lotus? Yuk, simak resep Mille Crepes Vanilla Lotus berikut ini! Kue cantik berlapis ini semakin viral berkat kombinasi rasa lembut dari krim vanilla dan aroma karamel dari biskuit Lotus Biscoff yang menggugah selera. Mille crepes adalah kue berlapis yang berasal […]

  • Pemkot Respon Cepat Laporan Jembatan Ambles di Purwoyoso Ngaliyan

    Pemkot Semarang Mulai Tangani Jembatan Ambles di Purwoyoso Ngaliyan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang merespon cepat laporan terkait jembatan ambles di Jalan Honggowongso, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan. Setelah menerima laporan jembatan ambruk pada Jumat (15/5/2026), Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, segera menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk penanganan. Kemudian, peninjauan langsung ke lapangan dilakukan pada Minggu (17/5/2026). “Begitu menerima laporan amblesnya jembatan […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Penanggulangan TBC guna Suburkan Investasi

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mulai mengaktifkan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB). Selain itu, pihaknya juga membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) di provinsi dan masing-masing kabupaten/ kota. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin terkait upaya percepatan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) di Jawa Tengah. Untuk menyukseskan program ini, Pemprov […]

  • Modifikasi Cuaca dan Pembangunan Kolam Retensi Jadi Upaya Penanganan Puncak Musim Hujan

    Modifikasi Cuaca dan Pembangunan Kolam Retensi Jadi Upaya Penanganan Puncak Musim Hujan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah upayakan penanganan jangka menengah dan jangka panjang terkait puncak musim hujan tahun ini. Banjir di sejumlah wilayah Jawa Tengah bagian utara, seperti Semarang dan Demak memang perlahan surut. Meski demikian, puncak musim hujan diperkirakan akan berlangsung selama bulan November hingga Desember 2025. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, […]

  • Inspektorat Sebut Seleksi JPTP di Rembang Sarat dengan Conflict of Interest

    Inspektorat Sebut Seleksi JPTP di Rembang Sarat dengan Conflict of Interest

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Inspektorat Daerah sampaikan hasil audit internal terkait proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Rembang. Hasilnya, ada temuan pelanggaran disiplin dan sarat akan benturan kepentingan (conflict of interest) dalam seleksi JPTP. “Betul telah terjadi pelanggaran disiplin, yakni melampaui wewenang dengan menggunakan akun Sekda selaku Pejabat yang Berwenang (PyB) dan […]

expand_less