Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pola Tidur Siang Disebut Bikin Makin Cerdas, Ini Dampak Biphasic Sleep bagi Kesehatan Otak

Pola Tidur Siang Disebut Bikin Makin Cerdas, Ini Dampak Biphasic Sleep bagi Kesehatan Otak

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 118

Kabarjatengterkini.com, Jakarta— Tidur siang sering kali dipandang sebagai kebiasaan anak-anak atau tanda kemalasan. Namun, riset terbaru mengungkap bahwa pola tidur biphasic (dua kali sehari) yang mencakup tidur siang singkat justru dapat memberikan manfaat besar bagi kecerdasan dan kesehatan otak.

Konsep biphasic sleep—yakni membagi waktu tidur dalam dua periode, biasanya tidur malam dan tidur siang singkat—kini mulai populer dan dianggap sebagai pola tidur alami manusia. Pola ini dinilai bisa meningkatkan fungsi kognitif, memperkuat daya ingat, dan menurunkan risiko gangguan mental.

Berikut penjelasan lengkap mengenai manfaat tidur siang, apa itu biphasic sleep, dan bagaimana dampaknya terhadap kecerdasan serta kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Apa Itu Biphasic Sleep?

Biphasic sleep adalah pola tidur di mana seseorang tidur dalam dua sesi dalam 24 jam. Biasanya terdiri dari:

  • Tidur utama di malam hari (sekitar 5–6 jam), dan

  • Tidur siang singkat (power nap 20–90 menit) di siang atau sore hari.

Pola ini berbeda dari monophasic sleep, yaitu tidur satu kali panjang di malam hari (6–8 jam), yang menjadi norma di masyarakat modern.

Penelitian menunjukkan bahwa pada masa lampau, terutama di era pra-industri, biphasic sleep merupakan pola tidur yang umum. Banyak budaya, seperti di Spanyol dan beberapa negara Asia, juga mengenal tidur siang sebagai bagian dari rutinitas harian.

Manfaat Tidur Siang untuk Otak dan Kecerdasan

Berdasarkan studi yang diterbitkan oleh jurnal Nature Aging pada 2023, tidur siang secara teratur dikaitkan dengan volume otak yang lebih besar. Volume otak yang lebih besar berkaitan erat dengan daya ingat yang kuat, kemampuan belajar yang lebih tinggi, serta penurunan risiko demensia.

Berikut manfaat tidur siang (biphasic sleep) bagi kecerdasan dan kesehatan otak:

1. Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus

Tidur siang singkat, terutama power nap selama 20–30 menit, dapat menyegarkan otak dan meningkatkan fokus. Ini sangat berguna bagi mereka yang bekerja dalam aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

2. Memperkuat Memori Jangka Pendek

Selama tidur siang, terjadi proses konsolidasi memori, yaitu penguatan informasi yang baru saja dipelajari agar lebih mudah diingat dalam jangka panjang.

3. Meningkatkan Kreativitas dan Problem Solving

Tidur siang dapat membantu otak mengatur ulang dan menata kembali informasi. Beberapa studi menunjukkan bahwa tidur siang berdampak pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan kreativitas.

4. Menurunkan Stres dan Meningkatkan Mood

Kurangnya tidur malam dapat meningkatkan hormon stres (kortisol). Tidur siang membantu menstabilkan suasana hati dan menurunkan tekanan darah.

Biphasic Sleep vs Tidur Panjang di Malam Hari

Meskipun tidur malam yang berkualitas tetap penting, biphasic sleep menawarkan fleksibilitas, terutama bagi orang dewasa yang sulit memenuhi waktu tidur ideal di malam hari. Tidur siang bisa menjadi kompensasi alami terhadap kurang tidur malam, asalkan dilakukan dengan benar.

Catatan penting: Tidur siang tidak boleh terlalu lama. Tidur lebih dari 90 menit bisa mengganggu ritme sirkadian dan membuat Anda sulit tidur di malam hari.

Bagaimana Cara Menerapkan Biphasic Sleep yang Sehat?

Jika ingin menerapkan pola tidur biphasic, Anda bisa mengikuti tips berikut:

  1. Tidur siang selama 20–30 menit saja.
    Hindari tidur lebih dari 90 menit kecuali benar-benar kurang tidur malam.

  2. Lakukan di waktu yang tepat.
    Waktu terbaik tidur siang adalah antara jam 12.30–14.00, ketika tubuh alami merasa mengantuk.

  3. Ciptakan suasana tidur yang nyaman.
    Gunakan tempat yang tenang, redup, dan sejuk.

  4. Konsisten setiap hari.
    Pola tidur yang teratur lebih baik daripada tidur siang secara sporadis.

Siapa yang Cocok dengan Pola Biphasic Sleep?

Pola tidur biphasic sangat cocok untuk:

  • Pekerja kreatif yang membutuhkan konsentrasi dan daya pikir tajam,

  • Orang dengan jadwal padat yang tidak bisa tidur cukup di malam hari,

  • Pelajar dan mahasiswa untuk mengoptimalkan memori dan fokus belajar.

Namun, jika Anda memiliki gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba pola tidur baru.

Tidur Siang Bukan Tanda Malas, Tapi Strategi Cerdas

Pola biphasic sleep, dengan memasukkan tidur siang singkat, terbukti membawa dampak positif bagi kecerdasan, produktivitas, dan kesehatan mental. Dengan durasi dan waktu yang tepat, tidur siang bukan hanya memperbaiki kinerja otak, tapi juga membantu menjaga keseimbangan energi dan suasana hati sepanjang hari.

Mulai sekarang, jangan ragu untuk tidur siang sejenak. Bukan hanya tubuh yang akan berterima kasih, tapi juga otak Anda.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stakeholder Duduk Bersama Bahas Persoalan Pangan Nasional di Jawa Tengah

    Stakeholder Duduk Bersama Bahas Persoalan Pangan Nasional di Jawa Tengah

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle ilham wiji
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Persoalan pangan nasional menjadi topik pembahasan pada kegiatan focus droup discussion (FGD) yang bertema ‘Politik Beras dan Beras Politik’. FGD digelar di Hotel New Merdeka Pati, Jawa Tengah, Sabtu (29/11/2025). Sebanyak empat Narasumber duduk bersama untuk melakukan diskusi persoalan pangan Nasional, serta dihadiri pula sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, DPRD Kabupaten Pati […]

  • bahan

    7 Bahan Alami untuk Mengobati Luka Bernanah, Cepat Kering dan Aman!

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Luka bernanah seringkali menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan baik. Luka jenis ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang membuat area luka menjadi merah, bengkak, dan mengeluarkan nanah. Jika dibiarkan, luka bisa memburuk dan menyebabkan komplikasi lebih lanjut. Namun, tak selalu harus bergantung pada obat kimia, karena ternyata ada banyak bahan alami untuk […]

  • Puluhan Ormas Asing Beroperasi di Jateng, Diminta Berikan Kontribusi Pembangunan

    Puluhan Ormas Asing Beroperasi di Jateng, Mulai Sektor Pendidikan Hingga Lingkungan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Puluhan organisasi masyarakat (ormas) asing telah beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Di antaranya, ada dari Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Belanda, Swedia, Jepang, hingga Kanada. Ormas-ormas asing ini telah menyumbang kontribusi terhadap pembangunan daerah. Pasalnya, sudah ada 21 ormas asing di Jawa Tengah bergerak di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, sosial, penanganan bencana, lingkungan, […]

  • Bupati Pati Sudewo

    Bupati Pati Bentuk ‘Tim 8’ Berisi Orang Kepercayaan, Diduga untuk Peras Calon Perangkat Desa

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati Sudewo disebut membentuk ‘Tim 8’ yang beranggotakan orang-orang kepercayaannya untuk memeras Calon Perangkat Desa (Caperdes) terkait rencana pengisian perangkat desa tahun 2026. Berdasarkan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sudewo membentuk tim khusus yang terdiri dari tim suksesnya, serta sejumlah kepala desa di masing-masing kecamatan dengan dalih menjadi koordinator kecamatan (Korcam) pada […]

  • Foto : Pengunjung Perpustakaan Daerah Rembang tengah menuruni tangga dari lantai dua. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pengunjung di Perpustakaan Daerah Rembang Terus Meningkat

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Tingkat pengunjung di Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang terus mengalami peningkatan hingga awal bulan Desember 2025 ini. Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. Meningkatnya pengunjung, kata dia, dipengaruhi seiring perbaikan fasilitas yang dilakukan oleh Dinas Arpus Rembang. “Alhamdulillah setelah gedung baru ini jumlah pengunjung kami […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

    Disebut Bagian dari Restorative Justice, Pemprov Jeteng-Kejati Sepakati Pidana Kerja Sosial

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejak disahkan, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) berlaku mulai tahun 2026 mendatang. Sebagai persiapan, Pemprov Jateng bersama Kejaksaan Tinggi wilayah setempat menandatangani nota kesepahaman tentang pelaksanaan pidana kerja sosial. Pidana kerja sosial disebut bagian penting konsep restorative justice, dan menjadikan hukum lebih humanis. Adapun nota kesepahaman tersebut mengatur koordinasi teknis, penyediaan lokasi kerja […]

expand_less