Cicilan Kopdes Merah Putih Capai Rp40 T per Tahun, Ditanggung Dana Desa
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 12

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Cicilan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih bakal dibebankan dalam dana transfer ke daerah melalui dana desa. Adapun jumlah cicilan pembangunan Kopdes/kel Merah Putih diketahui mencapai Rp40 triliun per tahun.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Ia turut menyebutkan, skema cicilan direncanakan berlangsung selama enam tahun ke depan.
“Saya bayar ke koperasi (merah putih) hanya cicilan Rp40 triliun setiap tahun sampai enam tahun ke depan gitu,” ujar Purbaya baru-baru ini, dikutip CNN Indonesia.
Aturan ini sebelumnya telah dibahas dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 15/2026 yang diundangkan pada 1 April 2026. Dalam beleid tersebut, dana desa dialokasikan untuk pemenuhan kewajiban atas pembangunan fisik gerai, gudang, maupun kelengkapan lainnya.
“Perlu diatur tata kelola dalam penyaluran dana alokasi umum/dana bagi hasil atau dana desa untuk pembayaran seluruh kewajiban yang timbul atas pelaksanaan kegiatan percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tertulis dalam PMK No.15/2026.
Pasal 2 ayat (4) PMK 15/2026 juga menetapkan bahwa cicilan berupa angsuran pokok dan bunga/margin langsung dibayarkan oleh negara setiap bulan melalui pemotongan dana alokasi umum (DAU)/dana bagi hasil (DBH) untuk koperasi tingkat kelurahan, atau dibayar sekaligus per tahun berjalan menggunakan dana desa untuk koperasi tingkat desa.
Ini berbeda dengan aturan sebelumnya, yang hanya memposisikan DAU/DBH atau dana desa sebagai dana talangan (bailout) jika saldo koperasi tidak mencukupi untuk melunasi kewajiban.
Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih melakukan kajian untuk menentukan sumber gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Diketahui, jumlah manajer KDMP diperkirakan mencapai 30 ribu di seluruh Indonesia.
“(Sumber gaji) koperasi saya enggak tahu, nanti saya pastikan,” kata Purbaya lagi.
Sebelumnya, pemerintah telah membuka rekrutmen untuk 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih/KDMP. Pembukaan proses rekrutmen tersebut berlangsung sejak 15 April, kemudian ditutup pada 24 April 2026. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

