Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ASN di Pekalongan Dinarasikan Karaoke saat Jam Kerja, Dinas Pendidikan Beri Klarifikasi

ASN di Pekalongan Dinarasikan Karaoke saat Jam Kerja, Dinas Pendidikan Beri Klarifikasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
  • visibility 14

Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Heboh seorang aparatur sipil negara (ASN) di Pekalongan terekam sedang berkaraoke saat jam kerja. Hal ini terungkap dari video yang viral di media sosial.

Menanggapi video viral tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, menjelaskan bahwa ASN yang terekam diduga bagian dari rombongan kepala sekolah Kecamatan Paninggaran.

Mereka disebut mengikuti rapat dinas pada Rabu (6/5/2026), kemudian mengunjungi rumah makan di Kajen setelah rapat selesao pada 11.30 WIB. Fasilitas karaoke tersebut disediakan oleh pihak rumah makan.

“Beberapa kepala sekolah asal Kecamatan Paninggaran usai mengikuti rapat di dinas pendidikan makan di sebuah rumah makan di Kajen. Di rumah makan itu ada fasilitas karaoke terbuka,” kata Kholid, Kamis (7/5/2026), dikutip Detik.

Ia menjelaskan, sekarang ASN tidak mendapatkan alokasi anggaran untuk makan siang, sehingga mereka mencari rumah makan di sekitar wilayah Kajen tersebut. Rumah makan itu letaknya tak jauh dari rumah dinas wakil bupati.

“Rapat sekarang kan tidak ada alokasi makan siang karena efisiensi. Mungkin habis rapat selesai mereka nyari makan di rumah makan di sekitaran Kajen,” ungkapnya.

“Mereka diduga makan di rumah makan di belakang rumdin wakil bupati. Di situ ada karaokenya. Mungkin sambil menunggu menu siap, ada yang nyanyi,” lanjut dia.

Dengan demikian, Kholid mengklarifikasi bahwa ASN tersebut tidak berniat bolos, melainkan baru saja istirahat setelah rapat. Pihaknya juga mengimbau ASN-ASN lainnya tidak bertindak sehingga menimbulkan salah tafsir masyarakat.

“Jadi para kepala sekolah ini tidak bolos kerja untuk karaokean tapi niat makan habis rapat di dinas. Ada kok undangan rapatnya,” terang dia.

“Kalau ingin makan di jam istirahat, ya cari rumah makan yang aman, bebas dari karaokean agar tidak menimbulkan salah tafsir masyarakat,” imbuhnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah dan Pesantren Didorong Penguatan Pendidikan Berbasis AI

    Madrasah dan Pesantren Didorong Penguatan Pendidikan Berbasis AI

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Madrasah dan Pesantren di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, didorong terus menerapkan strategi pendidikan dengan penguatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pelatihan AI oleh Microsoft. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, target pelatihan AI oleh Microsoft sebanyak 50 ribu peserta. Sementara, saat ini, pelatihan tersebut sudah menyasar […]

  • Pemkab Wonogiri Imbau Perpustakaan Desa Tertib dalam Penataan Koleksi Bacaan

    Pemkab Wonogiri Imbau Perpustakaan Desa Tertib dalam Penataan Koleksi Bacaan

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Wonogiri, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah terus berupaya meningkatkan budaya literasi warganya. Salah satunya melalui program bantuan Bahan Bacaan Bermutu dari Perpustakaan Nasional RI di 42 perpustakaan desa/kelurahan di Wonogiri. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Wonogiri turut mengimbau Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan rumah ibadah penerima bantuan agar lebih tertib dalam penataan koleksi, pelaporan, dan inovasi dalam pemanfaatan […]

  • Pemkot Semarang Upayakan Uji Coba Bus Listrik Berjalan Maksimal

    Pemkot Semarang Upayakan Uji Coba Bus Listrik Ramah Disabilitas

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang masih mengkaji rencana penggunaan bus listrik sebagai transportasi publik. Pasalnya, masih diperlukan pertimbangan mengenai desain bus yang ramah disabilitas. Wali Kota Semarang menyebutkan, desain bus agar ramah disabilitas harus menggunakan low deck. Namun, di sisi lain, wilayah Semarang bawah sering menjadi langganan banjir, sehingga lebih cocok menggunakan high […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Gubernur Jateng Dorong Kejelasan Hukum HGB di Kawasan Industri Batang

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong kejelasan penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan industri terpadu Batang (KITB). Hal ini dilakukan untuk menjaga iklim investasi di wilayahnya tetap lancar. Ia menyampaikan, penerbitan HGB saat ini masih menjadi kewenangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Untuk memastikan kekuatan hukum HGB, ia minta […]

  • penyebab

    Waspada! Ini 12 Penyebab Campak yang Bisa Menyerang Anak dan Dewasa

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus, ditandai dengan ruam kemerahan, demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Meskipun sudah ada vaksin campak yang efektif, penyakit ini masih sering menyerang anak-anak dan orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Mengetahui penyebab campak sangat penting agar pencegahan dan pengobatan bisa dilakukan lebih efektif. Berikut […]

  • Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengupayakan pelatihan tanggap bencana ke masyarakat. Upaya ini juga menyasar para difabel di wilayahnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa pelatihan tanggap kebencanaan terhadap difabel penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan saat terjadi bencana. Sehingga, pihaknya berkoordinasi dengan PMI dan BPBD terkait hal ini. “Kawan-kawan difabel […]

expand_less