Atap Ruang Kelas MTS Sragen Ambruk saat KBM, Timpa Guru dan Murid
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 10

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Sragen, Kabarjatengterkini.com – Atap ruang kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen roboh pada Selasa (12/5/2026). Puing-puing bangunan tersebut menimpa guru dan sejumlah murid, hingga para korban dilarikan ke rumah sakit.
Dikonfirmasi oleh Camat Sambungmacan, Edi Purwanto, ambruknya atap bangunan sekolah terjadi saat kegiatan belajar mengajar (KBM). Peristiwa tersebut diduga disebabkan kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk.
“Kejadian kurang lebih jam 08.00 tadi. Karena melihat itu atapnya kelihatannya sudah lapuk, jadi kayunya sudah lapuk. Pas proses belajar mengajar,” ujar dia, Selasa (12/5/2026), dikutip Detik.
Menurut informasi, terdapat 7 korban luka, terdiri dari guru dan siswa yang membutuhkan penanganan medis. Para korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans dari Puskesmas Sambungmacan, PDM, hingga Lazismu, menuju RSUD Sragen.
“Informasinya ada 7 korban. Itu terdiri dari satu orang guru dan enam orang murid,” ucapnya.
“Tadi dibawa ke rumah sakit semua, ke RSUD Sragen. Alhamdulillah sudah terkondisikan, yang penting diamankan dulu anak-anaknya,” lanjut dia.
Saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) wilayah maupun pihak PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Sragen.
Pengecekan di lokasi juga dilakukan oleh pihak Polres Sragen. Polisi mengungkap bahwa kondisi bangunan memang sudah tua. Diketahui, bangunan tersebut dibangun tahun 1978, dan sempat direnovasi pada tahun 2000.
“Kalau tadi kami lihat memang bangunan ini kan bangunan tua ya. Bangunan pertama dibangun tahun 1978, kemudian sempat direnovasi tahun 2000. Sejak tahun 2000 sampai sekarang berarti sudah sekitar 26 tahun belum ada renovasi lagi,” terang Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

