Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perangkat Desa di Purworejo Mengundurkan Diri Usai Viral Diduga Mesum di Toilet

Perangkat Desa di Purworejo Mengundurkan Diri Usai Viral Diduga Mesum di Toilet

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
  • visibility 77

Purworejo, Kabarjatengterkini.com – Seorang perangkat desa di Kecamatan Kemiri, Purworejo, inisal S (56), mengundurkan diri dari jabatannya setelah viral lantaran diduga berbuat mesum. Saat ini, proses pengunduran diri sudah berada di tingkat kecamatan.

“Status perangkat mengundurkan diri karena dia pun sadar konsekuensinya. Mengundurkan diri langsung secara tertulis dan diberikan kepada saya, terus saya serahkan ke camat dan ini sedang proses di kecamatan untuk prosedur pengunduran dirinya, melengkapi berkas-berkas karena ada SK dan lain-lain,” jelas Kades Sidodadi, Slamet, Jumat (28/5/2026), dikutip Detik.

Sebelumnya, ia terciduk bersama perempuan, inisial S (43), di dalam toilet kedai di Desa Megulung Kidul, Kecamatan Pituruh, Purworejo pada Minggu (24/5/2026) siang. Sementara, keduanya diketahui sudah berkeluarga.

Terkait hal ini, keluarga dari kedua belah pihak bersepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan di Polsek Pituruh pada Selasa (26/5/2026) sore. Dengan ini, kasus hukum tidak dilanjutkan.

“Sudah damai, tidak ada tuntutan dari kedua belah pihak, dari korban. Dari pihak istri (pelaku) maupun suami (pelaku) tidak ada tuntutan. Untuk urusan di Polsek sudah selesai tidak dilanjutkan,” terang Slamet.

Tak lama setelah mediasi, S yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan, membuat surat pengunduran diri.

Penggerebekan perangkat desa dan perempuan tersebut dilakukan oleh petugas Polsek Pituruh setelah mendapatkan laporan warga. Sebelum digerebek, mereka berdua telah janjian bertemu lewat WA untuk makan.

“Yang perangkat yang laki-laki, yang perempuan warga biasa. Perangkatnya Kasi Kesejahteraan. Mereka masih ada hubungan saudara, jadi sering komunikasi lewat WA. Jadi saudaranya itu masih sebagai paman dan ponakan dari simbah,” kata Kanit Reskrim Polsek Pituruh, Aiptu Weko Prianto,

Setelah makan, keduanya berjalan menuju area belakang kedai, tempat toilet berada. Pelayan sempat memeriksa, dan mengetahui ada satu pintu dalam keadaan terkunci. Akhirnya, ia bersama pelayan lain akhirnya mendobrak pintu toilet tersebut.

“Jadi yang jaga atau pelayanan kedai itu curiga, karena ada pengunjung lain bilang ke pelayan kalau mereka berciuman. Setelah mereka makan kok terlihat jalan ke belakang ke toilet. Terus dicek kok pintu toilet yang lain kebuka tapi kok ada satu yang tertutup. Karena curiga lalu didobrak,” jelasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • 20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Petugas penyelamatan masih siaga melakukan pencarian terhadap korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap. Sebanyak 1.000 personel gabungan telah dikerahkan untuk mencari tiga korban terakhir. Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebutkan luas area yang terdampak cukup luas, yakni lebih dari 12 hektar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi […]

  • Pemprov Jateng Ingin BUMD Tingkatkan PAD dan Dukung Swasembada Pangan

    BUMD di Jateng Harus Punya Peran Tingkatkan PAD dan Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov) Jateng harap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus berperan dalam peningkatan ekonomi di wilayahnya. Di antaranya dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung swasembada pangan. “BUMD kita harus bisa mendukung PAD. Fokus bisnisnya adalah yang bisa berkontribusi kepada PAD dan masyarakat. Jangan cuma spekulan, harus fokus dan […]

  • Penerimaan Pajak Air Permukaan Jawa Tengah Naik, Dewan Sumbar Jadikan Contoh

    Penerimaan Pajak Air Permukaan Jawa Tengah Naik, Dewan Sumbar Jadikan Contoh

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 194
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) Jawa Tengah mengalami peningkatan. Diketahui, realisasi PAP tahun 2023 sebanyak Rp17,05 miliar, kemudian naik menjadi Rp18,99 miliar pada 2024. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov) Jateng optimis PAP tahun ini menunjukkan hasil yang positif. Pasalnya, per September 2025 lalu, jumlahnya sudah mencapai Rp15,56 miliar. Sementara, realisasi pendapatan dari […]

  • Wali Kota Semarang Agustina /semarangkota

    Pemkot Semarang Bakal Gunakan Teknologi untuk Atasi Persoalan Sampah di TPA Jatibarang

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal mengguanakan teknologi tinggi dalam mengatasi persoalan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang. Teknologi yang dimaksud adalah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Untuk merealisasikan penggunaan teknologi tersebut, Pemkot mengajak investor untuk terlibat dalam pembangunan proyek tersebut. Jika nanti ada investor yang […]

  • Ribuan Nelayan Sungai Silugonggo Siap Melaut Usai Harga Solar Nonsubsidi Turun

    Ribuan Nelayan Sungai Silugonggo Siap Melaut Usai Harga Solar Nonsubsidi Turun

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Ribuan nelayan di Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, siap beraktivitas usai harga solar nonsubsidi turun jadi Rp15 ribu per liter. Pasalnya, harga solar nonsubsidi sebelumnya menyentuh Rp30 ribu dan dinilai memberatkan nelayan. Sebelumnya, banyak nelayan di Pati memutuskan tidak melaut lantaran harga BBM dinilai tidak menutup biaya operasional. Aksi mogok melaut […]

  • Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas dan Relaksasi Pajak 5%

    Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas dan Relaksasi Pajak 5%

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bea balik nama kendaraan bermotor bekas (BBNKB II) di wilayah Jawa Tengah masih digratiskan. Selain pembebasan bea balik nama, pajak kendaraan bermotor juga mengalami relaksasi sebesar 5 persen. Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) ini merupakan tindak lanjut amanat UU dari pemerintah pusat dalam optimalisasi pengelolaan pajak daerah, sekaligus sebagai stimulus guna […]

expand_less