Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
  • visibility 86

Semarang, Kabarjatengterkini.com Sampah masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani oleh pemerintah daerah. Pasalnya, masalah lingkungan ini dinilai sudah tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan konvensional saja.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut, pengelolaan sampah menjadi salah satu bentuk transformasi daerah. Harus ada inovasi agar sampah tidak hanya berakhir di tempat pembuangan, tetapi bisa diolah menjadi sumber daya yang berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah harus menjadi bagian dari transformasi sebuah kota. Kota Semarang ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan energi bagi masyarakat,” tegas Agustina.

Salah satu proyek yang saat ini ditawarkan adalah Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Jatibarang. Proyek ini dirancang untuk melayani kawasan Semarang Raya, meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.

Menurutnya, PSEL TPA Jatibarang merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada sistem penimbunan sampah di TPA. Pengelolaan sampah dilakukan menggunakan teknologi modern, kemudian mengubahnya menjadi energi listrik.

Selain mengungari volume sampah, PSEL diproyeksikan mampu membuka lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan ekonomi hijau, hingga meningkatkan daya saing Kota Semarang di mata investor nasional maupun internasional.

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah di Kota Semarang tidak hanya menjadi solusi untuk hari ini, namun juga menjadi investasi bagi masa depan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegas Agustina.

Proyek ini nilai investasinya diketahui mencapai Rp3 triliun. Sampai dengan awal bulan Juni 2026 kemarin, sudah ada 85 investor dari berbagai negara yang menunjukkan ketertarikan terhadap proyek strategis tersebut.

Tingginya minat investor turut menunjukkan kepercayaan dunia terhadap kesiapan Kota Semarang dalam mengembangkan proyek pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, serta transisi menuju energi bersih. (Adv)

 

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luhut Binsar Pandjaitan

    Pihak Luhut Bantah Terafiliasi dengan PT Toba Pulp Lestari

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Salah satu perusahaan yang jadi sorotan buntut banjir dan tanah longsor di tiga provinsi Pulau Sumatera adalah PT Toba Pulp Lestari (TPL). Selain itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan sempat diisukan terafiliasi dengan perusahaan itu. Menanggapi hal ini, Luhut melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi membantah tuduhan tersebut. Pihaknya juga menolak […]

  • fiber

    Fiber vs Wireless: Pilih Internet Rumah Cepat dan Stabil yang Pas untuk Kamu

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di era digital saat ini, akses internet cepat dan stabil sudah menjadi kebutuhan utama untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan streaming. Saat memilih layanan internet rumah, dua pilihan utama yang sering dibandingkan adalah internet fiber optic (fiber) dan internet wireless. Kedua jenis layanan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu, […]

  • Eks Bupati Kebumen Kena OTT KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengurusan Hak Guna Bangunan

    Eks Bupati Kebumen Kena OTT KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengurusan Hak Guna Bangunan

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Mantan Bupati Kebumen, Arief Sugiyanto, kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Penindakan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB). OTT KPK itu digelar di dua tempat, yakni di Kantor Pertanahan Bogor dan Kantor Pertanahan Tangerang. Selain Arief, KPK juga mengamankan 16 orang lainnya untuk menjalani […]

  • Menang dari China dalam Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Member Skuad Garuda Dapat Bingkisan dari Presiden RI

    Menang dari China dalam Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Member Skuad Garuda Dapat Bingkisan dari Presiden RI

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Usai kalahkan tim sepakbola China dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia beberapa hari lalu, Timnas Indonesia berkunjung ke kediaman Presiden Prabowo Subianto. Dalam kunjungan tersebut, para anggota juga mendapatkan hadiah istimewa. Kapten timnas, Jay Idzes turut mengucapkan terima kasih atas undangan makan siang, pada Jumat (6/6/2025) kemarin. Ia juga membenarkan bahwa goodie bag berwarna […]

  • selat hormuz

    Krisis Energi Global Menguat, Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak dan Ganggu Distribusi Dunia

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dunia saat ini berada di ambang krisis energi paling serius dalam beberapa dekade terakhir. Blokade de facto yang diterapkan Iran di Selat Hormuz tidak lagi sekadar dipandang sebagai manuver militer, melainkan telah berkembang menjadi strategi taktis yang berdampak langsung pada jalur utama distribusi minyak global. Kondisi ini mempertegas betapa rentannya sistem energi dunia terhadap […]

  • jampidsus

    Misteri Keberadaan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Status Tersangka Tanpa Penahanan Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Perkembangan mengejutkan datang dari pusaran institusi penegak hukum Indonesia. Penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi besar belum diikuti dengan langkah tegas berupa penahanan. Hingga saat ini, keberadaan Febrie bahkan belum diketahui secara pasti, memunculkan tanda tanya besar serta spekulasi liar di tengah masyarakat […]

expand_less