Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Geger Klaim Trump Bisa Habisi Pelayat Khamenei, Iran Membalas: Anda Tak Punya Kehormatan!

Geger Klaim Trump Bisa Habisi Pelayat Khamenei, Iran Membalas: Anda Tak Punya Kehormatan!

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
  • visibility 49

Kabarjatengterkini.com-Hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat kembali berada di titik nadir. Baru-baru ini, Kedutaan Besar Iran di Armenia melayangkan reaksi keras terhadap pernyataan jumawa yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Reaksi menohok dari korps diplomatik Teheran ini menyusul klaim sepihak Trump yang sesumbar bahwa militer AS bisa saja “menghabisi semua orang” yang memadati prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Langkah ini dinilai banyak pihak semakin membakar api permusuhan di kawasan Timur Tengah.

Filosofi “Botol Parfum” Iran yang Menampar AS

Melalui unggahan resmi di media sosial X, Kedutaan Besar Iran di Armenia menegaskan bahwa kekuatan militer semata tidak akan pernah bisa membunuh ideologi. Bagi Iran, melenyapkan raga seorang pemimpin sama sekali tidak akan mampu menghapus gagasan serta cita-cita besar yang selama ini diperjuangkannya.

Dalam narasi yang cukup puitis namun sarat akan kecaman, pihak kedutaan mengabaikan ancaman fisik Trump dan justru menyerang balik aspek kultural serta sejarah AS.

“Orang bisa dibunuh, tetapi cita-cita tidak bisa dimatikan. Anda membunuh Ayatollah Ali Khamenei, tetapi pada kenyataannya Anda hanya memecahkan sebotol parfum yang aromanya kini justru menyebar ke mana-mana. Anda tidak memahami hal-hal seperti ini karena Anda tidak memiliki peradaban, sejarah, maupun kehormatan,” tulis pihak Kedubes Iran, Minggu (5/7/2026).

Pernyataan diplomatik yang menampar tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Iran tidak akan tunduk di bawah tekanan psikologis yang dilancarkan oleh Washington.

Di Balik Celoteh Jumawa Donald Trump di Media Axios

Ketegangan terbaru ini bermula dari wawancara kontroversial Donald Trump bersama media Axios. Dalam obrolan yang dilakukan via sambungan telepon tersebut, Trump mengeklaim bahwa militer AS sebenarnya memiliki momentum emas untuk menyapu bersih lautan manusia yang tengah berkumpul di Teheran.

“Mereka semua ada di sana. Satu tembakan saja [dan kami bisa melenyapkan mereka semua], tetapi kami tidak akan melakukannya karena setelah itu tidak akan ada lagi pihak yang bisa diajak bernegosiasi,” ujar Trump seperti diberitakan Axios, Sabtu (4/7/2026).

Tidak hanya itu, Trump juga menyatakan keheranannya saat melihat jutaan warga Iran menangis histeris atas kepergian sang pemimpin. Berdasarkan kalkulasi politik pribadinya, Trump berasumsi bahwa mayoritas masyarakat Iran membenci Ali Khamenei—yang tewas akibat serangan udara gabungan Israel dan AS di Teheran pada 28 Februari lalu. Klaim Trump ini dinilai para pengamat sebagai bentuk salah baca terhadap realitas sosiopolitis di dalam negeri Iran.

Rangkaian Prosesi Pemakaman Terbesar di Dunia

Kontras dengan asumsi Trump, gelombang massa yang memadati jalan-jalan utama di Iran justru menunjukkan pemandangan yang masif. Berdasarkan jadwal resmi pemerintah setempat, jasad Ayatollah Ali Khamenei rencananya akan dimakamkan di Kota Suci Mashhad pada Kamis, 9 Juli 2026.

Sebelum menuju tempat peristirahatan terakhirnya, pemerintah Iran menggelar upacara penghormatan terakhir secara estafet dan kolosal:

  • Sabtu – Senin (6/7/2026): Prosesi penghormatan massal di Ibu Kota Teheran. Pada momen inilah delegasi resmi Hizbullah dikabarkan sempat menemui Menlu Iran di sela-sela upacara.

  • Selasa (7/7/2026): Prosesi bergeser ke Kota Suci Qom, pusat keagamaan dan teologi Iran.

  • Kamis (9/7/2026): Pemakaman akhir di Kota Mashhad.

Pihak berwenang Iran memproyeksikan jutaan pelayat akan terus menyemut dan turun ke jalan sepanjang enam hari masa berkabung nasional. Skala massa yang luar biasa besar ini menjadikan ritual pemakaman Khamenei sebagai salah satu peristiwa dunia yang paling banyak dipantau oleh komunitas internasional dan intelijen global. Saat ini, poster, baliho raksasa, dan umbul-umbul hitam bergambar mendiang Ali Khamenei telah terpasang erat di setiap sudut kota di seluruh penjuru Iran.

Dampak Geopolitik Global dan Diplomasi Regional

Saling lempar retorika tajam antara Donald Trump dan perwakilan diplomatik Iran ini diyakini akan memperumit peta geopolitik global. Beberapa poin krusial yang kini menjadi sorotan dunia internasional meliputi:

  1. Eskalasi Konflik di Timur Tengah: Narasi “bos” yang sempat digaungkan Trump mengenai hubungannya dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menunjukkan bahwa AS akan terus menyokong tindakan ofensif Israel terhadap poros perlawanan Iran.

  2. Solidaritas Poros Perlawanan: Kehadiran kelompok sekutu seperti Hizbullah di Teheran menegaskan bahwa struktur komando regional Iran tidak lumpuh meski kehilangan Pemimpin Tertinggi mereka.

  3. Masa Depan Negosiasi Nuklir dan Sanksi: Dengan adanya pernyataan saling merendahkan ini, peluang untuk kembali ke meja runding terkait isu nuklir atau pelonggaran sanksi ekonomi tampaknya telah tertutup rapat untuk waktu yang lama.

Dunia kini menantikan bagaimana dinamika ini bergulir, terutama menjelang hari pemakaman akhir pada 9 Juli mendatang, di mana jutaan mata akan terus tertuju pada stabilitas keamanan di Teheran dan Mashhad.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Kembali Menerjang Tempat Wisata Guci

    Banjir Bandang Kembali Menerjang Tempat Wisata Guci

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Banjir bandang kembali menerjang wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah, bahkan sejumlah titik lokasi wisata rata dengan tanah. Satgas Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M Wisnu Imam menyebutkan, kolam air panas di sana hancur, tiga jembatan putus, serta satu alat berat hanyut. […]

  • Gusti Purbaya Resmi Dinobatkan Menjadi SISKS Pakubuwono XIV

    Gusti Purbaya Resmi Dinobatkan Menjadi SISKS Pakubuwono XIV

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Gelar Sri Susuhunan Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIV telah dinobatkan kepada Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamengkunegoro atau Gusti Purbaya pada hari ini, Sabtu (15/11/2025), di Keraton Surakarta. Prosesi penobatan, PB XIV dikawal bregada atau prajurit Keraton Surakarta, serta diiringi para kerabat, sentana, dan abdi dalem ke Siti Hinggil […]

  • Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang Periode 2026-2029

    Pemkot Dorong ISEI Semarang Jadi Mitra Strategis untuk Sukseskan Program “Waras Ekonomi”

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang Periode 2026-2029 digelar di Ruang Borobudur LPPM Unnes Semarang, pada Kamis (21/5/2026). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, yang turut menghadiri agenda tersebut menyampaikan sambutannya. Ia berharap, pengukuhan pengurus ISEI semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan akademisi dalam memajukan ekonomi daerah. […]

  • bryan mbeumo

    Bryan Mbeumo Resmi Bergabung dengan Manchester United, Transfer Senilai £65 Juta Jadi yang Terbesar Musim Ini

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Manchester United resmi mengumumkan perekrutan pemain muda berbakat, Bryan Mbeumo, pada Selasa (22/7). Pemain berusia 25 tahun ini resmi meninggalkan Brentford dan bergabung dengan MU dalam transfer besar senilai £65 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun. Mbeumo menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan opsi perpanjangan 12 bulan, dan akan mengenakan nomor punggung 19 di […]

  • nilai tukar

    Nilai Tukar Rupiah 2025: Pernah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Kronologi dan Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Tahun 2025 menjadi periode yang penuh gejolak bagi perekonomian Indonesia. Di tengah ketidakpastian global yang kian menekan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak liar bak roller coaster. Mata uang Garuda bahkan sempat terpuruk hingga menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS, mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah dan melampaui krisis moneter 1998. […]

  • Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global

    Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 354
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Produk busana dari desainer lokal diharapkan naik kelas hingga tembus pasar global. Dalam upaya tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng turut mendorong adanya pendampingan kepada para pelaku bisnis dan pengrajin. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengatakan, pendampingan tersebut bisa dengan memfasilitasi pameran produk dan gelaran berbagai […]

expand_less