Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sudewo Sebut Praktik Jual-beli Jabatan Sudah Ada Sejak Dulu

Sudewo Sebut Praktik Jual-beli Jabatan Sudah Ada Sejak Dulu

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
  • visibility 49

Kabarjatengterkini.com – Praktik jual-beli jabatan perangkat desa disebut sudah ada sejak sebelum masa kepemimpinan Bupati Sudewo.

Hal ini disampaikan oleh salah satu terdakwa, Sudewo, dalam sidang pemeriksaan terhadap para saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). Menurutnya, para saksi yang merupakan kepala desa berasumsi bahwa praktik tersebut berdasarkan persetujuan darinya.

“Para saksi ini adalah para kepala desa. Ada tujuh kepala desa, secara garis besar kepala desa hanya percaya dengan keterangan seseorang, di antaranya Agus Susanto, Abdul Suyono, terus mengasumsikan keterangan itu seolah-olah atas sepengetahuan saya,” kata Sudewo, Rabu, dikutip Detik.

Ia menilai, keterangan para saksi menunjukkan bahwa praktik serupa sebenarnya telah terjadi pada pengisian perangkat desa pada tahun-tahun sebelumnya. Tarif untuk setiap jabatan itu disebut dipatok bukan oleh dirinya saja, melainkan kepemimpinan sebelumnya.

“Mengapa mereka begitu cepat mengasumsikan itu sepengetahuan saya, percaya pengisian perangkat desa akan pakai uang karena saksi mengatakan setiap pengisian perangkat desa tahun sebelumnya selalu pakai uang,” ucapnya.

“Jadi tahun 2022, 2021, 2020, dan seterusnya setiap kali pengisian perangkat desa selalu pakai uang, sehingga begitu cepat percaya. Jadi pengisian perangkat desa pakai uang itu bukan saya, tapi rezim sebelumnya, kalau saya belum melaksanakan,” lanjut dia lagi.

Ia menegaskan, proses pengisian perangkat desa itu belum dilakukan selama dirinya menjabat sebagai Bupati Pati. Hal itu dikarenakan regulasi pelaksanaannya belum rampung, sehingga rencananya akan dilakukan pada Juni 2026.

“Kalau saya kan belum melaksanakan. Akan terlaksana nanti bulan Juni 2026. Sosialisasi mekanisme pengisian perangkat desa saja belum, juklak-juknisnya belum. Tetapi sudah ada praktik di lapangan tentang pemakaian uang,” katanya.

“Kepala desa ini tidak cermat membedakan kepemimpinan saya dengan kepemimpinan sebelumnya. Jadi mudah percaya begitu saja, karena tahun sebelumnya memang pakai uang,” lanjutnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • mobil

    Pemkot Tangsel Klarifikasi Terkait Isu Mobil Dinas Tesla: Informasi yang Beredar Tidak Benar

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai pengadaan mobil listrik Tesla sebagai kendaraan dinas Pemkot Tangsel adalah tidak benar. Dalam klarifikasinya, Benyamin memastikan bahwa Pemkot Tangsel tidak pernah merencanakan, menganggarkan, atau melakukan pengadaan mobil dinas dengan merk Tesla tersebut. “Kami pastikan […]

  • Korban Lemparan Batu ke KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Ungkap Luka-lukanya

    Korban Lemparan Batu ke KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Ungkap Luka-lukanya

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Korban lemparan batu oleh orang tak dikenal ke Kereta Api (KA) Yogyakarta-Surabaya di Klaten ungkap kondisinya setelah kejadian tersebut. Salah satu korban, W (30) mengaku bahwa saat itu dia sedang membuat konten di dalam kereta api, namun tiba-tiba serpihan kaca akibat lemparan batu mengenai sebagian wajahnya, sehingga spontan menghindar ke samping. “Kebetulan waktu […]

  • Foto : Tangkapan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) II Juwana. (Sumber. Kabarjatengterkini)

    Sektor Perikanan di Pati Potensial untuk Investasi

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Perikanan jadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Pati. Sektor ini membuka peluang investasi yang potensial, mengingat kawasan maritim di Bumi Mina Tani masih memiliki ruang pengembangan. Pemerintah Kabupaten Pati juga membuka kerja sama dengan investor asal Cina untuk menjajaki peluang investasi sektor perikanan di Pati. Pihaknya menyambut kedatangan mereka untuk meninjau […]

  • 8 Manfaat Pohon Pule untuk Kesehatan, Punya Khasiat Antimikroba

    8 Manfaat Pohon Pule untuk Kesehatan, Punya Khasiat Antimikroba

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pohon pule (Alstonia scholaris) merupakan salah satu tanaman yang sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai daerah, khususnya di Asia Tenggara. Selain dikenal sebagai pohon peneduh yang tumbuh subur di lingkungan tropis, pohon pule juga memiliki segudang manfaat kesehatan yang luar biasa, terutama berkat kandungan senyawa aktifnya yang bersifat antimikroba. Artikel ini akan […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Tekan Open Dumping, 2 Daerah Menyusul Jadi Kawasan Pengelolaan Sampah Berbasis Aglomerasi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pekalongan Raya dan Tegal Raya menyusul menjadi kawasan pengelolaan sampah berbasis aglomerasi. Hal ini ditujukan untuk mengurangi praktik open dumping yang sudah dilarang oleh pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dengan penandatanganan kesepahaman dan kesepakatan bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Kuningan, Jakarta, Senin (13/4/2026). “Pengelolaan […]

  • 31 Kasus Positif hingga 4 Desa KLB Campak di Cilacap, Vaksinasi Balita Diprioritaskan

    31 Kasus Positif hingga 4 Desa KLB Campak di Cilacap, Vaksinasi Balita Diprioritaskan

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 31 dari 123 kasus suspek campak (measles) di Kabupaten Cilacap dinyatakan positif. Selain itu, ada sebanyak empat desa di kabupaten tersebut turut dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Adapun empat desa yang ditetapkan sebagai KLB yakni Desa Binangun dan Limbangan di Kecamatan Wanareja, Desa Datar di Kecamatan Dayeuhluhur, serta Desa Sidanegara di […]

expand_less