Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun, Akhiri Era Emas La Albiceleste

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun, Akhiri Era Emas La Albiceleste

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 2

Kabarjatengterkini.com- Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama tim nasional Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan tersebut menutup perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade, dari seorang talenta muda penuh harapan hingga menjadi kapten, pemimpin, dan juara dunia bersama La Albiceleste.

Messi mengumumkan keputusan pensiun dari timnas Argentina pada Senin (31/8/2026). Melalui pesan emosional, megabintang tersebut mengungkapkan bahwa keputusan meninggalkan tim nasional terasa sangat berat. Namun, setelah mempertimbangkannya secara matang, Messi merasa waktunya bersama Argentina telah berakhir.

Selama membela Argentina, Messi mencatatkan 207 penampilan dan 125 gol. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Argentina.

Keputusan pensiun Messi datang setelah perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 berakhir dengan kekecewaan. La Albiceleste berhasil mencapai final, tetapi harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1.

Gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu menjadi penentu kemenangan Spanyol sekaligus memastikan Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Pertandingan tersebut kemudian menjadi laga terakhir Messi bersama tim nasional.

Messi Sudah Memikirkan Pensiun Setelah Final

Meski pengumuman resmi baru disampaikan pada akhir Agustus, Messi ternyata telah memikirkan keputusan tersebut sejak beberapa hari setelah final Piala Dunia 2026.

Dalam pesan perpisahannya, Messi mengungkapkan bahwa dirinya telah menulis surat tersebut pada 21 Juli 2026, dua hari setelah Argentina kalah dari Spanyol.

Saat itu, Messi mulai menyadari bahwa perjalanan panjangnya bersama tim nasional mungkin telah memasuki babak terakhir.

Keputusan tersebut diakuinya sangat menyakitkan. Namun, Messi merasa telah memberikan seluruh kemampuan yang dimilikinya selama membela Argentina.

“Saya telah memberikan segala yang saya miliki. Saya tidak punya lagi yang bisa diberikan,” tulis Messi dalam pesan perpisahannya.

Ia menegaskan selalu berusaha memberikan penampilan terbaik setiap kali mengenakan seragam Argentina, baik ketika tim meraih kemenangan maupun saat harus menghadapi kegagalan.

Selain faktor usia dan kondisi fisik, Messi juga melihat munculnya generasi pemain muda sebagai alasan lain untuk mengakhiri karier internasionalnya.

Menurutnya, Argentina kini memiliki sejumlah pemain muda berbakat yang sudah layak mendapatkan kesempatan lebih besar untuk menjadi bagian dari masa depan tim nasional.

Kepergian Sang Ayah Memperkuat Keputusan Messi

Keputusan Messi semakin bulat setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada 8 Agustus 2026 setelah mengalami masalah kesehatan dalam waktu cukup lama.

Jorge merupakan salah satu sosok paling penting dalam perjalanan karier Lionel Messi. Ia tidak hanya berperan sebagai ayah, tetapi juga pernah menjadi agen dan mendampingi Messi sejak awal perjalanan kariernya di dunia sepak bola.

Kehilangan sang ayah memberikan pukulan emosional yang besar bagi Messi.

Dalam pesan perpisahannya, Messi mengenang perjalanan bersama sang ayah sekaligus mengungkapkan keinginannya untuk mempersembahkan trofi Piala Dunia terakhir kepadanya.

Namun, Argentina harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Spanyol.

Setelah kepergian sang ayah, Messi mengaku semakin yakin dengan keputusan untuk meninggalkan tim nasional.

Dari Kegagalan hingga Menjadi Juara Dunia

Perjalanan Messi bersama Argentina tidak selalu dipenuhi keberhasilan. Sebelum akhirnya mengangkat trofi senior, ia harus melewati sejumlah kegagalan menyakitkan di turnamen besar.

Messi pernah merasakan kekalahan di final Piala Dunia 2014 serta Copa America 2015 dan 2016. Rentetan kegagalan tersebut bahkan membuatnya sempat mengumumkan pensiun dari tim nasional pada 2016 sebelum akhirnya kembali.

Titik balik terjadi pada Copa America 2021. Messi akhirnya memenangkan trofi senior pertamanya bersama Argentina setelah mengalahkan Brasil di final.

Kesuksesan tersebut menjadi awal dari era emas Argentina.

Setelah Copa America 2021, Messi membawa Argentina memenangkan Finalissima 2022, kemudian mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar. Dua tahun berselang, Argentina kembali menjadi juara Copa America 2024.

Puncaknya tentu terjadi di Qatar. Messi mencetak dua gol pada final melawan Prancis dan kemudian membawa Argentina menang melalui drama adu penalti.

Gelar tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam karier internasional Messi sekaligus mengakhiri penantian panjang Argentina untuk kembali menjadi juara dunia.

Warisan Messi untuk Argentina

Kini, Lionel Messi meninggalkan timnas Argentina sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola negaranya.

Ia tidak hanya meninggalkan rekor 207 pertandingan dan 125 gol, tetapi juga warisan berupa sejumlah trofi bergengsi.

Messi berhasil mengubah perjalanan Argentina yang sebelumnya dipenuhi kegagalan di partai final menjadi salah satu periode paling sukses dalam sejarah modern La Albiceleste.

Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024 menjadi bukti nyata keberhasilan tersebut.

Kini, era Lionel Messi bersama tim nasional Argentina resmi berakhir.

Meski tidak lagi berada di lapangan, Messi memastikan dirinya tetap menjadi pendukung La Albiceleste. Ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga, pelatih, rekan setim, staf, dan para suporter yang telah menemaninya selama lebih dari 20 tahun.

“Sekarang saya hanya akan menjadi salah satu dari kalian, mendukung dan menyemangati dari luar, melalui masa-masa baik maupun buruk,” tulis Messi.

Dengan keputusan tersebut, satu babak besar dalam sejarah sepak bola Argentina resmi ditutup. Lionel Messi pergi sebagai legenda, kapten, pencetak gol terbanyak, pemilik rekor penampilan terbanyak, dan juara dunia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • cosmas

    Polri Berhentikan Tidak Hormat Kompol Cosmas dalam Kasus Ojol Affan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Komandan Batalyon (Danyon) Resimen IV Korps Brimob (Korbrimob) Polri, Komisaris Polisi (Kompol) Cosmas K Gae, resmi dijatuhkan hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat dari anggota Polri. Keputusan ini diambil menyusul kasus tragis yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada […]

  • Siap Demo di Depan Gedung DPR RI, AMPB Bantah Ditunggangi Geng Solo

    Siap Demo di Depan Gedung DPR RI, AMPB Bantah Ditunggangi Geng Solo

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mantap berangkat ke Jakarta untuk menghadiri aksi di depan gedung DPR RI esok hari. Sebanyak lima armada bus telah disiapkan untuk memberangkatkan 250 massa ke Ibu Kota. Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono atau Botok, bantah ditunggangi pihak lain terkait aksi esok hari. Pihaknya menegaskan bahwa pergerakan […]

  • freeport

    KKB Kembali Serang Rombongan PT Freeport di KM 50, Satu Prajurit TNI Gugur

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi penyerangan terhadap rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia di KM 50, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (11/2/2026). Insiden ini menimbulkan korban jiwa di pihak TNI dan menambah catatan panjang terkait keamanan di wilayah operasional PT Freeport. Dalam peristiwa tersebut, seorang personel Koramil 1710-04/Tembagapura, Kodim 1710/Mimika, yang sedang bertugas […]

  • Walkot Agustina Ingin Semarang Jadi Kota yang Terbuka bagi Industi Perfilman

    Walkot Agustina Ingin Semarang Jadi Kota yang Terbuka bagi Industri Perfilman

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang menjadi daerah yang terbuka bagi para insan di industri kreatif, termasuk perfilman. Salah satunya, melalui gelaran nonton bareng atau ‘nobar’ film dalam rangka mendukung karya sineas lokal maupun nasional. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin memberikan ruang yang nyaman bagi insan perfilman untuk berkarya dan […]

  • Modernisasi Beragama di Tengah Globalisasi, Anggota DPRD Jateng Imbau Tidak Ekstrem

    Modernisasi Beragama di Tengah Globalisasi, Anggota DPRD Jateng Imbau Tidak Ekstrem

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan peningkatan kapasitas elemen masyarakat dalam bidang kewaspadaan dini bertemakan “Sinergi Pemerintah dan elemen masyarakat dalam membangun sistem deteksi dini serta pencegahan potensi gangguan keamanan”. Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Jateng, tokoh agama, akademisi, dan aktivis sosial. Mereka berdiskusi tentang […]

  • Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Magelang, Kabarjatengterkini.com – Empat pelaku penculikan ibu-anak di Magelang ditangkap polisi. Mereka merupakan debt collector yang gagal menagih utang, sehingga nekat menculik para korban yang masih memiliki ikatan dengan debitur. Kapolresta Magelang, Kombes Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar membenarkan penangkapan pada hari Jumat (5/12/2025) pukul 02.00 WIB di Sleman. Keempat pelaku adalah JUR alias Jek (33), […]

expand_less