Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kecelakaan Maut Jalur Tegal-Purwokerto: Bus Tabrak Dua Motor di Margasari, Satu Pengendara Tewas

Kecelakaan Maut Jalur Tegal-Purwokerto: Bus Tabrak Dua Motor di Margasari, Satu Pengendara Tewas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 85

Kabarjatengterkini.comKecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus antarkota dan dua unit sepeda motor mengguncang ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Tegal, Kamis (14/5/2026) petang.

Tragedi yang terjadi tepat saat waktu Maghrib berlalu ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka berat.

Peristiwa memilukan tersebut berlokasi di Desa Pakulaut, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal sekitar pukul 18.30 WIB.

Jalur yang dikenal sebagai urat nadi penghubung antara pesisir utara (Tegal) menuju jalur selatan (Purwokerto) ini sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi berlangsung.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Motor Tanpa Lampu Utama

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula dari faktor kelalaian teknis dan kurangnya kewaspadaan di jalan raya. Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tegal mengungkapkan bahwa insiden diawali oleh pergerakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) serta tidak menyalakan lampu utama.

Kapolres Tegal melalui Kanit Gakkum, Iptu Henry Ade Birawan, menjelaskan bahwa pengendara Jupiter MX tersebut melaju dari arah selatan (Purwokerto) menuju utara (Tegal). Setibanya di lokasi kejadian, pengendara tersebut diduga hendak berbelok ke arah kanan secara mendadak.

“Pengendara motor Jupiter MX diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan situasi lalu lintas saat hendak berbelok. Kondisi lampu utama motor yang mati juga membuat keberadaannya sulit dideteksi oleh kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Iptu Henry kepada media.

Pada saat yang bersamaan, melaju kencang sebuah Mitsubishi Microbus (bus jurusan Tegal-Purwokerto) dengan nomor polisi AA-7643-OD dari arah utara menuju selatan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan hebat antara bus dan motor Jupiter MX tidak dapat terhindarkan.

Tabrakan Beruntun dan Bus Menghantam Pohon

Dampak dari benturan pertama tersebut membuat sopir bus kehilangan kendali atas kendaraannya. Bus tersebut oleng ke arah kanan (sisi timur jalan). Naas, di saat yang sama, muncul sepeda motor Honda Beat bernomor polisi G-4312-BRF yang dikendarai oleh Wasroni (45).

Bus yang sudah hilang kendali tersebut menghantam Honda Beat dengan keras sebelum akhirnya laju kendaraan besar itu baru terhenti total setelah menabrak pohon peneduh di bahu jalan. Warga sekitar yang mendengar suara dentuman keras segera berlarian menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang tergeletak di aspal.

Identitas Korban dan Kondisi Terkini

Kecelakaan ini memakan satu korban jiwa dan dua korban luka-luka. Berikut adalah rincian identitas para korban:

  1. Pengendara Yamaha Jupiter MX (Mr. X): Meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, identitas pria tersebut belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen pengenal di tubuhnya maupun di kendaraan. Korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan dievakuasi ke RSUD Dr. Soeselo Slawi.

  2. Wasroni (45): Pengendara Honda Beat, warga Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Brebes. Ia mengalami luka robek serius pada bagian tangan kanan dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RS Hawari Esa Lebaksiu.

  3. Sapuri (58): Penumpang bus asal Cilacap Tengah. Ia mengalami patah tulang kaki akibat guncangan keras saat bus menghantam pohon. Saat ini, Sapuri dirawat di Puskesmas Margasari.

Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Proses evakuasi bangkai kendaraan dan pohon yang ditabrak bus memakan waktu cukup lama. Jalur Tegal-Purwokerto yang biasanya padat oleh kendaraan logistik dan bus malam sempat mengalami tersendat. Petugas kepolisian dibantu warga sekitar bahu-membahu menyingkirkan puing-puing kendaraan agar arus lalu lintas bisa kembali normal.

Pihak Satlantas Polres Tegal menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengecek kelaikan kendaraan sebelum bepergian, terutama fungsi lampu utama di malam hari.

“Kami sangat menyayangkan adanya kendaraan yang beroperasi tanpa lampu utama dan tanpa pelat nomor. Hal ini sangat membahayakan, bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga pengguna jalan lain,” tegas Iptu Henry.

Penyelidikan Lebih Lanjut

Saat ini, kasus kecelakaan maut di Margasari tersebut masih dalam penanganan unit Gakkum Satlantas Polres Tegal. Sopir bus dan beberapa saksi mata di lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dari pihak pengemudi bus atau murni akibat manuver motor yang mendadak.

Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan di ruas Margasari, yang memang dikenal memiliki karakteristik jalan lurus namun minim penerangan di beberapa titik tertentu. Masyarakat diminta untuk lebih ekstra waspada saat melintasi jalur ini, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan di sore dan malam hari.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen

    Jateng Jadi Incaran Investor, Pemprov Arahkan ke Penguatan dan Pengembangan EBT

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) bakal diperluas di wilayah Jawa Tengah. Perluasan pengembangan tidak hanya untuk memperkuat ketahanan energi, melainkan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengingatkan, pengembangan energi akan berjalan seiring pertumbuhan investasi dan industri. Meski demikian, tetap harus mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan sekitar. “Kami butuh energi […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Pemkot Semarang Revisi Musrenbang: Dinas Teknis Fokus Pembangunan, Camat Tampung Aspirasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin menciptakan sistem perencanaan pembangunan yang aspiratif dan akuntabel. Hal ini dapat diwujudkan melalui perubahan sistem Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, sistem perencanaan pembangunan harus bisa mengkaji kebutuhan wilayah sesuai realitas. Maka dari itu, pihaknya menghendaki metode jemput bola untuk mengetahui daftar permasalahan […]

  • Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Magelang, Kabarjatengterkini.com – Empat pelaku penculikan ibu-anak di Magelang ditangkap polisi. Mereka merupakan debt collector yang gagal menagih utang, sehingga nekat menculik para korban yang masih memiliki ikatan dengan debitur. Kapolresta Magelang, Kombes Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar membenarkan penangkapan pada hari Jumat (5/12/2025) pukul 02.00 WIB di Sleman. Keempat pelaku adalah JUR alias Jek (33), […]

  • pacuan kuda

    Jawa Tengah Rencananya Bakal Punya Trek Pacuan Kuda Bertaraf Internasional

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebuah trek pacuan kuda bertaraf internasional rencananya akan dibangun di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan ini dilakukan guna mewujudkan potensi Jawa Tengah menjadi sentra olahraga berkuda, seperti pacuan kuda dan equestrian Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi menyatakan akan mendukung penuh rencana ini. Terlebih, jika hal tersebut nantinya bisa mendatangkan […]

  • Pembahasan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembuatan Dry Port Setelah Lebaran

    Pembahasan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembuatan Dry Port Setelah Lebaran

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembahasan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang bakal dilanjutkan setelah Lebaran 2026. Pembahasan tersebut termasuk rencana pembuatan tempat bongkar muat (dry port) di Kabupaten Batang. Pembuatan dry port dinilai mendukung perkembangan kawasan industri di Jateng yang sedang bertumbuh pesat. Terlebih, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang banyak menyumbang pergerakan kontainer di Indonesia. “Sejumlah […]

  • Banjir di Kaligawe Genuk Sebabkan Kemacetan Hingga 15 Km

    Banjir di Kaligawe Genuk Sebabkan Kemacetan Hingga 15 Km

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Banjir di jalan Pantura Km 7-9, Kaligawe, Kecamatan Genuk, pada Senin (16/2/2026) pagi, menyebabkan kemacetan hingga 15 kilometer. Tak hanya itu, motor sejumlah pengendara juga dilaporkan mogok di jalan. “Yang tergenang banjir sepanjang 2 kilometer arah Demak menuju Semarang. Kemacetan di Demak sekitar 15 kilometer tadi sekitar pukul 10.15 WIB,” ungkap Kapolsek […]

expand_less