Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kecelakaan Maut Jalur Tegal-Purwokerto: Bus Tabrak Dua Motor di Margasari, Satu Pengendara Tewas

Kecelakaan Maut Jalur Tegal-Purwokerto: Bus Tabrak Dua Motor di Margasari, Satu Pengendara Tewas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 93

Kabarjatengterkini.comKecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus antarkota dan dua unit sepeda motor mengguncang ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Tegal, Kamis (14/5/2026) petang.

Tragedi yang terjadi tepat saat waktu Maghrib berlalu ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka berat.

Peristiwa memilukan tersebut berlokasi di Desa Pakulaut, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal sekitar pukul 18.30 WIB.

Jalur yang dikenal sebagai urat nadi penghubung antara pesisir utara (Tegal) menuju jalur selatan (Purwokerto) ini sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi berlangsung.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Motor Tanpa Lampu Utama

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula dari faktor kelalaian teknis dan kurangnya kewaspadaan di jalan raya. Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tegal mengungkapkan bahwa insiden diawali oleh pergerakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) serta tidak menyalakan lampu utama.

Kapolres Tegal melalui Kanit Gakkum, Iptu Henry Ade Birawan, menjelaskan bahwa pengendara Jupiter MX tersebut melaju dari arah selatan (Purwokerto) menuju utara (Tegal). Setibanya di lokasi kejadian, pengendara tersebut diduga hendak berbelok ke arah kanan secara mendadak.

“Pengendara motor Jupiter MX diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan situasi lalu lintas saat hendak berbelok. Kondisi lampu utama motor yang mati juga membuat keberadaannya sulit dideteksi oleh kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Iptu Henry kepada media.

Pada saat yang bersamaan, melaju kencang sebuah Mitsubishi Microbus (bus jurusan Tegal-Purwokerto) dengan nomor polisi AA-7643-OD dari arah utara menuju selatan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan hebat antara bus dan motor Jupiter MX tidak dapat terhindarkan.

Tabrakan Beruntun dan Bus Menghantam Pohon

Dampak dari benturan pertama tersebut membuat sopir bus kehilangan kendali atas kendaraannya. Bus tersebut oleng ke arah kanan (sisi timur jalan). Naas, di saat yang sama, muncul sepeda motor Honda Beat bernomor polisi G-4312-BRF yang dikendarai oleh Wasroni (45).

Bus yang sudah hilang kendali tersebut menghantam Honda Beat dengan keras sebelum akhirnya laju kendaraan besar itu baru terhenti total setelah menabrak pohon peneduh di bahu jalan. Warga sekitar yang mendengar suara dentuman keras segera berlarian menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang tergeletak di aspal.

Identitas Korban dan Kondisi Terkini

Kecelakaan ini memakan satu korban jiwa dan dua korban luka-luka. Berikut adalah rincian identitas para korban:

  1. Pengendara Yamaha Jupiter MX (Mr. X): Meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, identitas pria tersebut belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen pengenal di tubuhnya maupun di kendaraan. Korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan dievakuasi ke RSUD Dr. Soeselo Slawi.

  2. Wasroni (45): Pengendara Honda Beat, warga Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Brebes. Ia mengalami luka robek serius pada bagian tangan kanan dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RS Hawari Esa Lebaksiu.

  3. Sapuri (58): Penumpang bus asal Cilacap Tengah. Ia mengalami patah tulang kaki akibat guncangan keras saat bus menghantam pohon. Saat ini, Sapuri dirawat di Puskesmas Margasari.

Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Proses evakuasi bangkai kendaraan dan pohon yang ditabrak bus memakan waktu cukup lama. Jalur Tegal-Purwokerto yang biasanya padat oleh kendaraan logistik dan bus malam sempat mengalami tersendat. Petugas kepolisian dibantu warga sekitar bahu-membahu menyingkirkan puing-puing kendaraan agar arus lalu lintas bisa kembali normal.

Pihak Satlantas Polres Tegal menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengecek kelaikan kendaraan sebelum bepergian, terutama fungsi lampu utama di malam hari.

“Kami sangat menyayangkan adanya kendaraan yang beroperasi tanpa lampu utama dan tanpa pelat nomor. Hal ini sangat membahayakan, bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga pengguna jalan lain,” tegas Iptu Henry.

Penyelidikan Lebih Lanjut

Saat ini, kasus kecelakaan maut di Margasari tersebut masih dalam penanganan unit Gakkum Satlantas Polres Tegal. Sopir bus dan beberapa saksi mata di lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dari pihak pengemudi bus atau murni akibat manuver motor yang mendadak.

Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan di ruas Margasari, yang memang dikenal memiliki karakteristik jalan lurus namun minim penerangan di beberapa titik tertentu. Masyarakat diminta untuk lebih ekstra waspada saat melintasi jalur ini, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan di sore dan malam hari.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN di Jateng Diimbau Tidak Kritik Pemerintah Lewat Medsos

    ASN di Jateng Diimbau Tidak Kritik Pemerintah Lewat Medsos

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah diimbau tidak menyampaikan kritik pemerintahan melalui media sosial. Hal ini karena ASN memiliki ruang komunikasi yang telah disediakan birokrasi untuk menyampaikan aspirasi. “Kami mohon kita ini menjadi aparat sipil negara. Kalau punya masukan, punya kritik terhadap pemerintahan, terhadap kita, kepada mungkin dari Pemprov Jateng dan sebagainya, […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Investasi Rp6,9 T ke Jateng Bakal Diprioritaskan untuk Energi Terbarukan

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Investasi senilai Rp6,9 triliun dari 25 investor asal Malaysia masuk ke Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 ini. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). “MoU sudah dilakukan. Hari ini sekitar Rp6,9 triliun telah ditandatangani. Selanjutnya langsung eksekusi,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi baru-baru ini. Nilai investasi tersebut […]

  • sudewo

    Sudewo Sebut Praktik Jual-beli Jabatan Sudah Ada Sejak Dulu

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Praktik jual-beli jabatan perangkat desa disebut sudah ada sejak sebelum masa kepemimpinan Bupati Sudewo. Hal ini disampaikan oleh salah satu terdakwa, Sudewo, dalam sidang pemeriksaan terhadap para saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). Menurutnya, para saksi yang merupakan kepala desa berasumsi bahwa praktik tersebut berdasarkan persetujuan darinya. “Para saksi ini adalah para […]

  • bupati

    KPK Sita 3 Motor Mewah dari Rumah Orang Dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggeber serangkaian penyidikan intensif pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang Kabupaten Pemalang. Terbaru, tim penyidik lembaga antirasuah tersebut berhasil menyita sebanyak tiga unit sepeda motor mewah dari kediaman orang dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, yaitu Mohamad Haris alias Gus Haris. Rumah mewah milik Gus Haris yang digeledah oleh penyidik […]

  • Warga Batang Dipidanakan karena Ubah Sawah Jadi Tambak Udang

    Warga Batang Dipidanakan karena Ubah Sawah Jadi Tambak Udang

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, inisial AMP (28) jadi tersangka buntut mengubah lahan sawah jadi tambak udang. Aksi tersebut dipidanakan karena sawah yang diubah peruntukannya merupakan lahan sawah dilindungi (LSD). Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Tengah, Kombes Djoko Julianto, menyebutkan tambak udang ilegal itu dibangun di LSD wilayah Dukuh […]

  • Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan Disebabkan karena Tambang?

    Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan Disebabkan karena Tambang?

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tanah longsor yang terjadi di wilayah lereng Gunung Slamet disebut bukan disebabkan oleh aktivitas pertambangan, melainkan cuaca ekstrem. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, longsor dipicu curah hujan intensitas tinggi selama beberapa hari berturut-turut. Hal ini menyebabkan tanah jenuh air, sehingga mengakibatkan ketidakstabilan di […]

expand_less