Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin Kecam Kekerasan yang Menewaskan Prada Lucky Namo

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin Kecam Kekerasan yang Menewaskan Prada Lucky Namo

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 236

Kabarjatengterkini.com – Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mengecam keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh empat orang prajurit senior terhadap Prada Lucky Namo (23), yang berujung pada kematian korban. TB Hasanuddin menegaskan bahwa para pelaku harus dihukum dengan seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI.

Dalam pernyataannya, TB Hasanuddin menyatakan bahwa insiden kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan nilai-nilai keprajuritan. Ia menilai bahwa tindakan seperti ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak citra TNI sebagai lembaga yang seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme dan kemanusiaan.

“Tindakan kekerasan oleh para senior terhadap junior seperti ini sudah jelas melanggar hukum dan nilai-nilai keprajuritan. Apalagi sampai menyebabkan korban jiwa. Para pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” tegasnya, Senin (11/8/2025).

Pengeroyokan yang Melibatkan Beberapa Pelaku

Menurut TB Hasanuddin, keterlibatan lebih dari satu orang dalam insiden ini mengindikasikan adanya unsur pengeroyokan. Keempat pelaku yang terlibat diduga melakukan kekerasan terhadap Prada Lucky Namo, yang tidak melawan karena merasa sebagai junior. Situasi ini semakin memperburuk kondisi, karena kekerasan semacam ini mengarah pada pelanggaran berat dalam disiplin militer.

“Kalau sampai empat orang terlibat, ini bukan sekadar insiden, tapi pengeroyokan. Korban pun tidak melawan karena merasa sebagai junior. Pengadilan militer harus memproses kasus ini dengan serius, transparan, dan menjatuhkan hukuman yang setimpal,” jelas TB Hasanuddin. Ia juga menegaskan bahwa proses hukum harus dilakukan secara adil dan terbuka, serta menuntut sanksi maksimal, termasuk pemecatan terhadap para pelaku yang terbukti bersalah.

Reformasi Budaya dan Pembinaan di Tubuh TNI

Lebih lanjut, TB Hasanuddin menyuarakan perlunya reformasi budaya di dalam tubuh TNI, terutama dalam hal hubungan antara prajurit senior dan junior. Ia mengimbau agar TNI segera menyusun pedoman yang jelas untuk memastikan bahwa pembinaan di lingkungan TNI tidak disalahgunakan sebagai ajang kekerasan.

“Hubungan senior-junior perlu dibenahi. Pembinaan, arahan, dan teguran adalah hal yang wajar. Tapi ketika kekerasan masuk, itu sudah ranah pidana. Ini harus menjadi kesadaran bersama di tubuh TNI,” tegasnya.

Selain itu, TB Hasanuddin juga menyoroti praktik tradisi satuan yang kadang kala menjadi celah terjadinya kekerasan di lingkungan TNI. Ia meminta agar kegiatan tradisi tersebut tetap dilaksanakan, namun dengan pengawasan yang lebih ketat dan aturan yang jelas dari para komandan satuan.

“Acara tradisi boleh, tapi harus dibuat sehat dan aman. Kalau lari atau latihan fisik, tentu ada batas dan ketentuan yang jelas. Jangan sampai kegiatan ini malah memakan korban. Pengawasan dari para komandan menjadi kunci,” katanya.

Kodam IX Udayana Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Kekerasan di TNI

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam IX Udayana, Kolonel Inf Candra, menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam penanganan intensif oleh pihak militer. Meskipun proses hukum sedang berjalan, pihak Kodam IX Udayana tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah bagi para pelaku. Namun, jika terbukti bersalah, TNI akan menindak tegas sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku di lingkungan militer.

“Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada ruang di tubuh TNI AD bagi tindakan kekerasan, penyalahgunaan wewenang, atau perilaku menyimpang lainnya,” ujar Kolonel Candra.

Pesan Presiden Prabowo: Latihan TNI Tanpa Kekejaman

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga memberikan pernyataan terkait insiden ini. Dalam upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung, pada Minggu (10/8/2025), Prabowo berpesan agar seluruh panglima pasukan TNI melatih prajuritnya dengan keras namun tanpa kekejaman.

“Saya titip saudara-saudara sekalian jaga pasukanmu sebaik-baiknya, bina anak buahmu sebaik-baiknya, anak buahmu adalah bagaikan anak kandungmu sendiri,” ujar Presiden Prabowo.

Prabowo menegaskan pentingnya pelatihan keras, tetapi harus dilakukan dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Presiden juga mengingatkan bahwa setiap komandan harus memperlakukan pasukannya dengan penuh perhatian dan kasih sayang, seolah-olah mereka adalah anak kandungnya sendiri, agar tidak ada lagi kekerasan dalam latihan.

Tindak Lanjut Kasus dan Proses Hukum

Sejak Rabu malam (6/8/2025), keempat pelaku yang terlibat dalam kekerasan terhadap Prada Lucky Namo telah ditangkap dan ditahan di Ruang Tahanan Subdetasemen Polisi Militer (Subdenpom) Ende. Proses pemeriksaan sedang berlangsung, dan TNI berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan transparan.

Kekerasan terhadap prajurit junior oleh senior yang terjadi di lingkungan TNI telah mengundang kecaman dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin. Ia menegaskan bahwa proses hukum harus dilakukan dengan serius dan menuntut hukuman yang setimpal bagi pelaku. Selain itu, TB Hasanuddin juga menyerukan reformasi dalam budaya keprajuritan, khususnya dalam hubungan antara senior dan junior. Hal ini untuk memastikan tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di tubuh TNI. TNI sendiri berkomitmen untuk menegakkan disiplin dan profesionalisme, serta tidak memberi ruang bagi perilaku kekerasan dalam tubuh angkatan darat.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

    Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus teror pembakaran dua rumah di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, yang sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan viral di berbagai platform media sosial, kini mulai menemukan titik terang. Pihak kepolisian dari jajaran Polres Demak bersama Polda Jawa Tengah dilaporkan telah berhasil mengantongi identitas lengkap terduga pelaku yang dituding berada di balik aksi […]

  • ham

    Natalius Pigai: Keracunan Makanan dalam Program MBG Bukan Masalah HAM, Hanya Kelalaian Administrasi

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai baru-baru ini memberikan pernyataan terkait kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, insiden tersebut tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Dalam penjelasannya, Pigai mengungkapkan bahwa untuk mengategorikan suatu kejadian sebagai pelanggaran HAM, harus ada unsur kelalaian negara yang membiarkannya […]

  • Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Buka Peluang Investasi di Sektor EBT dan Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebut wilayahnya terbuka dengan investasi. Hal ini sejalan dengan perluasan kawasan industri dan ekonomi khusus untuk menunjang pemerataan ekonomi. Diketahui, sudah ada sekitar tujuh kawasan industri dan ekonomi khusus di sejumlah kabupaten/ kota wilayah Jawa Tengah. Serta, sebanyak 12 daerah sedang menyiapkan kawasan industri dan ekonomi khusus baru. […]

  • satgas

    Satgas IKN Tegaskan Komitmen Berantas Tambang Ilegal di Ibu Kota Nusantara

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal (Satgas PAI) yang dibentuk untuk mengatasi berbagai aktivitas ilegal di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan komitmen tegasnya dalam mengatasi masalah lingkungan dan pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah delineasi IKN. Pada Rabu (15/10), Satgas menggelar Rapat Forum Dewan Pengarah di Kantor Otorita IKN, diikuti dengan peninjauan dan penanaman plang […]

  • brebes

    Perusahaan China Bangun Pabrik Tekstil di Brebes, Bisa Serap 6 Ribu Tenaga Kerja

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 325
    • 0Komentar

    KabarJatengTerkini.com – Perusahaan asal China PT Xinhai Knitting membangun pabrik di Brebes, Jawa Tengah dengan nilai investasi Rp675 miliar. Pabrik yang beroperasi di bidang tekstil tersebut diperkirakan bisa menyerap 6 ribu tenaga kerja ke depannya. Pembangunan pabrik di Desa Ciampel, Kecamatan Kersana itu disambut hangat oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma. Ia berharap, pembangunan dan […]

  • Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Magelang, Kabarjatengterkini.com – Empat pelaku penculikan ibu-anak di Magelang ditangkap polisi. Mereka merupakan debt collector yang gagal menagih utang, sehingga nekat menculik para korban yang masih memiliki ikatan dengan debitur. Kapolresta Magelang, Kombes Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar membenarkan penangkapan pada hari Jumat (5/12/2025) pukul 02.00 WIB di Sleman. Keempat pelaku adalah JUR alias Jek (33), […]

expand_less