Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Banjir Melanda Bali, 474 Kios dan Ruko Rusak, 9 Korban Tewas

Banjir Melanda Bali, 474 Kios dan Ruko Rusak, 9 Korban Tewas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 132

Kabarjatengterkini.com, Bali – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengungkapkan bahwa bencana banjir yang melanda wilayah Bali pada Rabu (10/9) telah menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada kios dan ruko.

Menurut Suharyanto, sebanyak 474 unit kios dan ruko kecil yang ada di pasar-pasar di Bali rusak akibat luapan air, sementara kerusakan pada rumah warga belum mendapatkan data pasti.

“Bangunan yang rusak, datanya nanti akan ada di pemerintah daerah. Memang yang menonjol bukan rumah masyarakat, tetapi yang rusak adalah kios dan ruko kecil di pasar.

Jumlahnya mencapai 474 unit. Rumah masyarakat memang ada yang rusak, namun jumlahnya tidak sebanyak kios dan ruko tersebut,” ungkap Suharyanto dalam keterangannya di Rumah Jabatan Gubernur Bali.

Banjir yang melanda pulau Dewata juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital, seperti jalan raya dan jembatan yang dilaporkan rusak akibat longsor. Menanggapi situasi ini, BNPB bersama pemerintah daerah telah merencanakan langkah-langkah perbaikan.

Koordinasi Pusat dan Daerah untuk Perbaikan Infrastruktur

Lebih lanjut, Suharyanto menjelaskan bahwa pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membagi tugas dalam upaya pemulihan pasca-bencana.

“Pemerintah daerah, seperti kabupaten/kota dan provinsi, akan mengatasi perbaikan bangunan yang rusak, sementara pemerintah pusat, melalui BNPB dan kementerian terkait, akan menangani infrastruktur lainnya yang lebih besar,” jelasnya.

Selain itu, tim gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, serta lembaga terkait akan turun langsung ke lapangan untuk membantu membersihkan sampah dan sisa-sisa kerusakan akibat banjir. “Kami akan mengerahkan unsur TNI, Polri, relawan, dan lembaga terkait untuk membantu masyarakat dalam proses pembersihan,” tambah Suharyanto.

Jumlah Titik Banjir dan Kerusakan Lainnya di Bali

Berdasarkan data dari BPBD Bali, banjir terjadi di 123 titik yang tersebar di berbagai wilayah. Kota Denpasar menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 81 titik banjir. Selain itu, kabupaten-kabupaten lain yang juga mengalami dampak banjir antara lain:

  • Kabupaten Gianyar: 14 titik
  • Kabupaten Tabanan: 8 titik
  • Kabupaten Karangasem: 4 titik
  • Kabupaten Jembrana: 4 titik
  • Kabupaten Badung: 12 titik

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di 18 titik, dengan sebagian besar berada di Kabupaten Gianyar (5 titik) dan Kabupaten Karangasem (12 titik). Di samping itu, ada laporan mengenai 16 titik bangunan yang roboh atau jebol, serta 3 titik jembatan yang rusak.

Korban Jiwa dan Pencarian Korban Hilang

Suharyanto juga melaporkan bahwa bencana banjir ini telah merenggut 9 korban jiwa, yang tersebar di beberapa wilayah Bali. Berikut daftar korban tewas:

  • Kota Denpasar:
    • Nadira (48 tahun, perempuan)
    • Rio Saputra (20 tahun, laki-laki)
    • Ni Wayan Lenyod (perempuan, usia belum diketahui)
    • Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya
  • Kabupaten Gianyar:
    • Ni Made Latif (70 tahun, perempuan)
    • Ni Made Rupet (87 tahun, perempuan)
  • Kabupaten Jembrana:
    • Komang Oka Sudiastawa (34 tahun, laki-laki)
    • Nita Ulama (23 tahun, perempuan)
  • Kabupaten Badung:
    • Endang Cafyani Ayu (42 tahun, perempuan)

Selain itu, terdapat enam orang yang hingga kini masih hilang. Identitas korban yang hilang meliputi:

  1. Made Suwitri (43 tahun, perempuan)
  2. Tasnim (54 tahun, perempuan)
  3. Farwa Husein Jenis (32 tahun, laki-laki)
  4. Maimunah (perempuan)
  5. Ni Ketut Merta (perempuan)
  6. Ni Nyoman Sari (perempuan)

Pemerintah Terus Pantau Situasi dan Lakukan Langkah-Langkah Pemulihan

Pemerintah pusat dan daerah terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan efektif. Suharyanto menegaskan bahwa upaya pemulihan akan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada pemulihan infrastruktur yang vital, seperti jalan dan jembatan yang menghubungkan wilayah-wilayah penting.

“Kami berharap seluruh masyarakat Bali dapat bekerja sama dalam proses pemulihan ini. Pemerintah pusat dan daerah akan terus berkoordinasi, termasuk dalam hal distribusi bantuan dan rehabilitasi area yang terdampak bencana,” tutupnya.

Bencana banjir ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam, serta koordinasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk menghadapi bencana secara lebih efektif. Diharapkan, dengan kerja sama yang baik, Bali dapat segera pulih dan kembali berjalan seperti sediakala.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rio Haryanto

    Sebarkan Dokumen Pribadi Milik Rio Haryanto, Petugas Kelurahan Disanksi Pemotongan Gaji

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Mantan petugas kelurahan Penumping, A, disanksi pemotongan gaji sebesar 5 persen selama 9 bulan. Sanksi sedang tersebut dijatuhkan buntut kebocoran data milik eks pembalap F1, Rio Haryanto. “Kemarin sudah kita serahkan SK-nya ke yang bersangkutan. Sanksinya sedang berupa pemotongan gaji 5 persen selama 9 bulan,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber […]

  • Pemprov Jateng Luncurkan Layanan Pengaduan “Rumah Rakyat” di Tiga Daerah

    Pemprov Jateng Luncurkan Layanan Pengaduan “Rumah Rakyat” di Tiga Daerah

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) luncurkan “Program Rumah Rakyat” di lebih banyak daerah. Di antaranya, di bekas kantor Bakorwil Pati, Surakarta, dan Banyumas. Sebelumnya, Rumah Rakyat telah diresmikan di Kota Semarang. Program ini diluncurkan untuk memfasilitasi masyarakat Jawa Tengah untuk menyampaikan laporan atau aduan langsung ke pemerintah provinsi (Pemprov) 1 kali 24 […]

  • rembang

    Tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Rembang Dipastikan Tetap Sama

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Tarif pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2026 dipastikan masih sama seperti sebelumnya. Hal itu berlaku bagi masyarakat yang melakukan pembayaran periode April-Desember 2025. “Yang kemarin (membayar pajak) April sampai Desember 2025 itu dipastikan tidak ada kenaikan. Yang dibayarkan mereka tahun kemarin dengan tahun sekarang akan sama,” jelas Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah […]

  • Stok Elpiji di Jateng Dinilai Aman, Masih 6 Kali Lipat dari kebutuhan

    Stok Elpiji di Jateng Dinilai Aman, Masih 6 Kali Lipat dari kebutuhan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Stok gas elpiji di Jawa Tengah dinilai masih aman, bahkan terhitung masih 6 kali lipat dari kebutuhan normal. “Sudah kita lakukan pengecekan ketersediaan elpiji. Ketersediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah sangat cukup,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu (8/4/2026). Berdasarkan data per 7 April 2026, persediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah mencapai […]

  • Warga Purbalingga Jadi Korban Perampokan di Rumah, Kerugian Senilai Rp70 Juta

    Warga Purbalingga Jadi Korban Perampokan di Rumah, Kerugian Senilai Rp70 Juta

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Pangalusan, Kecamatan Mrebet jadi korban perampokan rumah. Akibat kejadian tersebut, perhiasan emas dan uang tunai raib, sehingga korban menderita kerugian materiil sebesar Rp70 juta. Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Siswanto menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/12/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, korban bernama Rasinah (56) […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Perbaikan Jalan Rusak di Pati Dilakukan Setelah Lebaran, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pati baru bisa dilakukan setelah Lebaran 2026. Pasalnya, setiap pengadaan barang dan jasa, termasuk perbaikan jalan, harus menunggu asistensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Mohon maaf masyarakat Kabupaten Pati untuk jalan rusak, baru bisa kita selesaikan setelah Lebaran,” kata Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, […]

expand_less