Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Walkot Semarang Agustina Tunjukkan Kepedulian pada Korban Rumah Roboh

Walkot Semarang Agustina Tunjukkan Kepedulian pada Korban Rumah Roboh

  • account_circle Agriantika Fallent
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
  • visibility 195

Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina menunjukkan kepedulian atas meninggalnya korban rumah roboh di Jalan Pedamaran, Gang Buntu No. 10 RT 04 RW 05, Kauman Semarang Tengah.

Ia secara langsung turun meninjau rumah korban pada Jumat (31/10/2025). Korban diketahui meninggal dunia pada Kamis (30/10/2025) malam.

Rumah korban menempel pada tembok bangunan tua yang ada di belakangnya. Tembok tersebut rapuh sehingga akhirnya roboh. Sehingga menimpa rumah korban yang ditempati oleh Yuanita Atia Eka (7), Ikwan Setiawan (4), dan adiknya Syahrul Adji Pramuda (20).

Dua anak dan adik korban selamat dari insiden ini. Sedangkan Mega tak terselamatkan.

“Ini ada korban meninggal, kita pastikan anak-anak korban mendapatkan perhatian termasuk dari segi pendidikan,” paparnya.

Pemkot berencana memberikan bantuan pembangunan rumah. Namun rumah tersebut ternyata bukan milik pribadi. Sehingga menyulitkan penyaluran bantuan.

Meski begitu, sudah dibentuk relawan serta tetangga korban yang akan mengusahakan, sehingga keluarga selamat dapat tinggal sementara di rumah tersebut, karena adik korban bekerja di daerah Pedamaran.

“Kita pastikan makan dan minum terjamin, nanti dari relawan akan beres-beres, dan memaksimalkan tempat tinggal ada. Terakhir kita juga pastikan pendidikan,” jelasnya.

Pihaknya pun memastikan korban selamat mendapatkan perawatan dan Pemkot juga akan menanggung biaya pendidikan mereka.

“Saya minta anak-anak dibawa ke Puskesmas, karena itu masih memar-memar. Pendidikan anak kita tanggung, karena masuk masyarakat miskin,” jelasnya.

Pemkot Semarang sendiri akan melakukan pembaruan data, jika memang ada warga yang kurang mampu namun belum masuk ke DTKS nantinya akan dilakukan pembaruan data. Selain itu, Agustina juga berencana meningkatkan perekonomian warga sekitar dengan menghidupkan Kampung Semawis, serta sekitaran Klenteng Tay Kak Sie.

“Nanti akan ditata, yang kita bisa adalah meningkatkan pendapatan mereka. Makanya sore hari akan ada pusat keramaian, penataan, warga bisa jualan, atau bikin kerajinan, atau jadi tour guide,” jelasnya. (Adv)

  • Penulis: Agriantika Fallent

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Imbau ASN Bersepeda ke Kantor untuk Hemat BBM

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) imbau aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk mengayuh sepeda ke kantor. Imbauan ini berkaitan dengan langkah pemerintah pusat dalam menghemat energi, termasuk BBM, di tengah ketidakpastian global. “Kita sudah bikin rengrengan, sudah kita kalkulasi. Nek (kalau) perlu besok hari tertentu semua ASN kita naik sepeda dengan […]

  • sandwich

    4 Alasan Seorang Sandwich Generation Enggan Menerapkan Slow Living

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Fenomena “slow living” semakin populer belakangan ini, terutama di kalangan generasi muda yang ingin keluar dari tekanan hidup serba cepat dan kompetitif. Gaya hidup ini mengajak kita untuk lebih sadar dalam menjalani kehidupan, memperlambat ritme, dan fokus pada kualitas dibanding kuantitas. Namun, tidak semua orang bisa dengan mudah menerapkan slow living — terutama mereka […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Genjot Pendapatan Daerah dari Sektor Investasi

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah instruksikan setiap daerah memiliki kawasan khusus untuk penanaman modal. Hal ini dilakukan guna menggenjot pendapatan daerah dari sektor investasi. Menurut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, perekonomian tidak hanya ditopang dengan swasembada pangan saja, namun juga aktivitas di industri. Adapun salah satunya seperti  kawasan ekonomi khusus (KEK) Industripolis Batang […]

  • Foto : Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Buka Setiap Hari, Warga Rembang Diajak Nikmati Layanan Baca di Perpustakaan Umum

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah diajak menikmati layanan baca secara gratis di Perpustakaan Umum Rembang. Tempat itu buka dari hari Senin sampai Minggu. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan menyampaikan setiap hari Senin sampai Kamis layanan baca di Perpustakaan Umum buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Hal itu juga […]

  • pisang goreng

    Resep Pisang Goreng China Klasik dengan Karamel Wijen: Camilan Renyah Manis ala Oriental

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pisang goreng adalah salah satu camilan favorit di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, tahukah Anda bahwa ada versi pisang goreng khas China yang tak kalah lezat dan unik? Ya, pisang goreng China klasik dengan karamel wijen merupakan sajian pencuci mulut yang terkenal di restoran-restoran Chinese food klasik, terutama dalam sajian penutup (dessert). Resep ini […]

  • pidana

    Pakar Hukum Pidana UMJ Desak Hukuman Maksimal bagi Pimpinan Ponpes Ndolo Kusumo Pati

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo di Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, memicu reaksi keras dari kalangan akademisi. Pakar Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Chairul Huda, mendesak aparat penegak hukum untuk tidak ragu menjatuhkan sanksi pidana terberat kepada pelaku. Huda menilai, tindakan yang dilakukan oleh oknum pimpinan […]

expand_less