Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Debut Memalukan Robot Humanoid AI Pertama Rusia, AIDOL, Yang Tersungkur di Atas Panggung

Debut Memalukan Robot Humanoid AI Pertama Rusia, AIDOL, Yang Tersungkur di Atas Panggung

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • visibility 143

Kabarjatengterkini.com — Debut publik robot humanoid bertenaga kecerdasan buatan (AI) pertama buatan Rusia, AIDOL, berakhir tidak sesuai harapan. Robot seberat hampir 100 kilogram itu roboh hanya beberapa detik setelah diperkenalkan ke publik dalam sebuah acara teknologi di Moskow pada Selasa (11/11).

Alih-alih memukau penonton, AIDOL justru mencuri perhatian karena insiden yang dianggap memalukan bagi proyek robotika ambisius Rusia tersebut.

AIDOL muncul dari balik panggung diiringi lagu ikonik “Gonna Fly Now” dari film Rocky, memberikan kesan bahwa robot tersebut siap menunjukkan kemampuan luar biasa. Dengan melambaikan tangan kanan untuk menyapa penonton, robot setinggi 186 cm itu tampak percaya diri.

Namun hanya dalam hitungan detik, AIDOL kehilangan keseimbangan dan jatuh ke lantai—mirip seseorang yang tiba-tiba “pingsan”.

Dua asisten teknis yang mendampinginya segera berlari ke panggung untuk menarik robot tersebut keluar. Insiden itu ditutup dengan tirai hitam untuk meminimalkan perhatian penonton, tetapi rekaman insiden terlanjur menyebar luas di media sosial dan menjadi bahan perbincangan.

Kemampuan Canggih AIDOL Sebelum Insiden Terjadi

Mengutip laporan Washington Post, robot humanoid ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi Rusia bernama AIDOL, yang dipimpin oleh CEO Vladimir Vitukhin. Dengan bobot 95 kg dan tinggi 186 cm, AIDOL dirancang sebagai robot antropomorfik yang mampu melakukan berbagai fungsi manusia, termasuk:

  • bergerak secara mandiri,
  • melakukan manipulasi objek,
  • berkomunikasi dengan manusia,
  • mengekspresikan lebih dari 12 jenis emosi,
  • membawa beban hingga 10 kilogram,
  • berjalan dengan kecepatan hingga 6 km/jam.

Perusahaan mengklaim bahwa AIDOL telah menjadi salah satu robot humanoid paling maju di dalam negeri, dengan tingkat komponen lokal mencapai 73%, yang berarti mayoritas part robot dibuat di Rusia sendiri.

Hal ini sekaligus menjadi bagian dari target kemandirian teknologi Rusia di tengah suasana geopolitik yang menuntut pengurangan ketergantungan pada produk luar negeri.

Sudah Diuji di Berbagai Medan, Tapi Tetap Jatuh di Panggung

Menanggapi insiden jatuhnya AIDOL, CEO Vladimir Vitukhin menegaskan bahwa robot tersebut telah menjalani proses uji coba intensif sebelum ditampilkan. AIDOL telah diuji berjalan di berbagai permukaan, termasuk:

  • bebatuan,
  • karpet,
  • lantai laminasi,
  • permukaan tanah liat mengembang,
  • lantai licin.

Menurut Vitukhin, kerobohan robot di panggung kemungkinan besar disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor: fluktuasi tegangan listrik, pengaruh pencahayaan, hingga kesalahan kalibrasi yang muncul secara mendadak.

Ini adalah bentuk pembelajaran waktu nyata. Kesalahan yang berhasil berubah menjadi pengetahuan, sementara kesalahan yang gagal berubah menjadi pengalaman. Saya berharap insiden ini menjadi pengalaman berharga,” ujarnya.

Vitukhin menekankan bahwa insiden tersebut bukan tanda bahwa proyek AIDOL gagal. Sebaliknya, ia menilai insiden itu adalah bagian dari proses perkembangan sistem robotika yang kompleks, terutama robot humanoid yang membutuhkan stabilitas sangat tinggi dalam pengoperasian.

Proyek Ambisius Konsorsium Teknologi Rusia

Robot AIDOL merupakan proyek unggulan dari Koalisi Teknologi Baru Rusia, sebuah konsorsium besar yang melibatkan berbagai perusahaan robotik dan universitas teknik. Konsorsium ini dibentuk untuk mempercepat pengembangan teknologi robot antropomorfik dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada teknologi dari luar Rusia.

AIDOL menjadi bagian dari program jangka panjang Rusia untuk menghadirkan robot-robot cerdas yang dapat digunakan di berbagai bidang, mulai dari industri, layanan publik, hingga sektor keamanan. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat telah lebih dulu mengembangkan robot humanoid canggih seperti Honda ASIMO, Tesla Optimus, hingga Boston Dynamics Atlas.

Reaksi Publik dan Pengamat Teknologi

Insiden AIDOL tentu saja menimbulkan beragam reaksi. Banyak orang menertawakan momen robohnya robot tersebut dan menjadikannya meme di media sosial. Namun, sebagian lainnya menilai momen itu sebagai gambaran realistis tentang tantangan besar dalam pengembangan robot humanoid.

Pengamat robotika menyebut bahwa robot humanoid memang sangat sulit dikembangkan karena harus meniru langkah manusia yang kompleks dan membutuhkan keseimbangan yang stabil. Mesin harus mampu memproses data sensor secara cepat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Bahkan perusahaan besar seperti Boston Dynamics pun masih sering membagikan video robot yang gagal berjalan atau terjatuh saat latihan.

Dengan demikian, kegagalan AIDOL menurut mereka bukanlah sesuatu yang perlu dipermalukan, melainkan bagian dari proses panjang menuju robotika masa depan.

Apa Selanjutnya untuk AIDOL?

Meski memulai debut dengan kegagalan, perusahaan AIDOL memastikan bahwa pengembangan robot akan terus dilanjutkan. Tim teknis berencana mengevaluasi semua sistem, mulai dari stabilitas perangkat keras, sistem kelistrikan, sensor keseimbangan, hingga kemampuan AI dalam membaca lingkungan.

Perusahaan optimistis bahwa AIDOL akan tampil lebih baik pada presentasi berikutnya. Mereka menegaskan bahwa pengembangan robot humanoid adalah misi jangka panjang yang membutuhkan ribuan data gagal untuk menghasilkan satu keberhasilan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjadi Kebakaran Kandang di Klaten, Ribuan Ayam Hangus Terbakar

    Terjadi Kebakaran Kandang di Klaten, Ribuan Ayam Hangus Terbakar

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Terjadi kebakaran kandang ayam di Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jumat (13/2/2026), dini hari tadi. Diketahui, kandang ayam tersebut berlokasi di area persawahan dekat sungai dan jalan kampung. “Lokasi (kebakaran) ada di persawahan Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo,” ungkap Pamapta 3 Polres Klaten, Ipda Muhammad Irfan Dwi Prasetyo, dikutip Detik. Pihaknya mendapatkan laporan […]

  • Usulan Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumatera, Anggaran Mulai Rp30 Juta

    Usulan Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumatera, Anggaran Mulai Rp30 Juta

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Korban terdampak banjir dan tanah longsor Sumatera disebut bakal terima bantuan dalam bentuk hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Diketahui, ada puluhan ribu rumah yang rusak akibat bencana tersebut. “Rumah masyarakat yang rusak itu sampai 37.546 rumah baik yang rusak berat-rusak berat ini termasuk yang hilang kena sapu banjir-kemudian rusak sedang, dan […]

  • real madrid

    Real Madrid Menang Tipis atas Osasuna 1-0

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Madrid, 20 Agustus 2025 – Real Madrid sukses memetik kemenangan tipis pada laga perdana Liga Spanyol musim 2025/2026 saat menjamu Osasuna di stadion kebanggaan mereka, Santiago Bernabeu. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (20/8) dini hari WIB ini berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Los Blancos, berkat gol penalti dari bintang anyar mereka, Kylian Mbappe. […]

  • Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto

    Ribuan ASN di Brebes Diduga Manipulasi Presensi, Wamendagri: Bisa Diberhentikan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Brebes terancam sanksi pemecatan jika terbukti melakukan pelanggaran serius. Mereka diduga menggunakan bantuan aplikasi tidak resmi untuk memanipulasi kehadiran. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, perilaku tersebut sudah melanggar aturan kepegawaian, sehingga ASN yang melanggar bisa dikenai sanksi berupa teguran […]

  • mahasiswa

    Ribuan Mahasiswa Kepung Bundaran HI Hari Ini, Suarakan Aksi ‘Menuju Indonesia Bangkrut’

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Gelombang protes mahasiswa kembali menggeliat di ibu kota. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas di wilayah Jabodetabek dipastikan bakal menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) ini. Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, menyebutkan bahwa gerakan kali ini […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Pemkot Semarang Revisi Musrenbang: Dinas Teknis Fokus Pembangunan, Camat Tampung Aspirasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin menciptakan sistem perencanaan pembangunan yang aspiratif dan akuntabel. Hal ini dapat diwujudkan melalui perubahan sistem Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, sistem perencanaan pembangunan harus bisa mengkaji kebutuhan wilayah sesuai realitas. Maka dari itu, pihaknya menghendaki metode jemput bola untuk mengetahui daftar permasalahan […]

expand_less