Baut Jembatan Bailey Aceh yang Sempat Hilang Diduga Sabotase Kini Terpasang lagi
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 31 Des 2025
- visibility 77

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Heboh sejumlah baut di Jembatan Bailey Aceh dikabarkan hilang diduga dicuri. Diketahui, jembatan tersebut dibangun kembali untuk mendukung pemulihan wilayah setempat pasca bencana tanah longsor dan banjir bandang.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Donny Pramono mengatakan, saat ini, baut yang hilang tersebut kini telah terpasang kembali. Ia memastikan, kondisi jembatan sudah berfungsi normal.
“Terkait kondisi jembatan bailey di Aceh, dapat kami sampaikan bahwa baut-baut yang hilang tersebut saat ini sudah dipasang kembali oleh personel di lapangan sehingga jembatan dapat berfungsi normal dan aman dilalui masyarakat,” kata Donny, Selasa (30/12/2025), dikutip Detik.
Ia sempat mengatakan, pencurian baut-baut itu diduga sebagai salah satu upaya sabotase terhadap infrastruktur jembatan di Aceh.
“Memang sebelum kejadian, sudah ada informasi yang masuk ke kami, mengingatkan akan kemungkinan adanya upaya sabotase, namun mengingat kondisi bencana seperti sekarang kami berharap hal tersebut tidak terjadi,” jelas dia.
“Sehingga selama ini, setelah jembatan terpasang, pengamanan difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas di sekitar jembatan,” lanjutnya.
Atas kejadian tersebut, pengawasan di sekitar lokasi akan ditingkatkan untuk mencegah terjadinya hal serupa. Sampai saat ini, belum ada rencana pemasangan kamera pengawas di lokasi, sehingga pengamanan dilakukan oleh anggota yang melakukan patroli rutin.
“Namun, setelah kejadian tersebut benar-benar terjadi, sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, personel yang bertugas di lapangan kini juga melaksanakan patroli dan pengamanan di sekitar jembatan,” lanjutnya.
“Hingga saat ini, belum ada rencana pemasangan CCTV di lokasi. Pengamanan dilakukan melalui kehadiran personel secara langsung sebagai langkah cepat dan efektif di lapangan,” imbuhnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

