Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penembakan oleh OTK di Kedungwuni Pekalongan Targetkan Suami Anggota DPRD Jateng

Penembakan oleh OTK di Kedungwuni Pekalongan Targetkan Suami Anggota DPRD Jateng

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 165

Kabarjatengterkini.com – Terjadi aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Dukuh Capgawen, Kedungwuni Timur, Kedungwuni, Pekalongan pada Sabtu (14/2/2026) malam. Aksi tersebut disebut menargetkan suami Anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, Amat Muzakhim (55) atau Boim.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus dan saat ini masih melakukan penyelidikan. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan proyektil logam berwarna perak 1 cm di garasi.

“Ya, ada laporan itu, semalam langsung kita ke lokasi kejadian dan olah TKP,” kata Rachmad, dikutip CNN Indonesia.

Berdasarkan keterangan Boim, aksi tersebut terjadi sekitar pukul 21.10 WIB di rumahnya. Saat itu, korban sedang duduk di teras, kemudian muncul motor matic yang memasuki halaman rumah. Awalnya, ia mengira pelaku adalah kurir pengantar paket.

Pengendara sepeda motor tersebut kemudian mengarahkan tembakan ke korban dari jarak sekitar 10 meter. Beruntung, arah tembakan tersebut meleset, sehingga hanya mengenai bagian rumahnya saja. Setelah itu, pelaku langsung kabur menggunakan motor.

“Dia putar balik di depan rumah, lalu nengok ke arah saya sambil menembak sekali,” tutur Boim, Minggu (15/2/2026).

“Ya (tembakan) mengarah ke saya. Mengarah ya, tapi goyang, meleset, mengenai rumah. Berjarak sekitar 10 meter,” lanjut dia.

Menurut Boim, pelaku memiliki ciri-ciri tinggi 170 cm. Namun, wajahnya tertutup helm dan masker, serta pelat nomor motor pelaku juga ditutup. Ia mengatakan tidak memiliki konflik dengan orang lain, namun saat ini dia sedang mendampingi kasus penculikan pedagang martabak.

“Saya saat ini belum banyak kegiatan. Kalau yang lagi fokus, ya saya masih mendampingi peristiwa penculikan yang masih berjalan di Polda, yang sudah ada tersangkanya. Saya masih fokus itu saja,” ucap Boim.

“Penculikan pedagang martabak itu. Penculikan itu kalau saya cermati, ya itu salah tangkap, salah informasi pas saat Pilkada,” katanya lagi. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nakhoda dan 1 ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Nakhoda dan 1 ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Sebagai Tersangka

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Kabarkjatengterkini.com – Dua orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan Desember 2025 lalu. Insiden tersebut menewaskan pelatih sepakbola wanita asal Spanyol, Valencia CF, Martin Carreras Fernando dan dua anaknya, serta satu korban lainnya masih hilang. Kabidhumas Polda […]

  • Resep Hidangan Lebaran Ketupat Sayur Betawi dan Lontong Sayur

    Resep Hidangan Lebaran Ketupat Sayur Betawi dan Lontong Sayur

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com –  Hidangan favorit masyarakat Indonesia saat Lebaran antara lain ketupat sayur dan lontong sayur. Pasalnya, baik ketupat sayur maupun lontong sayur menjadi sajian yang paling sering ditemui di meja saat merayakan hari-hari besar, termasuk Hari Raya Idulfitri. Ketupat sayur adalah hidangan khas Indonesia yang terbuat dari ketupat, sayuran, dan kuah kental. Makanan ini bisa disajikan dengan taburan […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Tekan Open Dumping, 2 Daerah Menyusul Jadi Kawasan Pengelolaan Sampah Berbasis Aglomerasi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pekalongan Raya dan Tegal Raya menyusul menjadi kawasan pengelolaan sampah berbasis aglomerasi. Hal ini ditujukan untuk mengurangi praktik open dumping yang sudah dilarang oleh pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dengan penandatanganan kesepahaman dan kesepakatan bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Kuningan, Jakarta, Senin (13/4/2026). “Pengelolaan […]

  • Ada 4 Faktor Pertimbangan Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih

    Ada 4 Faktor Pertimbangan Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ada empat hal yang menjadi pertimbangan terkait penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih. Di antaranya, kedekatan domisili, kesiapan bangunan koperasi, ketersediaan kuota, dan keseimbangan kebutuhan antarwilayah. Proses penempatan tersebut dilakukan menggunakan metode Hungarian Bipartite Matchmaking Method untuk mencari kombinasi penempatan secara keseluruhan. Hal ini yang membuat sebagian manajer tidak ditempatkan sesuai domisili. […]

  • Bupati Rembang Sampaikan 4 Tujuan Pembangunan Daerah 2026 dalam Nota Keuangan RAPBD

    Bupati Rembang Sampaikan 4 Tujuan Pembangunan Daerah 2026 dalam Nota Keuangan RAPBD

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Melalui penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026, Bupati Rembang, Harno menguraikan empat tujuan terkait pembangunan daerah tahun 2026. Empat tujuan tersebut, di antaranya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, pertumbuhan pendapatan dan produktivitas masyarakat serta mewujudkan keamanan yang ditopang melalui pembangunan infrastruktur […]

  • jateng

    Program “Kencan Bumil” Digalakkan Guna Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jateng

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program “Kencan Bumil” atau “Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil” digalakkan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah. Dalam implementasinya, peran Posyandu akan dibutuhkan untuk memantau kondisi ibu hamil. “Nanti diharapkan yang akan kita inisiasi lagi terkait di Posyandu juga namanya Kencan Bumil untuk menurunkan AKI AKB,” kata Ketua Tim […]

expand_less