Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh Ada Tikus Keluar dari Boks Ompreng MBG di SMK Negeri 8 Semarang

Heboh Ada Tikus Keluar dari Boks Ompreng MBG di SMK Negeri 8 Semarang

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 68

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Heboh seekor tikus keluar dari dalam boks tempat makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) SMK Negeri 8 Semarang. Kejadian tersebut sempat terekam kamera dan videonya sudah viral di media sosial.

Menanggapi hal ini, staf kesiswaan SMKN 8 Semarang, Dian Nirmala Santi, membenarkan bahwa ada laporan siswa kelas XI mengenai tikus di dalam boks pembungkus ompreng MBG pada Selasa (31/3/2026) kemarin.

“Awalnya murid melaporkan ada tikus keluar dari boks MBG lewat video di grup. Tikusnya juga sudah ditangkap,” kata Dian melalui pesan singkat.

“Murid turun dengan membawa boks tersebut dan tikus yang sudah tertangkap,” lanjut dia.

Setelah berhasil menangkap tikusnya, pihak sekolah kemudian meminta ompreng-ompreng tersebut dikembalikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Meski demikian, sebelumnya ada siswa yang terlanjur mengonsumsi menu MBG.

Lebih lanjut, sekolah juga telah mengajukan komplain kepada SPPG penyedia menu MBG. Pihak SPPG juga telah merespon dengan permintaan maaf dan mengganti boks makanan dengan yang baru.

“Namun ternyata sudah ada beberapa yang dimakan,” jelasnya.

“Pihak SPPG meminta maaf dan mengganti dengan boks baru dengan makanan yang tersedia di SPPG,” lanjut dia.

Belum diketahui secara pasti asal tikus di boks ompreng tersebut. Sekretaris Tim Percepatan MBG Jateng, Hanung Triyono mengatakan, proses produksi hingga pengemasan menu MBG di SPPG Mugassari dilakukan dengan prosedur ketat.

Proses produksi dilakukan di ruang steril, serta para pegawai telah dilengkapi alat pelindung diri. Pihak SPPG juga bekerja sama dengan pets control untuk mencegah masuknya hewan-hewan, seperti tikus dan serangga.

“Semua ruangan tertutup maupun tidak sudah dilengkapi dengan jebakan tikus dan pengusir serangga, dikarenakan sudah bekerjasama dengan pets control,” tegasnya.

Menurut dugaan sementara, tikus masuk ke dalam boks saat proses penurunan (loading) di sekolah. Ia menjelaskan, tempat penurunan boks ompreng MBG berada di luar ruangan, dan ada jeda waktu cukup lama sampai dengan distribusi ke murid.

“Kemungkinan tikus masuk di dalam box terdapat pada loading di sekolah, dikarenakan tempat loading berada di luar ruangan dan jeda antara loading dan pendistribusian ke murid kurang lebih sekitar 1 jam,” lanjutnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • dinosaurus

    Penemuan Dinosaurus Raksasa Dasosaurus tocantinensis di Brasil Ungkap Sejarah Benua Purba

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Penemuan spesies baru dinosaurus raksasa di Brasil menjadi sorotan dunia ilmiah. Dinosaurus tersebut diberi nama Dasosaurus tocantinensis, yang diperkirakan memiliki tinggi setara gedung sekolah tiga lantai dan panjang mencapai 20 meter. Penemuan ini tidak hanya menambah daftar dinosaurus raksasa yang pernah menghuni Bumi, tetapi juga memberikan wawasan penting tentang sejarah geologi, khususnya bagaimana benua-benua […]

  • Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

    Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jumlah pemudik yang akan masuk ke Jawa Tengah pada momen Lebaran 2026 ini diperkirakan mencapai 17,7 juta orang. Jumlah tersebut kemungkinan bisa meningkat seiring hari libur yang lebih panjang. “Tahun ini kita bisa menerima para pemudik yang jumlahnya meningkat. Kalau didata 17,7 juta orang. Akan tetapi itu baru data, biasanya masih bisa meningkat […]

  • Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Kesenjangan harga garam antara produksi industri dan tambak petani makin terasa di Kabupaten Pati. Mengingat, harga garam industri kini mencapai Rp2.500 per kilogram, jauh melampaui harga garam petambak tradisional yang masih berkisar Rp1.500 – Rp1.700 per kilogram. Petugas Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Bidang P3KP DKP Kabupaten Pati, Triana Shinta Dewi, menyebutkan bahwa garam […]

  • onadio

    Onadio Leonardo Bebas Usai Jalani Rehabilitasi 3 Bulan, Akui Jadi Titik Balik Hidupnya

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Aktor sekaligus penyanyi Onadio Leonardo akhirnya menghirup udara bebas setelah menyelesaikan masa rehabilitasi selama tiga bulan. Pria yang akrab disapa Onad itu resmi keluar dari Yayasan Pemulihan Natura Indonesia, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/1/2026). Momen kebebasan tersebut menjadi titik refleksi penting bagi Onad. Ia mengakui masa rehabilitasi yang dijalaninya bukan sekadar […]

  • Anggota Satpol PP di Tangsel Nekat Jual Produk Kedaluwarsa, Kini Jadi Tersangka

    Anggota Satpol PP di Tangsel Nekat Jual Produk Kedaluwarsa, Kini Jadi Tersangka

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang anggota Satpol PP di Tangerang Selatan inisial A diciduk polisi setelah kedapatan menjual makanan dan produk kosmetik yang telah kedaluwarsa. Ia diamankan bersama dengan rekannya, SA yang turut berperan dalam penjualan produk-produk tersebut. Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Jumat (4/7/2025) di Kampung […]

  • Pemprov Jateng Lakukan Percepatan Pemenuhan 3 Juta Rumah dengan Program FLPP

    Pemprov Jateng Lakukan Percepatan Pemenuhan 3 Juta Rumah dengan Program FLPP

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 157
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya melakukan percepatan program nasional tiga juta rumah. Adapun salah satu langkah yang ditempuh untuk mencapai target tersebut adalah dengan Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sebagai informasi, FLPP merupakan skema kredit pemilikan rumah (KPR) yang diluncurkan sejak 2021. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, seperti uang muka […]

expand_less