Pemprov Dorong Sertifikasi Halal bagi Pedagang Bakso di Jateng
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 11

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Lebih dari 17 ribu pedagang bakso di Jawa Tengah turut berkontribusi dalam menggerakan ekonomi kerakyatan. Sebagai upaya mendukung UMKM di wilayahnya, Pemprov Jateng mendorong pendampingan terhadap pelaku bisnis.
Pendampingan tersebut meliputi sertifikasi halal, pengolahan daging, dan lain sebagainya. Harapannya, dengan jaminan sertifikasi halal dan perbaikan kualitas produk, UMKM di Jawa Tengah semakin naik kelas.
“Pedagang bakso di Jateng ini merupakan pegiat ekonomi mikro yang jumlahnya paling besar,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Jumat (17/4/2026).
Lebih lanjut, pihaknya meminta pemerintah daerah setempat turut mengintervensi dalam mengurus sertifikasi halal. Bantuan tersebut dibutuhkan dalam rangka percepatan agar pelaku usaha memiliki jaminan kemanan dan kehalalan produk makanan.
“Sertifikasi halal tidak gampang, dari mulai alat dan sebagainya, berarti dinas kita harus ikut serta, sehingga penjual bakso kita punya sertifikasi,” ujarnya.
Pendampingan usaha juga dibutuhkan agar pelaku usaha lebih siap menghadapi persaingan, terutama dalam hal teknologi, pemasaran, dan produksi. Pasalnya, kehadiran para pedagang bakso memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi mikro di Jawa Tengah. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

