Pemkot Semarang Perkuat Program MBG demi Pembangunan SDM di Masa Depan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sab, 2 Mei 2026
- visibility 38

Foto: Wakil Kota Semarang, Agustina Wilujeng (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang semakin memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Ini diupayakan untuk memastikan generasi muda tercukupi kebutuhan dasarnya, sehingga bisa fokus untuk masa depan.
“Kita ingin memastikan tidak ada lagi siswa yang harus belajar dengan perut kosong agar mereka bisa fokus meraih cita-cita,” kata Wakil Kota Semarang, Agustina Wilujeng.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka dialog untuk menjalin kerja sama dengan negara tetangga lain di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi antar berbagai pihak bertujuan untuk bersama-sama menciptakan dan mengawasi kebijakan pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Agustina menginginkan bahwa program MBG tidak hanya sekadar program yang dampaknya dirasakan jangka pendek saja, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia di masa mendatang.
“Program ini adalah gerakan bersama untuk menyiapkan generasi masa depan yang sehat, kuat, dan produktif. Pembangunan bangsa harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk kecukupan gizi masyarakat,” ujarnya.
Penguatan program dilakukan dengan memastikan kelancaran rantai pasok pangan, pemerataan distribusi, serta standarisasi menu sesuai kebutuhan tiap jenjang pendidikan. Selain itu, penerapan kebijakan yang lebih adaptif dan aplikatif di lapangan.
“Kita manfaatkan forum ini untuk bertukar pengalaman, mengidentifikasi tantangan, serta mengadopsi praktik terbaik dari daerah lain, sehingga pelaksanaan MBG ke depan semakin efektif dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Hingga tahun 2026, Pemerintah Kota Semarang telah beroperasi sebanyak 174 SPPG dan sudah menjangkau lebih dari 281 ribu penerima manfaat. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

