Tanggul Sungai Plumbon Jebol, BBWS Berikan Penanganan Sementara
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Tanggul Sungai Plumbon, Mangunharjo, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, jebol pada Jumat (15/5/2026) malam. Jebolnya tanggul selebar 50 meter tersebut terjadi setelah hujan lebat.
“Kurang lebih 50 meter nggih untuk robohnya tanggul ini,” kata Camat Tugu, Muhammad Mirzaq Effendi, Sabtu (16/5/2026), dikutip Detik.
Meski demikian, penanganan tanggul jebol tersebut telah dilakukan oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas PU bersama TNI-Polri dan warga lainnya. Adapun proses perbaikan sementara meliputi pembersihan hingga pembuatan tanggul sementara.
Pembuatan tanggul sementara menggunakan trucuk dan sand bag untuk menahan luapan air. Terkait durasi waktu pengerjaannya, belum diketahui pasti, namun akan memastikan ada minimum pengamanannya.
“Maka dari itu ini kita percepat dari BBWS dan juga PU, TNI, Polri sama warga ini membersihkan kemudian melakukan penganyaman trucuk bambu dan sand bag,” jelas Mirzaq.
“Penanganan kita lakukan semaksimal mungkin untuk durasi waktunya sampai selesainya dan teratasi sisinya tanggul ini bisa minimum ada safety pengamanan supaya air dari wilayah hulu tidak masuk ke permukiman warga,” imbuhnya.
Tanggul sungai jebol setelah wilayah tersebut diterjang hujan intensitas tinggi pada Jumat malam. Bangunan tanggul juga dinilai sudah rapuh. Harapannya, BBWS segera turun tangan untuk melakukan normalisasi di Sungai Plumbon.
“Ini memang usia tanggul jebol juga sudah dikatakan tua, sudah terjadi kerapuhan-kerapuhan,” kata dia.
“Di sini saya berharap dengan adanya kondisi kejadian seperti ini pemerintah pusat, utamanya leading sektor BBWS untuk menangani secepatnya untuk normalisasi adanya Sungai Plumbon ini, karena harapan masyarakat menginginkan lingkungan dan juga warga sekitar memiliki rasa aman dan tidak ada lagi rasa waswas,” tutur Mirzaq. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

