Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Geger! Kemdiktisaintek Ungkap 99 Persen Kecurangan SNBT Mengincar Prodi Kedokteran

Geger! Kemdiktisaintek Ungkap 99 Persen Kecurangan SNBT Mengincar Prodi Kedokteran

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 87

Kabarjatengterkini.com– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membongkar fakta mengejutkan terkait pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.

Hampir seluruh temuan kasus kecurangan dalam ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut ternyata mengincar Program Studi (Prodi) Kedokteran.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengungkapkan bahwa persentase kecurangan di program studi favorit tersebut mencapai angka yang sangat fantastis dan mengkhawatirkan.

“Intinya ini sebagian besar mungkin hampir semuanya 99 persen itu adalah Prodi Kedokteran,” kata Brian Yuliarto di sela-sela konferensi pers pengumuman hasil SNBT di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Merespons fenomena ini, Kemdiktisaintek menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan identifikasi mendalam demi memutus rantai kecurangan agar tidak kembali terulang di masa depan.

Sanksi Tegas Blacklist: Tak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kecurangan

Kemdiktisaintek dipastikan bakal menindak tegas dan tidak memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku kecurangan. Tindakan curang dalam seleksi akademik ini dinilai sangat merugikan peserta lain yang telah berjuang jujur, serta merusak fondasi moral generasi muda bangsa.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menekankan bahwa SNBT merupakan kompetisi nasional yang ketat. Ketika ada satu peserta yang lolos dengan cara yang tidak sah, maka ada hak peserta jujur lainnya yang terenggut.

“Apalagi ini proses SNBT, proses seleksi nasional. Artinya kalau kita lulus, atau seseorang lulus, kan ada yang tidak lulus, ada yang disingkirkan. Dan itu tentu secara fundamental, pembangunan pendidikan, pembangunan karakter kebangsaan, ini sangat tidak sesuai. Jadi kita tidak akan menoleransi sekecil apa pun bentuk kecurangan yang dilakukan untuk bisa lulus,” ujar Brian dengan nada tegas.

Sindikat Joki Ujian Menggurita di Jurusan Kedokteran

Senada dengan Mendiktisaintek, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, membenarkan tren negatif tersebut. Berdasarkan data evaluasi dari tahun ke tahun, aksi lancung yang didominasi oleh penggunaan jasa joki ujian memang terkonsentrasi penuh pada jurusan kedokteran. Tingginya prestise dan prospek masa depan lulusan kedokteran diduga menjadi pemicu utama nekatnya para pelaku.

“Termasuk juga dengan yang disampaikan bahwa 99,9 persen memilih Prodi Kedokteran, iya karena itu data kecurangan yang kita dapatkan tahun lalu. Memang mayoritas hampir 100 persen itu yang menggunakan joki dan curang itu memang menyasar Prodi Kedokteran,” jelas Eduart.

Pada pelaksanaan ujian tahun ini, ketegasan panitia membuahkan hasil. Panitia SNPMB secara resmi berhasil menjaring dan mengidentifikasi 38 kasus kecurangan pada pelaksanaan SNBT.

Sanksi berat dan instan langsung dijatuhkan oleh pihak panitia. Seluruh peserta yang terbukti melakukan kecurangan langsung dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist). Dampaknya, mereka otomatis kehilangan hak untuk mendaftar di PTN mana pun di seluruh Indonesia, baik melalui jalur mandiri maupun seleksi di tahun-tahun berikutnya.

Strategi Baru SNBT: Ujian Kedokteran Sengaja Digelar di Hari Pertama

Sebagai langkah antisipasi nyata guna meredam ruang gerak mafia joki pada SNBT 2026, panitia SNPMB menerapkan strategi mitigasi baru yang cukup cerdik. Seluruh peserta yang mendaftar di Prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi sengaja dijadwalkan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serentak pada awal waktu, yaitu hari pertama dan kedua pelaksanaan ujian (21-22 April).

Penempatan jadwal di awal waktu ini menjadi bagian dari strategi kejutan (surprise mitigation approach). Tujuannya adalah untuk meminimalkan celah, kebocoran soal, dan ruang gerak sindikat joki yang biasanya memanfaatkan kelengahan sistem di pertengahan atau akhir gelombang ujian.

“Oleh karena itu, mengapa di tahun ini pada saat pelaksanaan UTBK, khusus untuk peserta dengan peminatan Prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi itu kita tempatkan di hari pertama dan hari kedua,” pungkas Eduart Wolok.

Langkah preventif ini diharapkan dapat mengembalikan marwah seleksi masuk perguruan tinggi yang bersih, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh calon dokter masa depan di Indonesia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Program Satu Desa Satu Sarjana di Kabupaten Rembang mendapatkan apresiasi dari Pemerintah RI. Program tersebut dinilai turut mendukung cita-cita pemerintah pusat dalam mencetak generasi emas. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Menurutnya, banyak anak-anak yang memiliki potensi besar, namun belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi karena […]

  • Gubernur Jateng Usulkan Pengelolaan Dana Desa Harus Didampingi Aparatur Negara

    Gubernur Jateng Usulkan Pengelolaan Dana Desa Harus Didampingi Aparatur Negara

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi soroti sejumlah kasus korupsi dana desa di sejumlah daerah. Menurutnya, hal ini rentan terjadi karena minimnya pengawasan dan sifatnya yang swakelola. Maka dari itu, pihaknya mengusulkan adanya pendampingan oleh aparat, misalnya pihak Kejaksaan atau Kepolisian dalam pengelolaan dana desa. Hal ini dilakukan guna meningkatkan transparansi dan monitoring, […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi

    Gubernur Ahmad Luthfi Perbolehkan Aset Pemprov Digunakan untuk Dukung UMKM

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan tulang punggung perekonomian di Jawa Tengah. Meski demikian, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai tantangan dalam memajukan usahanya, termasuk dalam hal pemasaran. Gubernur Ahmad Luthfi menyebut, pelaku UMKM membutuhkan wadah untuk mendukung pengembangan usaha, seperti outlet maupun tempat pembinaan. Maka dari itu, ia memperbolehkan aset Pemprov Jateng digunakan […]

  • fbi

    FBI Tawarkan Hadiah Rp 1,6 Miliar untuk Informasi Terkait Penembakan Charlie Kirk

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – FBI telah menawarkan hadiah sebesar USD 100 ribu (sekitar Rp 1,6 miliar) bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan pelaku penembakan Charlie Kirk, aktivis sayap kanan dan pendukung setia Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Hadiah besar ini disiapkan setelah Kirk tewas dalam insiden penembakan mengenaskan saat menghadiri debat terbuka […]

  • Modus Peredaran Uang Palsu di Semarang: Pelaku Cetak Sendiri Pecahan Rp100 Ribu untuk Beli HP

    Ratusan Penerima Bansos di Jateng Dicoret Buntut Indikasi Judol

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ratusan ribu nama dicoret dari data penerima bantuan sosial (bansos) karena adanya temuan aktivitas judi online (judol). Saat ini, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah (Dinsos Jateng) masih melakukan rekapitulasi jumlah data, namun setidaknya sudah ada 163.839 rekening terindikasi judol. Jumlah tersebut kemungkinan bertambah karena masih merupakan data sementara. “Data sementara yang masuk sejumlah […]

  • brigadir

    Brigadir TGP Polresta Pati Ditempatkan di Tempat Khusus Usai Terlibat Pukulan kepada Demonstran dalam Aksi 13 Agustus 2025

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pada Jumat, 15 Agustus 2025, Polresta Pati mengambil langkah tegas terhadap salah satu anggotanya, Brigadir TGP, yang terlibat dalam insiden pemukulan seorang demonstran pada aksi besar yang digelar di Pati pada 13 Agustus 2025. Dalam insiden yang memicu sorotan publik ini, Brigadir TGP ditahan di tempat khusus (patsus) untuk menjalani proses hukum internal, dan […]

expand_less