Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Geger! Kemdiktisaintek Ungkap 99 Persen Kecurangan SNBT Mengincar Prodi Kedokteran

Geger! Kemdiktisaintek Ungkap 99 Persen Kecurangan SNBT Mengincar Prodi Kedokteran

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 57

Kabarjatengterkini.com– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membongkar fakta mengejutkan terkait pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.

Hampir seluruh temuan kasus kecurangan dalam ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut ternyata mengincar Program Studi (Prodi) Kedokteran.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengungkapkan bahwa persentase kecurangan di program studi favorit tersebut mencapai angka yang sangat fantastis dan mengkhawatirkan.

“Intinya ini sebagian besar mungkin hampir semuanya 99 persen itu adalah Prodi Kedokteran,” kata Brian Yuliarto di sela-sela konferensi pers pengumuman hasil SNBT di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Merespons fenomena ini, Kemdiktisaintek menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan identifikasi mendalam demi memutus rantai kecurangan agar tidak kembali terulang di masa depan.

Sanksi Tegas Blacklist: Tak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kecurangan

Kemdiktisaintek dipastikan bakal menindak tegas dan tidak memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku kecurangan. Tindakan curang dalam seleksi akademik ini dinilai sangat merugikan peserta lain yang telah berjuang jujur, serta merusak fondasi moral generasi muda bangsa.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menekankan bahwa SNBT merupakan kompetisi nasional yang ketat. Ketika ada satu peserta yang lolos dengan cara yang tidak sah, maka ada hak peserta jujur lainnya yang terenggut.

“Apalagi ini proses SNBT, proses seleksi nasional. Artinya kalau kita lulus, atau seseorang lulus, kan ada yang tidak lulus, ada yang disingkirkan. Dan itu tentu secara fundamental, pembangunan pendidikan, pembangunan karakter kebangsaan, ini sangat tidak sesuai. Jadi kita tidak akan menoleransi sekecil apa pun bentuk kecurangan yang dilakukan untuk bisa lulus,” ujar Brian dengan nada tegas.

Sindikat Joki Ujian Menggurita di Jurusan Kedokteran

Senada dengan Mendiktisaintek, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, membenarkan tren negatif tersebut. Berdasarkan data evaluasi dari tahun ke tahun, aksi lancung yang didominasi oleh penggunaan jasa joki ujian memang terkonsentrasi penuh pada jurusan kedokteran. Tingginya prestise dan prospek masa depan lulusan kedokteran diduga menjadi pemicu utama nekatnya para pelaku.

“Termasuk juga dengan yang disampaikan bahwa 99,9 persen memilih Prodi Kedokteran, iya karena itu data kecurangan yang kita dapatkan tahun lalu. Memang mayoritas hampir 100 persen itu yang menggunakan joki dan curang itu memang menyasar Prodi Kedokteran,” jelas Eduart.

Pada pelaksanaan ujian tahun ini, ketegasan panitia membuahkan hasil. Panitia SNPMB secara resmi berhasil menjaring dan mengidentifikasi 38 kasus kecurangan pada pelaksanaan SNBT.

Sanksi berat dan instan langsung dijatuhkan oleh pihak panitia. Seluruh peserta yang terbukti melakukan kecurangan langsung dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist). Dampaknya, mereka otomatis kehilangan hak untuk mendaftar di PTN mana pun di seluruh Indonesia, baik melalui jalur mandiri maupun seleksi di tahun-tahun berikutnya.

Strategi Baru SNBT: Ujian Kedokteran Sengaja Digelar di Hari Pertama

Sebagai langkah antisipasi nyata guna meredam ruang gerak mafia joki pada SNBT 2026, panitia SNPMB menerapkan strategi mitigasi baru yang cukup cerdik. Seluruh peserta yang mendaftar di Prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi sengaja dijadwalkan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serentak pada awal waktu, yaitu hari pertama dan kedua pelaksanaan ujian (21-22 April).

Penempatan jadwal di awal waktu ini menjadi bagian dari strategi kejutan (surprise mitigation approach). Tujuannya adalah untuk meminimalkan celah, kebocoran soal, dan ruang gerak sindikat joki yang biasanya memanfaatkan kelengahan sistem di pertengahan atau akhir gelombang ujian.

“Oleh karena itu, mengapa di tahun ini pada saat pelaksanaan UTBK, khusus untuk peserta dengan peminatan Prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi itu kita tempatkan di hari pertama dan hari kedua,” pungkas Eduart Wolok.

Langkah preventif ini diharapkan dapat mengembalikan marwah seleksi masuk perguruan tinggi yang bersih, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh calon dokter masa depan di Indonesia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • rembang

    Dinkes Rembang Cegah Perkembangan Jentik Nyamuk Lewat Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Lewat program gerakan satu rumah satu Jumantik (juru pemantau jentik), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berupaya untuk menekan angka pertumbuhan jentik Aedes aegypti di wilayahnya. “Jadi setiap keluarga melakukan pembersihan sarang nyamuk di rumahnya sendiri-sendiri, ada yang namanya gerakan satu rumah satu Jumantik, jadi setiap rumah itu ada satu […]

  • Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 98 ribu warga Kota Semarang diperkirakan bakal mengalami penonaktifan status kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) buntut pemutakhiran data oleh Kemensos RI. Terkait kebijakan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempersiapkan skema reaktivasi bagi peserta yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Pihaknya akan memilah peserta yang aktif menggunakan layanan kesehatan […]

  • Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang di Turunan Silayur, Perbaikan Butuh Anggaran Rp60 M

    Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang, Perbaikan Turunan Silayur Butuh Anggaran Rp60 M

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kawasan turunan Silayur di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, disebut sebagai kesalahan tata ruang. Hal ini dinilai jadi salah satu faktor rawan kecelakaan di area tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Menurutnya, kemiringan turunan Silayur tidak layak jika dilewati kendaraan-kendaraan besar, sehingga ia menilai ada tata ruang […]

  • demo

    Demo Mahasiswa Hari Ini: Ribuan Massa Kepung 4 Titik di Jakarta, 5.955 Personel Disiagakan

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Gelombang protes mahasiswa kembali memanaskan ibu kota. Aksi lanjutan mahasiswa dipastikan akan digelar di sejumlah lokasi strategis di Jakarta pada hari ini, Senin (15/6/2026). Berdasarkan data kepolisian, terdapat sedikitnya empat agenda unjuk rasa besar yang dimotori oleh berbagai kelompok mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan. Menanggapi rencana aksi besar-besaran ini, aparat keamanan telah menyiagakan ribuan personel […]

  • karnaval

    Kemeriahan Karnaval Malam Kreatif Merdeka HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Sapa Warga di Jakarta

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ditutup dengan semarak yang luar biasa melalui acara Karnaval Malam Kreatif Merdeka yang digelar di Jakarta pada Senin (17/8/2026) malam. Berbagai rangkaian acara spektakuler berhasil menyedot perhatian ribuan masyarakat yang memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga sepanjang jalur rute karnaval. Suasana malam kemerdekaan tahun ini terasa […]

  • Tahun 2026, Pemkot Semarang Perluas Program Beasiswa Pendidikan

    Tahun 2026, Pemkot Semarang Perluas Program Beasiswa Pendidikan

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pendidikan merupakan salah satu pondasi untuk memajukan bangsa di masa depan. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang turut menyusun program unggulan “Semarang Cerdas” dalam rangka mendukung cita-cita tersebut. Melalui program “Semarang Cerdas”, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal memperluas program beasiswa bagi siswa maupun mahasiswa. Pada tahun 2026, pihaknya menargetkan sebanyak 13 ribu lebih siswa […]

expand_less