Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bupati Pemalang Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Senilai Rp1,9 M

Bupati Pemalang Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Senilai Rp1,9 M

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
  • visibility 42

Kabarjatengterkini.com – Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan kasus pemerasan dan suap. Menurut pemeriksaan, aksi tersebut melibatkan uang senilai Rp1,9 miliar yang diperoleh dari bawahannya.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, Anom diduga memeras bawahannya melalui tangan kanan atau orang kepercayaannya, Mohamad Haris. Uang yang dikumpulkan tersebut kemudian digunakan untuk menyuap staf KPK, Setya Budi Dias.

“Dalam penelusuran Tim KPK, uang yang sudah dikumpulkan oleh GHA (Haris), kemudian salah satunya digunakan untuk mengurus penyelesaian perkara dugaan tindak pidana korupsi kepada oknum pada KPK,” kata Taufik, Kamis (30/7/2026), dikutip Detik.

Aksi penyuapan tersebut turut diketahui oleh Lilik Budi Suprianto atau ayah dari Budi Dias. Anom, Lilik, dan Haris diketahui sudah melaksanakan pertemuan sebanyak tiga kali untuk membahas pengurusan perkara di KPK senilai Rp2 miliar.

Setelah pembahasan tersebut, Anom menyiapkan uang senilai Rp1,2 miliar untuk melancarkan penanganan perkara di KPK. Uang tersebut diserahkan Anom melalui Haris, kemudian Haris baru menyerahkannya ke Lilik.

“Bahwa selanjutnya, AWI, GHA, dan LBS (Lilik) melakukan pertemuan sebanyak tiga kali di sebuah restoran di wilayah Magelang dan Semarang. Di mana, LBS meminta uang pengurusan perkara sejumlah Rp 2 miliar,” terang dia.

“Selanjutnya, dari pengumpulan uang yang dilakukan Bupati melalui GHA dari sejumlah perangkat daerah dan pihak swasta tersebut, pada akhirnya diberikan senilai Rp 1,2 miliar oleh GHA kepada LBS,” lanjutnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang tersangka terkait operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (28/7/2026) di sejumlah wilayah. Di antaranya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, staf administrasi KPK Setya Budi Dias Oktavianto, Mohamad Haris, serta pihak swasta Lilik Budi Suprianto. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 182
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) sekaligus Menteri Kebudayaan Fadli Zon ungkap sejumlah alasan penetapan Presiden RI ke-2 Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, Soeharto telah memberikan jasa-jasa bagi Republik Indonesia, sehingga gelar pahlawan pantas didapatkan. Dia diketahui telah mengikuti sejumlah operasi militer besar, hingga menghentikan pemberontakan G30 September 1965. […]

  • agenda Gerakan Literasi Perkoperasian bertajuk ‘Arah Baru Generasi Muda Peduli Koperasi’ di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) Senin (18/5/2026).

    Pemkot Integrasikan Sistem Ekonomi Lokal dengan Koperasi Lewat “Waras Ekonomi”

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal mengintegrasikan sistem ekonomi lokal dan UMKM melalui wadah koperasi. Upaya ini menjadi salah satu bagian program strategis ‘Waras Ekonomi’ yang sedang dimatangkan oleh Pemkot. “Kami sedang menyiapkan program Waras Ekonomi yang menghadirkan integrasi untuk penyesuaian sistem ekonomi lokal,” kata Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, di Universitas Negeri […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng,

    Pemkot Semarang Intervensi Stabilitas Harga Pangan Lewat Program “Pak Rahman”

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berusaha mengintervensi dalam mengatur ketersediaan dan stabilitas harga pangan di wilayahnya. Hal ini dilakukan dengan mencetuskan program bertajuk “Pak Rahman” atau Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman. Menurut Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, isu kedaulatan pangan sering kali luput dari pembahasan dan perencanaan pemerintah daerah. Sehingga, tata niaga […]

  • Dinarpus Rembang Upayakan Penguatan Literasi melalui Bedah Buku KH. Baidlowi

    Dinarpus Rembang Upayakan Penguatan Literasi melalui Bedah Buku KH. Baidlowi

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang terus mengupayakan penguatan literasi dan pengenalan tokoh lokal, salah satu caranya melalui gelaran bedah buku “KH. Baidlowi Lasem: Pencetus Gelar Soekarno Huwa Waliyyul Amri adh-Dhoruri bisy-Syaukah”. Acara yang digelar di Aula Perpustakaan Daerah Rembang bersama sebanyak 78 peserta tersebut menghadirkan penulis bukunya yang bernama K. […]

  • rachel vennya

    Sengketa Rumah Xabiru: Rachel Vennya Rugi Miliaran, Kuasa Hukum Sebut Okin Ingkar Janji

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Perselisihan antara selebgram Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, memasuki babak baru yang kian memanas. Kuasa hukum Rachel Vennya, Sangun Ragahdo, membeberkan kerugian materiil fantastis yang dialami kliennya terkait rumah yang diperuntukkan bagi putra sulung mereka, Xabiru Oshe Al Hakim. Konflik ini mencuat ke publik setelah muncul dugaan bahwa Okin […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Dorong Industri Jasa Keuangan Gerakkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong Industri Jasa Keuangan (IJK) ikut menggerakkan perekonomian berbasis desa. Salah satunya dengan memfasilitasi UMKM maupun Koperasi Merah Putih. “Jasa keuangan bisa melakukan relaksasi kepada masyarakat di desa-desa, termasuk perbantuan keuangan UMKM yang di Jawa Tengah hampir 4,2 juta,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Selasa (16/9/2025). […]

expand_less