Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dinkes Jateng Sebut Temuan Jenis Bakteri Bisa Jadi Petunjuk Evaluasi SPPG

Dinkes Jateng Sebut Temuan Jenis Bakteri Bisa Jadi Petunjuk Evaluasi SPPG

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 7

Pati, Kabarjatengterkini.com – Ada empat jenis bakteri yang terkandung dalam sampel menu makan bergizi gratis (MBG) siswa di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Di antaranya adalah Bacillus sp, Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan E. coli.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi menyebutkan, bakteri tersebut ditemukan di tiga sampel makanan, yakni tempe kering, timun, dan nasi bakar. Makanan tersebut diketahui dikonsumsi oleh para siswa sebelum mengalami gejala keracunan.

“Memang ditemukan ada yang positif bakteri,” kata dia, Rabu (23/9/2026), dikutip Detik.

Bacillus sp dan Bacillus cereus ditemukan di sampel tempe kering, Staphylococcus aureus ditemukan di sampel timun. Sedangkan, sampel nasi bakar mengandung tiga jenis bakteri, yakni E. coli, Bacillus sp, dan Bacillus cereus.

Temuan jenis bakteri tersebut, kata dia, turut memberikan petunjuk terkait kemungkinan permasalahan di dapur MBG atau SPPG. Misalnya, keberadaan E. coli menunjukkan kemungkinan adanya masalah sanitasi, seperti penyediaan air bersih.

“Kalau E. coli dominan berarti (harus ada) perbaikan sanitasi, terutama penyediaan air bersih. Kemudian biasanya airnya harus difilter,” tutur Zulfachmi.

“Ini airnya dari mana sumbernya, jarak antara air dengan kloset yang ada di sana berapa jauh,” lanjut dia.

Sementara, temuan Staphylococcus aureus menunjukkan adanya masalah pada proses penanganan makanan, termasuk terkait kebersihan tangan penjamah makanan.

Ia menegaskan, hasil laboratorium tidak serta merta menunjukkan bahwa jenis bakteri menjadi penyebab keracunan. Untuk mengetahui penyebab pastinya, perlu pencocokan dengan kondisi di lapangan.

“Ini masih bisa mungkin ada deviasinya. Bukan pasti karena bakteri itu, kan bakteri bisa tumbuh tumpang tindih. Mana yang dominan kita nggak paham,” ujarnya.

Selain mengecek jenis bakteri di sampel makanan, pihaknya juga memeriksa sampel muntahan dan feses. Hasilnya, ditemukan bakteri Staphylococcus aureus dan E. coli di sampel feses, serta Bacillus cereus dan Bacillus sp pada sampel muntahan. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • ppn

    Banyak Produsen Perhiasan Tak Bayar Pajak, Kemenkeu Pertimbangkan Penarikan PPN Langsung dari Produsen

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih banyak produsen perhiasan yang tidak membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah menggelar pertemuan dengan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10). Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut bahwa sekitar 90 persen produsen perhiasan beroperasi secara “gelap”, artinya […]

  • Pemkot Dorong Anak Muda Semarang Berkreasi Lewat Film Pendek untuk Suarakan Isu-isu Strategis

    Pemkot Dorong Anak Muda Semarang Berkreasi Lewat Film Pendek untuk Suarakan Isu-isu Strategis

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang senantiasa mendukung kreativitas anak muda di bidang pembuatan film. Dukungan tersebut diwujudkan dengan gelaran Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa ajang ini digelar untuk menciptakan ekosistem industri kreatif, khususnya di Jawa Tengah. Selain itu, sekaligus mendorong terlahirnya insan perfilman atau […]

  • kpk

    KPK Tangkap Direktur Utama PT Wahana Adyawarna dalam Kasus TPPU di Mahkamah Agung

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkinicom- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan langkah tegas dalam pemberantasan korupsi dengan menangkap Direktur Utama PT Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah, dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan lingkungan Mahkamah Agung (MA). Penangkapan ini menjadi sorotan publik karena Menas diduga berperan dalam memberikan fasilitas mewah kepada mantan Sekretaris MA, Hasbi Hasan, […]

  • presiden

    Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Selasa siang (30/9/2025), usai menghadiri rapat dengan Komisi XI DPR RI di Senayan. Purbaya tiba di Istana sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Meski belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan, Purbaya menduga undangan tersebut […]

  • Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Suryamedia.id – Mantan pemain sepak bola profesional Kang Ji-yong meninggal dunia di usia 37 tahun. Berita duka ini turut dibagikan oleh mantan pemain sepak bola lainnya, Koo Bon-sang melalui unggahan media sosial. Menurut unggahan tersebut, Kang Ji-yong meninggal dunia pada Selasa, 22 April 2025. Sementara itu, jadwal pemakaman diadakan pada hari Jumat, 25 April 2025 di […]

  • Tempat Penyimpanan Bawang Merah Diwacanakan Dibangun di Pati

    Tempat Penyimpanan Bawang Merah Diwacanakan Dibangun di Pati

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Tempat penyimpanan bawang merah atau cold storage diwacanakan akan dibangun di Kabupaten Pati. Hal itu diungkap oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pati, Muhtar. Rencananya, pembangunan tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia di Kementerian Pertanian. “Itu rencana kerja sama dengan Kemenko Pertanian, […]

expand_less