Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 264

Kabarjatengterkini.comMata adalah salah satu organ paling sensitif dan vital dalam tubuh manusia. Maka tak heran jika munculnya bercak merah pada mata bisa menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang langsung berpikir ini adalah pertanda penyakit serius, padahal tidak selalu demikian. Dalam banyak kasus, bercak merah pada mata bisa tergolong normal, tergantung dari penyebab dan gejalanya.

Agar tidak salah paham, berikut adalah 7 penyebab bercak merah pada mata yang umum terjadi, lengkap dengan penjelasan medis dan kapan harus waspada.

1. Pecah Pembuluh Darah (Subkonjungtiva Hemoragi)

Penyebab paling umum bercak merah pada mata adalah pecahnya pembuluh darah kecil di bawah permukaan konjungtiva (lapisan bening pada putih mata). Ini sering terjadi tanpa disadari, dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau gangguan penglihatan.

Penyebab umum:

  • Batuk atau bersin terlalu keras
  • Mengangkat beban berat
  • Mengucek mata secara berlebihan
  • Cedera ringan

Meskipun terlihat menakutkan, kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan akan hilang sendiri dalam 1–2 minggu.

2. Iritasi Mata

Iritasi akibat debu, asap, atau zat kimia seperti sabun atau sampo juga bisa menyebabkan bercak merah pada mata. Iritasi ini menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga tampak lebih merah.

Jika bercak merah disertai rasa perih, gatal, atau berair, kemungkinan besar mata Anda mengalami iritasi ringan. Gunakan tetes mata steril dan hindari menyentuh mata untuk membantu pemulihan.

3. Infeksi Mata (Konjungtivitis)

Konjungtivitis atau mata merah adalah infeksi pada bagian konjungtiva. Biasanya disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi. Gejala umumnya meliputi:

  • Mata merah atau muncul bercak merah
  • Gatal atau perih
  • Mata berair atau keluar kotoran
  • Kelopak mata bengkak

Infeksi ini menular, terutama jika disebabkan oleh virus atau bakteri. Pengobatan tergantung pada penyebabnya, dan sebaiknya dikonsultasikan ke dokter.

4. Cedera atau Trauma pada Mata

Bercak merah juga bisa disebabkan oleh benturan atau luka pada area mata. Cedera dapat memicu pecahnya pembuluh darah atau peradangan.

Jika bercak merah muncul setelah terkena benda keras, terjatuh, atau mengalami kecelakaan, segera periksakan diri ke dokter mata, karena cedera mata bisa berisiko tinggi menyebabkan komplikasi serius, termasuk gangguan penglihatan permanen.

5. Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah di mata, terutama jika tekanan melonjak drastis. Dalam jangka panjang, tekanan darah tinggi juga dapat merusak retina dan menyebabkan retinopati hipertensi.

Jika Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan sering mengalami bercak merah pada mata, segera konsultasikan dengan dokter untuk pengobatan yang tepat.

6. Penggunaan Lensa Kontak

Penggunaan lensa kontak yang tidak higienis atau terlalu lama bisa menyebabkan iritasi, infeksi, hingga peradangan pada mata. Hal ini bisa memicu bercak merah, rasa tidak nyaman, atau bahkan luka pada kornea.

Tips agar aman menggunakan lensa kontak:

  • Cuci tangan sebelum memasang/mencopot
  • Jangan tidur dengan lensa kontak
  • Gunakan cairan pembersih khusus
  • Ganti lensa sesuai jadwal

Jika Anda merasakan mata merah setelah memakai lensa kontak, segera lepas dan beri waktu mata untuk istirahat.

7. Alergi

Reaksi alergi terhadap debu, serbuk bunga, bulu hewan, atau makanan tertentu juga dapat menyebabkan bercak merah pada mata. Gejalanya meliputi:

  • Mata merah
  • Gatal
  • Berair
  • Bengkak pada kelopak mata

Gunakan obat tetes antihistamin sesuai anjuran dokter untuk mengurangi reaksi alergi. Hindari mengucek mata karena dapat memperparah kondisi.

Kapan Harus Waspada?

Sebagian besar bercak merah pada mata tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri, terutama jika tidak disertai dengan rasa sakit, gangguan penglihatan, atau pembengkakan. Namun, Anda harus segera ke dokter jika mengalami gejala berikut:

  • Mata terasa nyeri atau perih
  • Penglihatan kabur atau menurun
  • Muncul cahaya atau floaters secara tiba-tiba
  • Mata merah tidak membaik dalam 1–2 minggu
  • Ada riwayat tekanan darah tinggi atau diabetes

Bercak merah pada mata bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kondisi ringan seperti pecah pembuluh darah akibat batuk, hingga kondisi serius seperti infeksi atau cedera. Penting untuk memahami penyebabnya agar bisa menentukan apakah itu normal atau butuh penanganan medis.

Jika Anda merasa khawatir atau bercak merah disertai gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata. Menunda penanganan bisa memperburuk kondisi dan berisiko terhadap kesehatan mata jangka panjang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Buka Setiap Hari, Warga Rembang Diajak Nikmati Layanan Baca di Perpustakaan Umum

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah diajak menikmati layanan baca secara gratis di Perpustakaan Umum Rembang. Tempat itu buka dari hari Senin sampai Minggu. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan menyampaikan setiap hari Senin sampai Kamis layanan baca di Perpustakaan Umum buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Hal itu juga […]

  • Puluhan Ormas Asing Beroperasi di Jateng, Diminta Berikan Kontribusi Pembangunan

    Puluhan Ormas Asing Beroperasi di Jateng, Mulai Sektor Pendidikan Hingga Lingkungan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Puluhan organisasi masyarakat (ormas) asing telah beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Di antaranya, ada dari Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Belanda, Swedia, Jepang, hingga Kanada. Ormas-ormas asing ini telah menyumbang kontribusi terhadap pembangunan daerah. Pasalnya, sudah ada 21 ormas asing di Jawa Tengah bergerak di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, sosial, penanganan bencana, lingkungan, […]

  • Tanggul Pantai Jebol, Banjir Rob di Desa Tunggulsari Pati Semakin Parah

    Tanggul Pantai Jebol, Banjir Rob di Desa Tunggulsari Pati Semakin Parah

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Banjir di wilayah Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, disebabkan oleh jebolnya tanggul yang berbatasan langsung dengan garis pantai. Akibatnya, rob menggenangi tambak hingga permukiman warga. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Tunggulsari, Setyo Wahyudi. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa di sekitar sana tidak ada vegetasi, seperti mangrove, yang seharusnya bisa […]

  • Pasar Dugderan Diupayakan Dapat Status Warisan Budaya

    Pasar Dugderan Diupayakan Dapat Status Warisan Budaya

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gelaran Pasar Dugderan bakal diupayakan mendapatkan status sebagai warisan budaya. Pasalnya, festival ini sudah menjadi tradisi tahunan di Kota Semarang sejak masa kolonial Belanda dalam menyambut bulan Ramadan. Hal ini turut diungkapkan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Menurutnya, pelaksanaan Pasar Dugderan tidak hanya sebatas hiburan semata, melainkan upaya melestarikan nilai sejarah […]

  • Pernikahan Dini Jadi Salah Satu Pemicu Maraknya KDRT di Banjarnegara

    Faktor Peningkatan Kasus KDRT Dipicu Marak Pernikahan Dini

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

      Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Salah satu pemicu peningkatan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Banjarnegara adalah maraknya pernikahan dini dengan permohonan dispensasi nikah. Dispensasi itu biasanya dikeluarkan jika terjadi kehamilan di luar nikah. “Banyak permohonan dispensasi nikah diajukan karena kehamilan di luar nikah. Pernah kami menangani kasus di mana kedua anak hanya lulusan SD,” […]

  • cosmas

    Polri Berhentikan Tidak Hormat Kompol Cosmas dalam Kasus Ojol Affan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Komandan Batalyon (Danyon) Resimen IV Korps Brimob (Korbrimob) Polri, Komisaris Polisi (Kompol) Cosmas K Gae, resmi dijatuhkan hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat dari anggota Polri. Keputusan ini diambil menyusul kasus tragis yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada […]

expand_less