Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 324

Kabarjatengterkini.com– Mata adalah salah satu organ paling sensitif dan vital dalam tubuh manusia. Maka tak heran jika munculnya bercak merah pada mata bisa menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang langsung berpikir ini adalah pertanda penyakit serius, padahal tidak selalu demikian. Dalam banyak kasus, bercak merah pada mata bisa tergolong normal, tergantung dari penyebab dan gejalanya.

Agar tidak salah paham, berikut adalah 7 penyebab bercak merah pada mata yang umum terjadi, lengkap dengan penjelasan medis dan kapan harus waspada.

1. Pecah Pembuluh Darah (Subkonjungtiva Hemoragi)

Penyebab paling umum bercak merah pada mata adalah pecahnya pembuluh darah kecil di bawah permukaan konjungtiva (lapisan bening pada putih mata). Ini sering terjadi tanpa disadari, dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau gangguan penglihatan.

Penyebab umum:

  • Batuk atau bersin terlalu keras
  • Mengangkat beban berat
  • Mengucek mata secara berlebihan
  • Cedera ringan

Meskipun terlihat menakutkan, kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan akan hilang sendiri dalam 1–2 minggu.

2. Iritasi Mata

Iritasi akibat debu, asap, atau zat kimia seperti sabun atau sampo juga bisa menyebabkan bercak merah pada mata. Iritasi ini menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga tampak lebih merah.

Jika bercak merah disertai rasa perih, gatal, atau berair, kemungkinan besar mata Anda mengalami iritasi ringan. Gunakan tetes mata steril dan hindari menyentuh mata untuk membantu pemulihan.

3. Infeksi Mata (Konjungtivitis)

Konjungtivitis atau mata merah adalah infeksi pada bagian konjungtiva. Biasanya disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi. Gejala umumnya meliputi:

  • Mata merah atau muncul bercak merah
  • Gatal atau perih
  • Mata berair atau keluar kotoran
  • Kelopak mata bengkak

Infeksi ini menular, terutama jika disebabkan oleh virus atau bakteri. Pengobatan tergantung pada penyebabnya, dan sebaiknya dikonsultasikan ke dokter.

4. Cedera atau Trauma pada Mata

Bercak merah juga bisa disebabkan oleh benturan atau luka pada area mata. Cedera dapat memicu pecahnya pembuluh darah atau peradangan.

Jika bercak merah muncul setelah terkena benda keras, terjatuh, atau mengalami kecelakaan, segera periksakan diri ke dokter mata, karena cedera mata bisa berisiko tinggi menyebabkan komplikasi serius, termasuk gangguan penglihatan permanen.

5. Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah di mata, terutama jika tekanan melonjak drastis. Dalam jangka panjang, tekanan darah tinggi juga dapat merusak retina dan menyebabkan retinopati hipertensi.

Jika Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan sering mengalami bercak merah pada mata, segera konsultasikan dengan dokter untuk pengobatan yang tepat.

6. Penggunaan Lensa Kontak

Penggunaan lensa kontak yang tidak higienis atau terlalu lama bisa menyebabkan iritasi, infeksi, hingga peradangan pada mata. Hal ini bisa memicu bercak merah, rasa tidak nyaman, atau bahkan luka pada kornea.

Tips agar aman menggunakan lensa kontak:

  • Cuci tangan sebelum memasang/mencopot
  • Jangan tidur dengan lensa kontak
  • Gunakan cairan pembersih khusus
  • Ganti lensa sesuai jadwal

Jika Anda merasakan mata merah setelah memakai lensa kontak, segera lepas dan beri waktu mata untuk istirahat.

7. Alergi

Reaksi alergi terhadap debu, serbuk bunga, bulu hewan, atau makanan tertentu juga dapat menyebabkan bercak merah pada mata. Gejalanya meliputi:

  • Mata merah
  • Gatal
  • Berair
  • Bengkak pada kelopak mata

Gunakan obat tetes antihistamin sesuai anjuran dokter untuk mengurangi reaksi alergi. Hindari mengucek mata karena dapat memperparah kondisi.

Kapan Harus Waspada?

Sebagian besar bercak merah pada mata tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri, terutama jika tidak disertai dengan rasa sakit, gangguan penglihatan, atau pembengkakan. Namun, Anda harus segera ke dokter jika mengalami gejala berikut:

  • Mata terasa nyeri atau perih
  • Penglihatan kabur atau menurun
  • Muncul cahaya atau floaters secara tiba-tiba
  • Mata merah tidak membaik dalam 1–2 minggu
  • Ada riwayat tekanan darah tinggi atau diabetes

Bercak merah pada mata bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kondisi ringan seperti pecah pembuluh darah akibat batuk, hingga kondisi serius seperti infeksi atau cedera. Penting untuk memahami penyebabnya agar bisa menentukan apakah itu normal atau butuh penanganan medis.

Jika Anda merasa khawatir atau bercak merah disertai gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata. Menunda penanganan bisa memperburuk kondisi dan berisiko terhadap kesehatan mata jangka panjang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • prabowo

    Gerilya Diplomasi Benua Biru: Usai Temui Putin, Presiden Prabowo Tiba di Paris Bawa Misi Perdamaian Dunia

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terus menunjukkan taring diplomasi Indonesia di kancah internasional. Setelah menyelesaikan rangkaian agenda maraton yang sangat krusial di Moskow, Rusia, kepala negara kini melanjutkan gerilya strategisnya ke jantung Eropa Barat. Pesawat kepresidenan dilaporkan mendarat di Paris, Prancis, pada Senin (13/4/2026) menjelang tengah malam waktu setempat. Langkah cepat ini menandai babak […]

  • Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto

    Ribuan ASN di Brebes Diduga Manipulasi Presensi, Wamendagri: Bisa Diberhentikan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Brebes terancam sanksi pemecatan jika terbukti melakukan pelanggaran serius. Mereka diduga menggunakan bantuan aplikasi tidak resmi untuk memanipulasi kehadiran. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, perilaku tersebut sudah melanggar aturan kepegawaian, sehingga ASN yang melanggar bisa dikenai sanksi berupa teguran […]

  • marina bay sands

    5 Aktivitas Seru dan Ramah Lingkungan di Marina Bay Sands untuk Liburan Berkesan

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Marina Bay Sands, ikon futuristik di jantung Singapura, bukan hanya sekadar destinasi wisata mewah dengan pemandangan kota yang menakjubkan. Tempat ini juga menawarkan beragam petualangan seru yang ramah lingkungan, cocok bagi traveler yang ingin menikmati liburan memorable sekaligus berkontribusi menjaga bumi. Berikut adalah 5 aktivitas seru dan eco-friendly yang wajib kamu coba saat berkunjung […]

  • pola tidur

    Pola Tidur Siang Disebut Bikin Makin Cerdas, Ini Dampak Biphasic Sleep bagi Kesehatan Otak

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Jakarta— Tidur siang sering kali dipandang sebagai kebiasaan anak-anak atau tanda kemalasan. Namun, riset terbaru mengungkap bahwa pola tidur biphasic (dua kali sehari) yang mencakup tidur siang singkat justru dapat memberikan manfaat besar bagi kecerdasan dan kesehatan otak. Konsep biphasic sleep—yakni membagi waktu tidur dalam dua periode, biasanya tidur malam dan tidur siang singkat—kini […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Respons Isu Ratusan Bus Warga Datangi Jakarta, Minta Kepala Daerah Jaga Kondusifitas Wilayah

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan respon tegas menyusul beredarnya informasi di media sosial terkait gelombang massa dari berbagai kabupaten/kota di Jateng yang dikabarkan akan berangkat menuju Jakarta untuk menggelar aksi demonstrasi pada 27 Agustus. Meskipun belum ada laporan resmi atau konfirmasi pasti mengenai pergerakan tersebut, Pemprov Jateng langsung mengambil langkah proaktif dengan menginstruksikan […]

  • polisi

    Polisi Tembakkan Gas Air Mata Dekat Kampus Unisba dan Unpas

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Bandung, Kabarjatengterkini.com – Suasana mencekam terjadi di sekitar kawasan Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) pada Selasa (2/9) dini hari, setelah aparat kepolisian menembakkan gas air mata di sekitar kampus. Insiden tersebut memicu bentrokan antara polisi dan kelompok mahasiswa, serta memunculkan berbagai reaksi dari publik, terutama sivitas akademika dan aktivis mahasiswa. Peristiwa ini bermula […]

expand_less