Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wacana Kebijakan Enam Hari Sekolah di Jawa Tengah Masih Dikaji

Wacana Kebijakan Enam Hari Sekolah di Jawa Tengah Masih Dikaji

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • visibility 178

Kabarjatengterkini.com – Wacana enam hari sekolah untuk SMA/SMK di Jawa Tengah masih dalam tahap kajian. Pembahasan dilakukan secara komprehensif dengan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga pakar di bidang pendidikan.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menyebutkan, diskusi dilakukan untuk menetapkan kebijakan tentang jumlah hari efektif sekolah per minggu. Pasalnya, penerapan lima atau enam hari sekolah masih menjadi polemik di masyarakat.

“Kami menindaklanjuti dinamika yang ramai dibahas di masyarakat dan media sosial, apakah Jateng akan kembali menerapkan lima atau enam hari sekolah,” kata Taj Yasin, Senin (24/11/2025).

Gus Yasin itu menyebutkan, wacana enam hari sekolah sudah lama diusulkan oleh warga di sejumlag daerah. Usulan itu datang dari kekhawatiran orang tua, terhadap meningkatnya ketergantungan anak pada gawai (gadget) di hari libur.

“Ketika anak berada di lingkungan sekolah, dianjurkan tidak menggunakan gawai. Itu sebabnya kami melakukan evaluasi kembali tahun ini,” ungkapnya.

Pembahasan dilakukan oleh para stakeholder, mulai dari perguruan tinggi, ahli pendidikan, hingga dewan pendidikan, untuk dikaji mengenai dampaknya dari berbagai aspek. Hasil kajian itu akan dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan dan kebijakan.

Sampai saat ini, belum ada keputusan final mengenai kebijakan jumlah hari sekolah dalam seminggu. Pihaknya masih berupaya mengkaji seluruh alternatif dan opsi penerapannya. Ada rencana kebijakan dilakukan serentak di seluruh Jawa Tengah, atau melalui pilot project di daerah tertentu.

“Nanti akan diputuskan berdasarkan hasil kajian,” tandas Gus Yasin.

Selain itu, Pemprov juga membahas hitungan jam kerja guru dengan melibatkan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Dorong Penambahan Kawasan Industri di Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah lain. Pihaknya minta Pemerintah Kabupaten/kota lain di Jawa Tengah mulai membuat kajian untuk mengembangkan potensi KEK di daerahnya masing-masing. Sebelumnya, Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dinilai mampu berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Hal ini nantinya bisa […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Penanggulangan TBC guna Suburkan Investasi

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mulai mengaktifkan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB). Selain itu, pihaknya juga membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) di provinsi dan masing-masing kabupaten/ kota. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin terkait upaya percepatan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) di Jawa Tengah. Untuk menyukseskan program ini, Pemprov […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui usai menyalurkan bantuan simbolis Alsintan di halaman Dintanpang, Rabu (03/12/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Bakal Usulkan Bantuan Combine untuk Petani ke Pusat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno menyampaikan bahwa kekurangan combine untuk pemanen padi masih menjadi masalah di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Bupati Rembang Harno usia memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di halaman Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Rembang, Rabu (03/12/2025) pagi. Ia akan berusaha mengusulkan bantuan alsintan combine kepada Pemerintah Pusat. “Yang jelas yang […]

  • Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Jo Kawin Bocah, Imbau Mahasiswa Fokus Cari Ilmu Sebelum Berumah Tangga

    Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Jo Kawin Bocah, Imbau Mahasiswa Fokus Cari Ilmu Sebelum Berumah Tangga

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) semakin serius dalam menekan angka pernikahan dini di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menggencarkan gerakan Jo Kawin Bocah. Jo Kawin Bocah merupakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan usia anak, memenuhi hak anak, sekaligus mendorong generasi muda menyiapkan mental, fisik, dan […]

  • Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak (KLA) 2025, Pemkot: Wujud Nyata Kerja Keras Bersama

    Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak (KLA) 2025, Pemkot: Wujud Nyata Kerja Keras Bersama

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 268
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Semarang jadi salah satu kota ramah anak. Hal ini dibuktikan dengan predikat Utama yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI baru-baru ini sebagai Kota Layak Anak (KLA) 2025. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan bahwa wilayahnya termasuk ke dalam 22 kabupaten/kota se-Indonesia yang berhasil mencapai tingkat tertinggi, […]

  • Kepala DPMPTSP Jateng, Sakina Rosellasari,

    Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp66 Triliun, Serap Hingga 300 Ribu Tenaga Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 209
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Realisasi investasi Jawa Tengah menyentuh Rp66 triliun hingga September 2025 atau telah mencapai lebih dari 84 persen dari target tahunan. Investasi tersebut banyak dilakukan di daerah kawasan industri oleh pemodal asing maupun dalam negeri. Beberapa di antaranya seperti Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Batang. Adapun investasi asing didominasi di […]

expand_less