Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Anggota DPR Nilai Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang Strategis Perkuat Soliditas dan Evaluasi Kinerja Pemerintah

Anggota DPR Nilai Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang Strategis Perkuat Soliditas dan Evaluasi Kinerja Pemerintah

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 161

Kabarjatengterkini.com- Anggota Komisi II DPR RI, Indrajaya, menilai pelaksanaan retret atau pembekalan kepemimpinan kedua bagi anggota Kabinet Merah Putih (KMP) sebagai langkah strategis untuk memperkuat soliditas, kekompakan, serta efektivitas kerja pemerintahan. Kegiatan tersebut digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026).

Menurut Indrajaya, tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks, baik dari sisi ekonomi, sosial, politik, hingga bencana alam. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang semakin erat serta keselarasan visi dan kepemimpinan yang kuat di antara para menteri agar kebijakan pemerintah dapat dijalankan secara optimal.

“Retret ini sangat penting untuk menyatukan visi dan memperkuat kekompakan antarmenteri. Dengan kebersamaan yang solid, kinerja kabinet tentu akan semakin optimal dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar Indrajaya kepada wartawan.

Pentingnya Kesamaan Visi dalam Kabinet

Politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, retret Kabinet Merah Putih tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan forum strategis untuk menyamakan arah kebijakan. Kesamaan visi dan misi antarkementerian dinilai menjadi kunci agar program-program prioritas pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Indrajaya menekankan bahwa setiap kementerian memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Namun, tanpa koordinasi yang baik dan pemahaman bersama terhadap arah kebijakan presiden, berbagai program berpotensi berjalan sendiri-sendiri dan kurang maksimal.

“Dalam pemerintahan, kerja kolektif adalah kunci. Retret ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi, menyamakan langkah, dan memastikan seluruh menteri berada pada jalur yang sama dalam melayani kepentingan rakyat,” katanya.

Momentum Menyegarkan Komitmen Pelayanan Publik

Selain memperkuat soliditas, Indrajaya berharap kegiatan pembekalan kepemimpinan ini mampu menjadi momentum untuk menyegarkan kembali komitmen para menteri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menilai, ritme kerja pemerintahan yang padat sering kali membuat fokus terhadap pelayanan publik perlu terus diingatkan.

“Retret ini penting untuk mengingatkan kembali bahwa tujuan utama pemerintahan adalah melayani rakyat. Dengan pembekalan kepemimpinan yang tepat, diharapkan semangat pengabdian para menteri semakin kuat,” ujar Indrajaya.

Ia juga berharap, melalui kegiatan ini, kinerja anggota kabinet dapat semakin meningkat, terutama dalam merealisasikan janji-janji politik dan program prioritas pemerintah yang telah dicanangkan sejak awal masa jabatan.

Ajang Evaluasi Kinerja Pemerintah

Lebih jauh, Indrajaya menekankan bahwa retret Kabinet Merah Putih seharusnya dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan selama satu tahun terakhir. Evaluasi dinilai penting untuk mengidentifikasi berbagai capaian sekaligus menemukan kelemahan yang masih perlu diperbaiki.

“Setahun berjalan, tentu ada capaian yang patut diapresiasi, tetapi juga ada hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Retret ini menjadi momen yang tepat untuk melakukan evaluasi kinerja secara jujur dan konstruktif,” katanya.

Menurutnya, evaluasi yang terbuka dan objektif akan membantu pemerintah dalam menyusun strategi yang lebih tepat di tahun-tahun berikutnya. Dengan demikian, kebijakan yang diambil dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dinamika yang berkembang.

Dorong Pembahasan Penanganan Bencana

Selain isu kinerja pemerintahan, Indrajaya juga meminta agar agenda retret membahas secara serius strategi percepatan penanganan dampak bencana, khususnya yang terjadi di wilayah Sumatera. Ia menilai, bencana alam yang kerap melanda sejumlah daerah membutuhkan penanganan cepat, terkoordinasi, dan berbasis kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Dampak bencana di Sumatera perlu mendapat perhatian khusus. Penanganannya tidak bisa setengah-setengah dan membutuhkan koordinasi lintas kementerian yang kuat,” ujarnya.

Ia berharap, dalam forum retret tersebut, para menteri dapat merumuskan langkah-langkah konkret dan terukur agar penanganan bencana ke depan menjadi lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran.

Harapan terhadap Kinerja Kabinet Merah Putih

Menutup pernyataannya, Indrajaya menegaskan bahwa soliditas kabinet merupakan fondasi utama keberhasilan pemerintahan. Ia optimistis, dengan retret dan pembekalan kepemimpinan yang terencana dengan baik, Kabinet Merah Putih dapat bekerja lebih kompak dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.

“Dengan kepemimpinan yang kuat, visi yang sejalan, serta kerja sama yang solid, saya yakin Kabinet Merah Putih mampu memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Terdampak Tanah Gerak di Desa Padasari Tegal Bakal Direlokasi, Pemprov Lakukan Asesmen Geologi

    Warga Terdampak Tanah Gerak di Desa Padasari Tegal Bakal Direlokasi, Pemprov Lakukan Asesmen Geologi

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Warga terdampak tanah gerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, bakal direlokasi ke kawasan hunian sementara (huntara). Sebelum pembangunan Huntara, Pemprov Jawa Tengah lebih dulu melakukan kajian secara geologi. Adapun asesmen dilakukan di empat lokasi, yakni tiga calon lahan dan satu lokasi merupakan eksisting milik Perhutani. Asesmen geologi dilakukan guna memastikan kondisi tanah […]

  • pawai

    Pawai Sound Horeg di Mulyorejo, Kota Malang, Ricuh: Adu Pukul Pecah Antara Peserta dan Warga

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pawai sound horeg yang digelar di wilayah Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada Minggu (13/7), diwarnai insiden kericuhan antara peserta pawai dengan warga. Ketegangan ini bahkan berujung adu pukul, yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka di bagian pelipis. Menurut keterangan resmi dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, kericuhan bermula ketika rombongan peserta […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Pemkot Semarang Revisi Musrenbang: Dinas Teknis Fokus Pembangunan, Camat Tampung Aspirasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin menciptakan sistem perencanaan pembangunan yang aspiratif dan akuntabel. Hal ini dapat diwujudkan melalui perubahan sistem Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, sistem perencanaan pembangunan harus bisa mengkaji kebutuhan wilayah sesuai realitas. Maka dari itu, pihaknya menghendaki metode jemput bola untuk mengetahui daftar permasalahan […]

  • sholeh darat

    Usulan Kiai Soleh Darat Jadi Pahlawan Nasional, Pemkot Semarang Kumpulkan Arsip dan Dokumen

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kiai Haji Muhammad Sholeh bin Umar as-Samarani atau K.H. Sholeh Darat diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.  Untuk memperkuat usulan ini, Pemkot Semarang menggelar seminar internasional pada Selasa (11/11/2025). Seminar yang digelar di Ballroom Rama Shinta, Patra Semarang Hotel & Convention, tersebut membawa tema “The Legacy of K.H. Sholeh Darat for Indonesian Independence as the […]

  • sudewo

    Sudewo Sebut Praktik Jual-beli Jabatan Sudah Ada Sejak Dulu

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Praktik jual-beli jabatan perangkat desa disebut sudah ada sejak sebelum masa kepemimpinan Bupati Sudewo. Hal ini disampaikan oleh salah satu terdakwa, Sudewo, dalam sidang pemeriksaan terhadap para saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). Menurutnya, para saksi yang merupakan kepala desa berasumsi bahwa praktik tersebut berdasarkan persetujuan darinya. “Para saksi ini adalah para […]

  • bupati

    Bupati Pati Sudewo Akhirnya Muncul di Publik Setelah Delapan Hari Absen

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Bupati Pati, Sudewo, akhirnya muncul di hadapan publik pada Jumat (22/8/2025), setelah delapan hari absen pasca demonstrasi yang menuntut pelengserannya pada Rabu, 13 Agustus lalu. Momen kembalinya Sudewo ke muka publik terjadi saat dirinya menghadiri acara Pelepasan Peserta Raimuna Daerah XIII Kwarda Jawa Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di Kantor Kwartir Cabang Pati. Dalam […]

expand_less