Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Semarang Intervensi Stabilitas Harga Pangan Lewat Program “Pak Rahman”

Pemkot Semarang Intervensi Stabilitas Harga Pangan Lewat Program “Pak Rahman”

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 65

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berusaha mengintervensi dalam mengatur ketersediaan dan stabilitas harga pangan di wilayahnya. Hal ini dilakukan dengan mencetuskan program bertajuk “Pak Rahman” atau Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman.

Menurut Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, isu kedaulatan pangan sering kali luput dari pembahasan dan perencanaan pemerintah daerah. Sehingga, tata niaga pangan sepenuhnya bergantung pada mekanisme pasar bebas.

Ia mencatat, produksi beras lokal baru mencukupi sekitar 11 persen dari kebutuhan konsumsi. Hal ini menjadi tantangan yang harus dipecahkan di daerah karena pemenuhan pangan harian masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Lahan sawah di Kota Semarang saat ini tercatat sekitar 2.000 hektare. Jumlah produksi beras lokal tersebut baru mampu mencukupi sekitar 11 sekian persen dari total kebutuhan konsumsi masyarakat, belum termasuk komoditas daging dan ayam,” kata Agustina baru-baru ini.

“Kami di pemerintahan tidak memiliki sistem pengendalian maupun penentuan harga karena kendali sepenuhnya berada di pasar,” lanjut dia.

Lebih lanjut, program “Pak Rahman” menjadi salah satu bentuk intervensi Pemkot Semarang untuk menstabilkan harga pangan, sekaligus menjaga daya beli warga.

Program ini berupa mobil pangan keliling yang digerakkan secara gotong royong oleh para pedagang untuk menjangkau ratusan titik di Kota Semarang setiap bulannya. Sistem ini disebut berakar dari kebersamaan masyarakat yang tercermin dari budaya “Warak Ngendog”.

“Efektivitas sistem gotong royong dalam pengendalian pangan tersebut sebenarnya berakar kuat dari modal sosial toleransi masyarakat Kota Semarang yang sudah terjaga ratusan tahun,” terang Agustina.

Karakter kebersamaan itu tercermin dari filosofi makhluk imajiner Warak Ngendog ciptaan para budayawan 142 tahun lalu, di mana pertemuan lintas budaya harus menghasilkan ‘telur’ atau jalan keluar yang saling menguntungkan secara ekonomi,” lanjutnya.

Agustina optimis, inovasi yang lahir dalam bentuk “Pak Rahman” ini dinilai bisa memberikan dampak makro yang signifikan. Bahkan, menempatkan Kota Semarang sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di Jawa Tengah. (Adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang, Khotib. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Layanan Dokumen Kependudukan Sudah Tersedia di Tingkat Desa dan Kelurahan Rembang

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Layanan dokumen kependudukan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah sudah tersedia di tingkat desa dan kelurahan. Layanan itu telah dibuka sejak bulan Februari 2025. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang, Khotib menjelaskan bahwa layanan dokumen kependudukan di tingkat desa dan kelurahan itu mencakup kartu keluarga (KK), […]

  • Pelaku Edit Foto Cabul Chiko Resmi Jadi Tersangka

    Pelaku Edit Foto Cabul Chiko Resmi Jadi Tersangka

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 169
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Heboh kasus editing foto tak senonoh yang menyeret alumnus SMA Negeri 11 Semarang, Chiko Raditya Agung Putra, beberapa waktu lalu. Kini, pelaku telah ditetapkan tersangka kasus pelecehan seksual berbasis digital. Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Artanto menyebutkan, penetapan tersangka kepada Chiko dilakukan usai gelar perkara pada Senin (10/11/2025). Gelar […]

  • Pemprov Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Seluas 710 Ha, Kapasitas 30 Ribu Ekor

    Pemprov Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Seluas 710 Ha, Kapasitas 30 Ribu Ekor

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Peternakan sapi perah terpadu dibangun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Peternakan tersebut diperkirakan bakal memenuhi kapasitas mencapai 30 ribu ekor. “Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara. Jadi Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu. Apalagi didukung juga oleh Menteri Pertanian,” kata […]

  • Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, July Emmylia

    Harga Bahan Baku Plastik Melonjak, Pemprov Jateng Dorong Produksi Bioplastik

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kenaikan harga bahan baku plastik sedikit banyak berdampak pada kegiatan ekonomi di Jawa Tengah. Banyak pedagang mengeluhkan kenaikan harga hingga kelangkaan plastik. Kenaikan harga plastik disebabkan tingginya harga bahan baku atau naphta. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pasokan energi global akibat pengamanan ketat di Selat Hormuz selama ketegangan geopolitik di Timur Tengah. […]

  • Pengamen Dihakimi Massa, Diduga Mencuri di Rumah Warga Tlogowungu

    Pengamen Dihakimi Massa, Diduga Mencuri di Rumah Warga Tlogowungu

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Seorang pengamen dihakimi massa usai diduga melakukan pencurian di Desa Pangonan, Kecamatan Tlogowungu. Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid mengatakan, pria inisial D (27) tersebut sempat tepergok warga keluar dari rumah S (39) pada Selasa (18/11/2025). Saat itu, ia terlihat membawa tas berisi alat pertukangan, diduga digunakan untuk membobol rumah warga. “Pria berinisial D […]

  • Pemkab Semarang Gunakan Mobil Skylift untuk Pemeliharaan PJU dan Traffic Light

    Pemkab Semarang Gunakan Mobil Skylift untuk Pemeliharaan PJU dan Traffic Light

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang gunakan mobil Skylift untuk pemeliharaan perlengkapan jalan. Sebagai contoh, perbaikan penerangan jalan umum (PJU) dan lampu pengatur lalu lintas (traffic light). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang melalui Sekretaris Djoko Nurjanto mengatakan, pengadaan mobil Skylift di tahun 2025 menggantikan kendaraan serupa tahun 2002. Penggantian ini dilakukan untuk mendukung proses […]

expand_less