Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 70

Kabarjatengterkini.com– Ambisi besar China untuk menciptakan sumber energi bersih masa depan yang tak terbatas kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sains global.

Tim peneliti dari Institute of Plasma Physics di bawah naungan Chinese Academy of Sciences (ASIPP) yang berbasis di Hefei, Provinsi Anhui, baru-baru ini mengumumkan keberhasilan mutlak dalam mengembangkan dan menguji dua komponen magnet paling krusial untuk proyek reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST), atau yang lebih populer dijuluki sebagai ‘Matahari Buatan’.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi tonggak baru bagi dunia sains, tetapi juga menegaskan kemandirian teknologi tingkat tinggi Negeri Tirai Bambu.

Hebatnya, seluruh teknologi inti yang digunakan untuk membangun komponen raksasa ini—mulai dari baja khusus berdaya tahan tinggi, bahan isolasi termal canggih, hingga material superkonduktor mutakhir—diklaim 100 persen dikembangkan dan diproduksi secara mandiri di dalam negeri.

Direktur ASIPP, Song Yuntao, dengan bangga menegaskan bahwa pencapaian terbaru ini sukses memecahkan rekor dunia di bidang teknologi fusi nuklir. Jika disandingkan dengan magnet sejenis yang digunakan pada proyek reaktor internasional skala global (ITER), versi buatan ilmuwan China ini memiliki spesifikasi yang jauh lebih superior. Komponen magnet EAST ini berukuran 1,3 kali lebih besar dengan kapasitas penyimpanan energi yang tiga kali lipat lebih kuat.

1. Magnet Medan Toroidal: ‘Sangkar Baja’ Penahan Plasma Super Panas

Komponen pertama yang berhasil diselesaikan dan diuji coba adalah magnet medan toroidal. Komponen ini memiliki desain arsitektur berbentuk huruf ‘D’ dengan dimensi yang sangat masif, yaitu panjang 21 meter, lebar 12 meter, tinggi 3,3 meter, serta memiliki bobot total mencapai 528 ton.

Fungsi Utama dan Cara Kerja:

Tugas utama dari magnet medan toroidal ini adalah sebagai sistem pengurung plasma. Peneliti senior ASIPP, Wu Yu, menjelaskan bahwa komponen ini berfungsi memastikan pusaran plasma yang memiliki suhu super panas tetap melayang dengan stabil di tengah ruang hampa udara dan sama sekali tidak menyentuh dinding bagian dalam reaktor.

Analogi Teknologi: Pakar teknologi elektromagnetik terkemuka China, Song Zhongping, mengibaratkan magnet raksasa ini seperti sebuah “sangkar kokoh dari baja antikarat yang tebal”. Tanpa adanya medan magnet pelindung yang sangat kuat ini, bola api plasma dengan suhu jutaan derajat Celsius tersebut akan langsung buyar, merusak struktur reaktor, dan membuat reaksi fusi nuklir mustahil terjadi.

Target Masa Depan:

Keberhasilan uji coba satu unit ini barulah langkah awal. Target berikutnya dari proyek EAST adalah merangkai 16 magnet serupa menjadi satu kesatuan yang melingkar utuh. Rangkaian tersebut nantinya akan menghasilkan medan magnet melingkar yang luar biasa kuat demi menopang kestabilan reaktor fusi dalam jangka panjang.

2. Kumparan Solenoid Pusat: Pemicu Utama Bola Api Raksasa

Komponen krusial kedua yang tidak kalah penting adalah kumparan solenoid pusat. Dalam arsitektur reaktor fusi Tokamak, komponen ini memegang peran ganda yang sangat vital: pertama sebagai pemicu awal plasma hingga membentuk bola api raksasa, dan kedua sebagai pengendali posisi plasma agar tetap berada pada jalur aman selama proses fusi nuklir berlangsung.

Performa dan Output Maksimal:

Berdasarkan data resmi hasil pengujian laboratorium, kumparan solenoid pusat ini mampu mengalirkan arus listrik stabil hingga mencapai 60 kiloampere ($60\text{ kA}$) dan sanggup menyimpan energi total sebesar 6,03 megajoule ($6,03\text{ MJ}$). Sementara itu, untuk batas arus operasional normalnya berada di angka 46,5 kiloampere ($46,5\text{ kA}$). Angka-angka performa ini tercatat jauh melampaui kapasitas perangkat keras yang tertanam pada sistem EAST generasi sebelumnya.

Kunci Menuju Komersialisasi Energi:

Wakil Direktur ASIPP, Qin Jinggang, menyebutkan bahwa kinerja dari magnet solenoid pusat ini secara langsung menjadi penentu utama apakah perangkat fusi nuklir dapat dinyalakan dengan sukses dan dipertahankan dalam kondisi yang stabil. Komponen inilah yang memegang kunci penting apakah proyek ‘Matahari Buatan’ ini bisa segera naik kelas dari yang awalnya sekadar eksperimen laboratorium menjadi pembangkit listrik komersial di dunia nyata.

Langkah Raksasa Menuju Era Energi Bersih Tanpa Batas

Reaksi fusi nuklir yang diadopsi oleh EAST merupakan proses yang meniru cara kerja matahari menghasilkan energi, yaitu dengan menggabungkan inti atom ringan untuk menghasilkan energi yang luar biasa besar tanpa menghasilkan limbah radioaktif jangka panjang atau gas rumah kaca. Oleh karena itu, fusi nuklir sering kali digadang-gadang sebagai cawan suci dari solusi krisis energi global.

Keberhasilan pengujian dua komponen magnet superkonduktor raksasa buatan domestik China ini membuka jalan lebar bagi terciptanya reaksi fusi jangka panjang yang stabil. Dengan teknologi yang kian matang, umat manusia kini berada selangkah lebih dekat menuju era baru: era di mana pasokan energi bersih, aman, konsisten, dan tak terbatas bukan lagi sekadar impian fiksi ilmiah, melainkan realitas yang siap menerangi peradaban.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • menteri

    Menteri-menteri Prabowo Tanggapi Dugaan Kontaminasi Radioaktif Udang Beku Indonesia

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah menteri dalam kabinet Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan tanggapan atas polemik dugaan kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) dalam udang beku asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat. Dugaan ini muncul setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mendeteksi paparan Cs-137 pada kontainer berisi produk udang dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods). […]

  • Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng

    Agustina Minta Pengurus RT Segera Rampungkan Dokumen Persyaratan Dana Bantuan Operasional Lewat Ruang Warga

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan pendampingan program Bantuan Operasional (BOP) per RT. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan pengurus segera menyelesaikan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, setiap pengurus RT dan RW akan mengunggah dokumen lewat aplikasi Ruang Warga. Maka dari itu, kelengkapan dokumen seperti Surat Permohonan, SK Kepengurusan, […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui usai menyalurkan bantuan simbolis Alsintan di halaman Dintanpang, Rabu (03/12/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Bakal Usulkan Bantuan Combine untuk Petani ke Pusat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno menyampaikan bahwa kekurangan combine untuk pemanen padi masih menjadi masalah di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Bupati Rembang Harno usia memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di halaman Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Rembang, Rabu (03/12/2025) pagi. Ia akan berusaha mengusulkan bantuan alsintan combine kepada Pemerintah Pusat. “Yang jelas yang […]

  • semarang

    Agustina Perkenalkan Semarang Sebagai Daerah dengan Ragam Budaya yang Harmonis

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memperkenalkan daerahnya sebagai kota pelabuhan yang mempertemukan berbagai budaya nusantara yang bersatu-padu membentuk harmoni. Hal ini disampaikan olehnya saat menghadiri Gelar Seni dan Budaya Kota Semarang “Harmoni Semarang” di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, yang digelar pada hari Minggu (21/6/2026). “Kota Semarang hari […]

  • Mahasiswa Udinus Kembangkan Alat Penghasil Air Minum dari Udara

    Mahasiswa Udinus Kembangkan Alat Penghasil Air Minum dari Udara

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, mengembangkan alat penghasil air minum dari udara bernama ToyaKu. ToyaKu memungkinkan memperoleh air siap minum tanpa bergantung sumur, sungai, atau jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Alat hasil riset itu turut dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). “Kami mengapresiasi dari teman-teman Udinus yang melakukan inovasi […]

  • Heboh Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Identifikasi Ciri Pelaku

    Heboh Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Identifikasi Ciri Pelaku

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sukoharjo, Kabarjatengterkini.com – Heboh dugaan pembakaran Warung Mi Babi di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Terkait kasus tersebut, polisi melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyebutkan bahwa warung tersebut sengaja dibakar oleh pelaku. Hal ini berdasarkan kesaksian warga sekitar yang mengaku melihat beberapa orang tak dikenal di sekitar lokasi. “Langsung kita […]

expand_less