Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 44

Kabarjatengterkini.com– Ambisi besar China untuk menciptakan sumber energi bersih masa depan yang tak terbatas kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sains global.

Tim peneliti dari Institute of Plasma Physics di bawah naungan Chinese Academy of Sciences (ASIPP) yang berbasis di Hefei, Provinsi Anhui, baru-baru ini mengumumkan keberhasilan mutlak dalam mengembangkan dan menguji dua komponen magnet paling krusial untuk proyek reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST), atau yang lebih populer dijuluki sebagai ‘Matahari Buatan’.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi tonggak baru bagi dunia sains, tetapi juga menegaskan kemandirian teknologi tingkat tinggi Negeri Tirai Bambu.

Hebatnya, seluruh teknologi inti yang digunakan untuk membangun komponen raksasa ini—mulai dari baja khusus berdaya tahan tinggi, bahan isolasi termal canggih, hingga material superkonduktor mutakhir—diklaim 100 persen dikembangkan dan diproduksi secara mandiri di dalam negeri.

Direktur ASIPP, Song Yuntao, dengan bangga menegaskan bahwa pencapaian terbaru ini sukses memecahkan rekor dunia di bidang teknologi fusi nuklir. Jika disandingkan dengan magnet sejenis yang digunakan pada proyek reaktor internasional skala global (ITER), versi buatan ilmuwan China ini memiliki spesifikasi yang jauh lebih superior. Komponen magnet EAST ini berukuran 1,3 kali lebih besar dengan kapasitas penyimpanan energi yang tiga kali lipat lebih kuat.

1. Magnet Medan Toroidal: ‘Sangkar Baja’ Penahan Plasma Super Panas

Komponen pertama yang berhasil diselesaikan dan diuji coba adalah magnet medan toroidal. Komponen ini memiliki desain arsitektur berbentuk huruf ‘D’ dengan dimensi yang sangat masif, yaitu panjang 21 meter, lebar 12 meter, tinggi 3,3 meter, serta memiliki bobot total mencapai 528 ton.

Fungsi Utama dan Cara Kerja:

Tugas utama dari magnet medan toroidal ini adalah sebagai sistem pengurung plasma. Peneliti senior ASIPP, Wu Yu, menjelaskan bahwa komponen ini berfungsi memastikan pusaran plasma yang memiliki suhu super panas tetap melayang dengan stabil di tengah ruang hampa udara dan sama sekali tidak menyentuh dinding bagian dalam reaktor.

Analogi Teknologi: Pakar teknologi elektromagnetik terkemuka China, Song Zhongping, mengibaratkan magnet raksasa ini seperti sebuah “sangkar kokoh dari baja antikarat yang tebal”. Tanpa adanya medan magnet pelindung yang sangat kuat ini, bola api plasma dengan suhu jutaan derajat Celsius tersebut akan langsung buyar, merusak struktur reaktor, dan membuat reaksi fusi nuklir mustahil terjadi.

Target Masa Depan:

Keberhasilan uji coba satu unit ini barulah langkah awal. Target berikutnya dari proyek EAST adalah merangkai 16 magnet serupa menjadi satu kesatuan yang melingkar utuh. Rangkaian tersebut nantinya akan menghasilkan medan magnet melingkar yang luar biasa kuat demi menopang kestabilan reaktor fusi dalam jangka panjang.

2. Kumparan Solenoid Pusat: Pemicu Utama Bola Api Raksasa

Komponen krusial kedua yang tidak kalah penting adalah kumparan solenoid pusat. Dalam arsitektur reaktor fusi Tokamak, komponen ini memegang peran ganda yang sangat vital: pertama sebagai pemicu awal plasma hingga membentuk bola api raksasa, dan kedua sebagai pengendali posisi plasma agar tetap berada pada jalur aman selama proses fusi nuklir berlangsung.

Performa dan Output Maksimal:

Berdasarkan data resmi hasil pengujian laboratorium, kumparan solenoid pusat ini mampu mengalirkan arus listrik stabil hingga mencapai 60 kiloampere ($60\text{ kA}$) dan sanggup menyimpan energi total sebesar 6,03 megajoule ($6,03\text{ MJ}$). Sementara itu, untuk batas arus operasional normalnya berada di angka 46,5 kiloampere ($46,5\text{ kA}$). Angka-angka performa ini tercatat jauh melampaui kapasitas perangkat keras yang tertanam pada sistem EAST generasi sebelumnya.

Kunci Menuju Komersialisasi Energi:

Wakil Direktur ASIPP, Qin Jinggang, menyebutkan bahwa kinerja dari magnet solenoid pusat ini secara langsung menjadi penentu utama apakah perangkat fusi nuklir dapat dinyalakan dengan sukses dan dipertahankan dalam kondisi yang stabil. Komponen inilah yang memegang kunci penting apakah proyek ‘Matahari Buatan’ ini bisa segera naik kelas dari yang awalnya sekadar eksperimen laboratorium menjadi pembangkit listrik komersial di dunia nyata.

Langkah Raksasa Menuju Era Energi Bersih Tanpa Batas

Reaksi fusi nuklir yang diadopsi oleh EAST merupakan proses yang meniru cara kerja matahari menghasilkan energi, yaitu dengan menggabungkan inti atom ringan untuk menghasilkan energi yang luar biasa besar tanpa menghasilkan limbah radioaktif jangka panjang atau gas rumah kaca. Oleh karena itu, fusi nuklir sering kali digadang-gadang sebagai cawan suci dari solusi krisis energi global.

Keberhasilan pengujian dua komponen magnet superkonduktor raksasa buatan domestik China ini membuka jalan lebar bagi terciptanya reaksi fusi jangka panjang yang stabil. Dengan teknologi yang kian matang, umat manusia kini berada selangkah lebih dekat menuju era baru: era di mana pasokan energi bersih, aman, konsisten, dan tak terbatas bukan lagi sekadar impian fiksi ilmiah, melainkan realitas yang siap menerangi peradaban.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tiga remaja perempuan tewas usai tertabrak Kereta Api (KA) Argo Merbabu yang melintas di jalur hilir antara Stasiun Batang-Stasiun Pekalongan, tepat Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026) pagi. Ketiga korban masing-masing berinisial AFJ (15), IS (15), dan AP (16) merupakan warga Kedungmiri Barat, Kelurahan Kasepuhan. Saat kejadian, mereka disebut sedang berjalan […]

  • daegu

    Barcelona Menang Telak 5-0 di Kandang Daegu FC, Gavi dan Lewandowski Jadi Bintang Lapangan

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Barcelona menunjukkan performa impresif saat bertandang ke Stadion Daegu untuk menghadapi Daegu FC pada Senin (4/8/2025) malam WIB. Dalam laga yang berlangsung di markas Daegu tersebut, Barcelona sukses menguasai pertandingan dengan dominasi penuh dan mengakhiri pertandingan dengan skor telak 5-0. Kemenangan besar Barcelona ini semakin mengukuhkan reputasi mereka sebagai salah satu klub terbaik […]

  • Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berencana menyelenggarakan event budaya kolaboratif

    Pemkot Semarang dan Kedubes Spanyol Rencanakan Gelaran Event Budaya pada Tahun 2027

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berencana menyelenggarakan event budaya kolaboratif pada semester pertama tahun 2027 mendatang. Lebih lanjut, Kedutaan Besar Spanyol juga menawarkan Pameran Alhambra yang sebelumnya pernah digelar di Kota Tua Jakarta. Pameran tersebut akan menghadirkan berbagai peninggalan peradaban Muslim di Spanyol. Wali Kota Semarang, Agustina […]

  • Gunung Slamet Siap Jadi Kawasan Taman Nasional

    Gunung Slamet Siap Jadi Kawasan Taman Nasional, Penambangan Resmi Dilarang

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gunung Slamet sedang berproses menjadi kawasan taman nasional. Dengan demikian, segala aktivitas penambangan di wilayah tersebut dilarang. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi baru-baru ini. Hal ini disampaikan dalam menanggapi kabar mengenai penambangan pasir di Gunung Slamet. Pihaknya juga telah melakukan peringatan terkait hal tersebut. “Gunung Slamet itu sudah (diproses) […]

  • Seni dan Budaya di Jateng Bisa Jadi Media Diplomasi Antarnegara

    Seni dan Budaya di Jateng Bisa Jadi Media Diplomasi Antarnegara

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dukung penuh seniman yang membawa budaya Indonesia ke kancah internasional. Menurutnya, seni dan budaya bisa menjadi media diplomasi untuk mempererat hubungan antarnegara. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga menyampaikan apresiasinya terhadap salah satu seniman tari asal Semarang, Jawa Tengah yang sempat mengikuti World Expo 2025 di Osaka pada 7-8 […]

  • Pemprov Jateng Salurkan Bantuan pada Korban Terdampak Kebakaran Sumur Minyak Blora

    Pemprov Jateng Salurkan Bantuan pada Korban Terdampak Kebakaran Sumur Minyak Blora

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 179
    • 0Komentar

      Blora, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah salurkan bantuan kepada masyarakat terdampak insiden kebakaran sumur minyak di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. Adapun bantuan yang diserahkan totalnya Rp180 juta. Rinciannya berupa uang Rp40 juta dari Baznas Jateng untuk keluarga yang meninggal dunia dan korban luka; dan logistik dan peralatan senilai […]

expand_less