Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
  • visibility 336

Kabarjatengterkini.com– Tahukah kamu bahwa usus manusia sering dijuluki sebagai ‘otak kedua’? Julukan ini bukan sekadar metafora, melainkan berakar dari penemuan ilmiah yang mengungkap bahwa usus memiliki sistem saraf yang sangat kompleks, bahkan mampu berfungsi secara independen dari otak utama di kepala.

Dalam dunia medis dan biologi, istilah “otak kedua” mengacu pada sistem saraf enterik (Enteric Nervous System / ENS), jaringan saraf yang berada di sepanjang saluran pencernaan. ENS terdiri dari lebih dari 100 juta neuron—lebih banyak dari yang ditemukan di sumsum tulang belakang manusia!

Apa Itu Sistem Saraf Enterik (ENS)?

Sistem saraf enterik adalah jaringan neuron yang tersebar di sepanjang dinding saluran pencernaan, mulai dari kerongkongan hingga anus. ENS berfungsi untuk mengatur berbagai aktivitas pencernaan seperti kontraksi otot usus, sekresi enzim, aliran darah lokal, hingga interaksi dengan mikrobiota usus.

Yang membuat ENS begitu unik adalah kemampuannya untuk bekerja secara independen. Artinya, meskipun terhubung dengan sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), ENS bisa mengatur fungsi pencernaan tanpa perintah langsung dari otak.

Mengapa Disebut ‘Otak Kedua’?

Julukan “otak kedua” diberikan karena beberapa alasan ilmiah yang kuat:

  1. Jumlah Neuron yang Sangat Banyak
    Usus memiliki jaringan neuron yang kompleks dan luas. Jumlah neuronnya mencapai lebih dari 100 juta, cukup untuk memproses informasi secara mandiri.

  2. Kemampuan Berpikir Lokal (Autonom)
    Sistem saraf enterik dapat membuat keputusan sendiri tanpa campur tangan otak utama. Misalnya, saat makanan masuk ke lambung, usus secara otomatis mengatur kontraksi dan sekresi untuk mencerna makanan.

  3. Koneksi Langsung dengan Otak Melalui Saraf Vagus
    ENS dan otak terhubung melalui saraf vagus, yang memungkinkan komunikasi dua arah. Ini berarti informasi dari usus bisa memengaruhi suasana hati, emosi, bahkan kesehatan mental.

  4. Produksi Neurotransmiter
    Usus menghasilkan berbagai neurotransmiter, seperti serotonin dan dopamin, yang biasa digunakan oleh otak untuk mengatur suasana hati dan perilaku. Bahkan, sekitar 90% serotonin dalam tubuh diproduksi di usus, bukan di otak!

Hubungan Usus dan Kesehatan Mental

Banyak penelitian terbaru menunjukkan adanya hubungan erat antara kondisi usus dan kesehatan mental. Ketidakseimbangan mikrobiota usus, inflamasi usus, atau gangguan pencernaan dapat memicu masalah psikologis seperti kecemasan, depresi, bahkan gangguan stres.

Fenomena ini dikenal dengan istilah gut-brain axis—jalur komunikasi dua arah antara otak dan usus. Itulah sebabnya, gangguan pada sistem pencernaan sering kali disertai dengan perubahan suasana hati, dan sebaliknya, stres atau kecemasan juga bisa memicu gangguan lambung dan pencernaan.

Mikrobiota Usus dan Peranannya

Selain neuron, mikrobiota usus atau flora usus juga memainkan peran penting dalam “otak kedua”. Mikroorganisme ini membantu mencerna makanan, memproduksi vitamin, dan mengatur sistem kekebalan tubuh. Mereka juga memengaruhi produksi neurotransmiter dan respon terhadap stres.

Mikrobiota yang sehat dapat meningkatkan fungsi otak dan menjaga keseimbangan emosional. Sebaliknya, ketidakseimbangan mikrobiota (dysbiosis) dapat menyebabkan masalah fisik maupun mental.

Bukti Ilmiah dan Penelitian Terkini

Berbagai studi ilmiah telah membuktikan bahwa sistem saraf enterik benar-benar bisa berfungsi secara otonom. Salah satu penelitian dari Columbia University menunjukkan bahwa usus bisa menjalankan gerakan peristaltik bahkan setelah terputus dari sistem saraf pusat, membuktikan bahwa ENS memiliki “otak mini” sendiri.

Studi lainnya menunjukkan bahwa gangguan pada komunikasi antara otak dan usus dapat menyebabkan berbagai kondisi kronis, termasuk sindrom iritasi usus (IBS), autisme, bahkan penyakit neurodegeneratif seperti Parkinson.

Tips Menjaga Kesehatan ‘Otak Kedua’

Karena peran usus sangat penting bagi kesehatan tubuh dan mental, maka merawat sistem pencernaan sama pentingnya dengan menjaga fungsi otak. Berikut beberapa tips menjaga kesehatan usus:

  • Konsumsi makanan tinggi serat, seperti buah, sayur, dan biji-bijian

  • Tambahkan probiotik dan prebiotik dalam diet harian

  • Hindari stres berlebihan dan terapkan teknik relaksasi

  • Cukup tidur dan olahraga teratur

  • Batasi konsumsi makanan olahan, alkohol, dan gula berlebih

Usus dijuluki ‘otak kedua’ karena memiliki sistem saraf kompleks yang mampu berfungsi secara mandiri, memproduksi neurotransmiter, dan berkomunikasi langsung dengan otak. Kesehatan usus sangat berkaitan dengan kesehatan mental dan emosional, sehingga merawat pencernaan berarti juga merawat pikiran.

Dengan memahami pentingnya sistem saraf enterik, kita bisa lebih sadar akan pengaruh pola makan, gaya hidup, dan kondisi psikologis terhadap kesehatan secara keseluruhan. Jadi, jangan sepelekan “otak kedua” ini—karena ia berperan jauh lebih besar dari yang kita kira.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Walkot Semarang Ungkap Banjir di Perum Dinar Indah Meteseh karena Luapan Kali Babon

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Banjir kiriman melanda wilayah Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Kota Semarang, pada Sabtu (14/3/2025) malam hingga Minggu (15/3/2026) pagi. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan, sebelum banjir daerah hulu dilanda hujan intensitas tinggi. Hal itu menyebabkan tanggul sungai Kali Babon meluap, sehingga menggenangi wilayah yang lebih rendah, dan masuk ke permukiman warga. “Penyebab […]

  • Satpol PP Kota Solo Amankan Pengamen Waria yang Pukul Kepala Pelanggan

    Satpol PP Kota Solo Amankan Pengamen Waria yang Pukul Kepala Pelanggan

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Petugas Satpol PP Kota Solo mengamankan seorang pengamen waria, inisial SD (45) alias Manohara. Pengamen tersebut diduga memukul kepala pengunjung warung nasi padang di kawasan Singosaren. Peristiwa pemukulan tersebut terjadi pada Selasa (26/5/2026) malam. Awalnya, Manohara datang mengamen di warung nasi padang, tempat korban berada. Namun, karena korban menolak memberi uang, pelaku […]

  • Anggota Satpol PP di Tangsel Nekat Jual Produk Kedaluwarsa, Kini Jadi Tersangka

    Anggota Satpol PP di Tangsel Nekat Jual Produk Kedaluwarsa, Kini Jadi Tersangka

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang anggota Satpol PP di Tangerang Selatan inisial A diciduk polisi setelah kedapatan menjual makanan dan produk kosmetik yang telah kedaluwarsa. Ia diamankan bersama dengan rekannya, SA yang turut berperan dalam penjualan produk-produk tersebut. Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Jumat (4/7/2025) di Kampung […]

  • baru

    WhatsApp Rilis Fitur Baru untuk Cegah Pengguna dari Modus Penipuan: Lindungi Akun Anda Sekarang!

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– WhatsApp kembali menghadirkan inovasi terbaru demi meningkatkan keamanan penggunanya. Pada tahun 2025, WhatsApp resmi merilis fitur baru yang dirancang khusus untuk mencegah pengguna terjerat modus penipuan yang semakin canggih. Fitur ini hadir sebagai respons atas maraknya kasus penipuan online yang sering memanfaatkan platform pesan instan populer tersebut. Mengapa Fitur Baru WhatsApp Penting? Sebagai aplikasi […]

  • Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Banyumas, Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi dugaan peredaran narkoba di wilayah Purwokerto, Banyumas. Atas kasus ini, seorang warga asal Jakarta Barat, inisial DI (43), diamankan oleh polisi. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, DI ditangkap pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.38 WIB di Stasiun Purwokerto. Saat itu, ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sekitar 200 gram dengan […]

  • ruang kerja

    5 Manfaat Luar Biasa Meja Multifungsi untuk Ruang Kerja Modern

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Dalam era kerja modern seperti sekarang, kebutuhan akan ruang kerja yang efisien dan nyaman semakin meningkat. Banyak orang kini bekerja dari rumah atau menjalankan bisnis kecil dari ruang pribadi. Nah, salah satu elemen penting yang menentukan produktivitas dan kenyamanan kerja adalah meja kerja. Tidak sekadar tempat menaruh laptop atau dokumen, meja kini berkembang menjadi […]

expand_less