Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Festival Wayang Semesta Hadirkan Menteri Kebudayaan hingga Pelawak Kondang

Festival Wayang Semesta Hadirkan Menteri Kebudayaan hingga Pelawak Kondang

  • account_circle Aulia Anissa Putri
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 197

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka menyambut Hari Wayang Nasional 2025, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyelenggarakan Festival Wayang Semesta selama dua hari, pada Jumat–Sabtu (7–8/11/2025) di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang.

Penyelenggaraan Festival Wayang Semesta ini turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Fadli Zon beserta dua pelawak kondang bernama         Tri Retno Prayudati (Nunung) dan Ir. Lies Hartono (Cak Lontong), yang akan memeriahkan dan menghibur masyarakat Kota Semarang.

Nantinya, festival ini akan diwarnai oleh serangkaian acara, mulai dari Wayang Experience, Panggung Komunitas, Pagelaran Wayang Kontemporer, 1.000 Wayang Cilik, Pagelaran Wayang Orang, hingga Pertunjukan Lintas Wayang.

Lebih dari sebagai bentuk pelestarian budaya, Agustina optimis jika pagelaran ini dihadirkan untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan kepada pelaku seni, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta ekonomi kreatif dengan menampilkan produk fesyen, kriya, dan kuliner khas Kota Semarang.

“Wayang sebagai warisan dunia sangat mampu menciptakan multiplier effect nyata terhadap perekonomian rakyat,” kata Agustina.

Perlu diketahui, multiplier effect atau efek berganda menjadi suatu konsep ekonomi yang dapat menghadirkan perubahan lebih besar dan berlipat ganda dalam pendapatan nasional, dalam hal ini adalah bagi Pemerintah Kota Semarang.

Melalui adanya pasar UMKM yang menjadi pelengkap Festival Wayang Semesta selama dua hari, sejak siang berlanjut hingga malam hari, Agustina menegaskan bahwa integrasi antara budaya dengan ekonomi kreatif dapat dikolaborasikan sebagai sebuah strategi pembangunan daerah.

Dikarenakan penyelenggaraan ini dapat mendatangkan pendapatan bagi pihak lain melalui kolaborasi ekonomi kreatif, maka dari itu Festival Wayang Semesta terbuka bagi masyarakat umum dan tidak dipungut biaya alias gratis.

“Ayo, sedulur Semarang maupun di luar Kota Semarang, bisa hadir dan menyaksikan festival wayang tersebut. Mari kita bangun Kota Semarang menjadi kota budaya yang nyaman bagi tumbuhnya nilai-nilai kebudayaan,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Aulia Anissa Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • ppn

    Banyak Produsen Perhiasan Tak Bayar Pajak, Kemenkeu Pertimbangkan Penarikan PPN Langsung dari Produsen

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih banyak produsen perhiasan yang tidak membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah menggelar pertemuan dengan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10). Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut bahwa sekitar 90 persen produsen perhiasan beroperasi secara “gelap”, artinya […]

  • tarif

    Kemenkeu Terapkan Kembali Tarif Impor Mobil Listrik Mulai Tahun Depan

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mencabut insentif pembebasan tarif impor mobil listrik yang selama ini diberikan kepada pelaku industri otomotif. Kebijakan tarif 0 persen untuk impor mobil listrik hanya berlaku hingga 31 Desember 2025, dan akan kembali diberlakukan bea masuk mulai 1 Januari 2026. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan […]

  • Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo Berakhir Damai

    Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo Berakhir Damai

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Dugaan pengeroyokan di Keraton Solo beberapa hari lalu disebut berakhir damai. Cucu Pakubuwono XIII, BRM Suryo Mulyo, yang diduga menganiaya tim keamanan inisial RP sudah berkomunikasi dengan korban. Komunikasi tersebut berlangsung pada Rabu (21/1/2026) malam di kantor Badan Pengelola Keraton. Berdasarkan pertemuan tersebut, baik pihak BRM Suryo Mulyo dan korban RP sepakat […]

  • china

    Ilmuwan China Ciptakan Beton Super Ringan “Marshmallow” untuk Hentikan Pesawat Secara Aman

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Inovasi revolusioner datang dari dunia penerbangan. Ilmuwan China berhasil mengembangkan material baru berupa beton super ringan yang mampu menghentikan pesawat berbobot ratusan ton secara lembut dalam kondisi darurat. Inovasi ini dikenal sebagai “marshmallow concrete” karena teksturnya yang ringan seperti busa namun tetap kokoh. Beton ini bukan sekadar beton biasa. Ia memiliki porositas tinggi dan […]

  • muktamar

    Muktamar X PPP Ricuh: Mardiono vs Agus Suparmanto Saling Klaim Kemenangan

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berlangsung pada 27-29 September 2025 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, berakhir ricuh dan memunculkan dualisme kepemimpinan di tubuh partai berlambang Ka’bah ini. Kericuhan tersebut menyebabkan tiga kader PPP terluka akibat pukulan dan lemparan kursi dalam insiden yang dipicu oleh persaingan dua kubu, yakni kubu Mardiono dan […]

  • pidana

    Pakar Hukum Pidana UMJ Desak Hukuman Maksimal bagi Pimpinan Ponpes Ndolo Kusumo Pati

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo di Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, memicu reaksi keras dari kalangan akademisi. Pakar Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Chairul Huda, mendesak aparat penegak hukum untuk tidak ragu menjatuhkan sanksi pidana terberat kepada pelaku. Huda menilai, tindakan yang dilakukan oleh oknum pimpinan […]

expand_less