Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Meteorit Mars Terbesar di Bumi Terjual Rp86,5 Miliar, Cetak Rekor Dunia!

Meteorit Mars Terbesar di Bumi Terjual Rp86,5 Miliar, Cetak Rekor Dunia!

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 441

 

Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Dunia lelang kembali mencatat sejarah luar biasa. Sebuah meteorit Mars langka seberat 24,5 kilogram, yang dinamai NWA 16788, berhasil terjual dengan harga fantastis US$ 5,3 juta atau setara dengan Rp 86,5 miliar (dengan kurs Rp 16.329,1). Lelang ini digelar oleh rumah lelang ternama Sotheby’s dan mencetak rekor dunia sebagai meteorit termahal yang pernah dijual dalam sejarah.

Meteorit yang berasal dari Planet Merah tersebut bukan hanya menakjubkan dari sisi ilmiah, tapi juga dari sisi komersial. Batu antariksa ini juga menyandang gelar sebagai meteorit Mars terbesar yang pernah ditemukan di Bumi. Keunikan dan kelangkaannya langsung memicu perang penawaran sengit selama 15 menit, antara penawar daring dan penawar melalui sambungan telepon.

“Ini adalah meteorit Mars yang menakjubkan yang terlepas dari permukaan Mars,” ujar Cassandra Hatton, Wakil Ketua dan Kepala Global Ilmu Pengetahuan & Sejarah Alam di Sotheby’s, dikutip dari Reuters.

Ditemukan di Gurun Sahara, Niger

Fragmen langka ini ditemukan oleh seorang pemburu meteorit pada November 2023 di wilayah Agadez, sebuah daerah terpencil di Gurun Sahara, Niger. Menurut Hatton, masyarakat lokal langsung menyadari bahwa batu tersebut bukan sembarang batu.

“Orang-orang lokal sudah merasakan bahwa ini bukan batu biasa. Ketika dibawa ke laboratorium dan diuji, baru kami menyadari: ‘Ya ampun, ini berasal dari Mars!’,” kata Hatton.

Penelitian lanjutan menunjukkan bahwa batu ini memiliki karakteristik unik yang hanya dimiliki oleh batuan yang berasal dari Planet Mars. Bahkan, setelah dibandingkan dengan katalog meteorit lainnya, para ahli menyimpulkan bahwa NWA 16788 adalah potongan Mars terbesar yang pernah ditemukan di permukaan Bumi.

Perjalanan 5 Juta Tahun Melintasi Antariksa

Asal usul meteorit ini bermula dari peristiwa dahsyat sekitar 5 juta tahun lalu, saat sebuah asteroid atau komet menghantam permukaan Mars. Tabrakan keras ini melemparkan puing-puing batuan Mars ke luar angkasa.

Salah satu fragmen yang terlontar adalah NWA 16788. Meteorit ini kemudian melakukan perjalanan antariksa sejauh 140 juta mil (sekitar 225 juta kilometer) sebelum akhirnya tertarik oleh gravitasi Bumi dan mendarat di gurun tandus Sahara.

Yang membuat penemuan ini semakin istimewa adalah kenyataan bahwa meteorit tersebut tidak hancur saat memasuki atmosfer Bumi. Ia berhasil bertahan dari gesekan hebat atmosfer dan jatuh di daratan, bukan di laut. Inilah yang memungkinkan meteorit langka ini bisa ditemukan dan dipelajari.

Ciri-Ciri Unik Meteorit NWA 16788

Meteorit ini memiliki warna kemerahan khas Mars dan menunjukkan kerak fusi, yaitu lapisan tipis terbakar akibat gesekan saat memasuki atmosfer Bumi. Ukurannya yang besar menjadikannya menonjol di antara sekitar 400 meteorit Mars yang telah diakui secara resmi di dunia.

Kondisi fisiknya yang utuh serta kandungan mineralnya yang khas membuat NWA 16788 menjadi benda astronomi yang sangat berharga, baik secara ilmiah maupun koleksi pribadi.

Daya Tarik Meteorit di Pasar Lelang Global

Fenomena ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap benda luar angkasa langka di pasar koleksi internasional. Seiring berkembangnya sains dan eksplorasi antariksa, banyak kolektor, institusi, dan bahkan perusahaan teknologi yang berlomba-lomba memiliki artefak yang berasal dari luar Bumi.

Meteorit seperti NWA 16788 bukan hanya sekadar koleksi mahal, tapi juga simbol dari kemajuan ilmu pengetahuan, misteri alam semesta, dan obsesi manusia terhadap eksplorasi ruang angkasa.

Penjualan meteorit Mars terbesar di dunia dengan harga lebih dari Rp86 miliar bukan hanya mencetak rekor dalam dunia lelang, tetapi juga menegaskan betapa berharganya benda-benda luar angkasa bagi umat manusia. Dengan warna khas Mars, sejarah perjalanan antariksa jutaan tahun, dan nilai ilmiah tinggi, meteorit NWA 16788 menjadi bukti bahwa alam semesta masih menyimpan banyak kejutan yang luar biasa.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Muhammad Jamaludin. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Kunjungan Wisatawan ke Rembang Tembus 1 Juta Lebih, Pantai Karangjahe Jadi Primadona

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kunjungan wisatawan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah tembus 1.897.720 orang, Pantai Karangjahe masih menjadi primadona. Angka itu tercatat selama periode Januari hingga Oktober 2025. Angka itu dimungkinkan masih bisa naik hingga akhir tahun nanti. Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Muhammad Jamaludin mengatakan bahwa 1.897.720 orang itu berdasarkan […]

  • Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang di Turunan Silayur, Perbaikan Butuh Anggaran Rp60 M

    Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang, Perbaikan Turunan Silayur Butuh Anggaran Rp60 M

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kawasan turunan Silayur di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, disebut sebagai kesalahan tata ruang. Hal ini dinilai jadi salah satu faktor rawan kecelakaan di area tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Menurutnya, kemiringan turunan Silayur tidak layak jika dilewati kendaraan-kendaraan besar, sehingga ia menilai ada tata ruang […]

  • israel

    Ketegangan Yerusalem Memanas: Pemukim Ekstremis Israel Kibarkan Bendera di Kompleks Masjid Al-Aqsa

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Situasi di Kota Suci Yerusalem kembali berada di ambang krisis. Ketegangan politik dan agama di wilayah tersebut memanas setelah sekelompok pemukim ekstremis Yahudi Israel nekat memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Tidak sekadar berkunjung, mereka secara provokatif mengibarkan bendera Israel dan menyanyikan lagu kebangsaan negara tersebut di dalam kawasan suci umat […]

  • Belum Ada Laporan Kasus Superflu di Jawa Tengah

    Belum Ada Laporan Kasus Superflu di Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jenis influenza yang sempat resahkan masyarakat, yakni superflu, disebut dapat dicegah dan diobati. Di Jawa Tengah sendiri, dipastikan belum ada kasus yang tercatat terkait superflu ini. “Sampai hari ini belum ditemukan data atau laporan adanya kasus superflu di wilayah ini (Jawa Tengah),” terang dokter spesialis paru RS Amino, Prihatin Iman Nugroho, Rabu (7/1/2026). […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Upayakan Percepatan Penanggulangan TBC guna Suburkan Investasi

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mulai mengaktifkan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB). Selain itu, pihaknya juga membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) di provinsi dan masing-masing kabupaten/ kota. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin terkait upaya percepatan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) di Jawa Tengah. Untuk menyukseskan program ini, Pemprov […]

  • Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Banyumas, Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi dugaan peredaran narkoba di wilayah Purwokerto, Banyumas. Atas kasus ini, seorang warga asal Jakarta Barat, inisial DI (43), diamankan oleh polisi. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, DI ditangkap pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.38 WIB di Stasiun Purwokerto. Saat itu, ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sekitar 200 gram dengan […]

expand_less