Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Anggota DPR RI Dorong Perda Terkait Produk UMKM Lokal Pasok Dapur MBG

Anggota DPR RI Dorong Perda Terkait Produk UMKM Lokal Pasok Dapur MBG

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • visibility 147

Kabarjatengterkini.com – Anggota DPR RI sarankan agar setiap pemerintah daerah membuat Perda (peraturan daerah) yang mengatur rantai pasok dapur MBG. Dengan Perda ini, pelaku UMKM lokal bisa turut berperan dalam menyukseskan program prioritas pemerintah RI.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPR RI Edy Wuryanto saat menghadiri sosialisasi program MBG bersama perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pelaku UMKM di Kecamatan Kragan, Rembang.

“Harus ada regulasi yang memproteksi. Kalau bahan baku sudah tersedia di Rembang, tidak boleh mencari dari luar daerah. Perlu MoU antara UMKM, petani, nelayan, BUMDes, koperasi dengan SPPG,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, belanja dapur MBG harus bisa menyerap produk UMKM sekitar, sehingga dampaknya perekonomian lokal semakin menguat. Pihaknya menyarankan pendampingan untuk menjembatani kebutuhan SPPG dengan pelaku usaha, petani, maupun nelayan setempat.

Pihaknya juga ingin program MBG bisa berfokus pada pemenuhan gizi kaum kelompok rentan, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita non-PAUD.

Sejak awal, program MBG memang dirancang untuk memberdayakan UMKM lokal di sekitar dapur MBG atau SPPG. Salah satu langkahnya, yakni dengan memprioritaskan pasokan dari pemasok lokal terlebih dahulu.

Meski demikian, sering kali UMKM lokal belum bisa memenuhi kebutuhan SPPG yang biasanya mencapai tonase setiap bulannya. Jika demikian, ia mendorong kolaborasi melalui koperasi untuk kemudian disalurkan ke SPPG.

“Pemanfaatan produk lokal menjadi prioritas. Bahan baku diutamakan dari sekitar terlebih dahulu, agar menyerap produk-produk lokal yang ada,” jelas perwakilan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang, Bagus Anindito.

“Kalau UMKM belum mampu, bisa dikumpulkan lewat koperasi untuk disalurkan ke SPPG. Prinsipnya, dari masyarakat kembali untuk masyarakat,” katanya.

Contohnya, pengembangan BUMDes dengan membangun peternakan ayam petelur. Selain itu, masyarakat setempat yang memiliki lahan juga didorong menanam komoditas, seperti buah-buahan untuk kemudian dijual ke SPPG.

“SPPG bisa membeli dengan harga terbaik untuk menampung hasil masyarakat. Ini peluang besar untuk meningkatkan ekonomi lokal,” pungkasnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jateng Jadi Provinsi Terbaik dalam Penyediaan Perumahaan Selama Tahun 2025

    Jateng Jadi Provinsi Terbaik dalam Penyediaan Perumahaan Selama Tahun 2025

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah (Jateng) jadi provinsi terbaik dalam pelaksanaan penyedian perumahan selama tahun 2025. Pasalnya, pemerintah provinsi (Pemprov) berhasil mengalokasikan anggaran untuk menyediakan 17.510 unit rumah bagi warga. Atas prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng menerima penghargaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis di Wisma Mandiri II, […]

  • makam

    Makam Raja Pertama Caracol Ditemukan Setelah 40 Tahun Penggalian: Tonggak Baru Arkeologi Peradaban Maya

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Setelah lebih dari 40 tahun penggalian intensif, para arkeolog akhirnya berhasil menemukan makam Raja Te K’ab Chaak, raja pertama dari kota kuno Caracol, salah satu pusat peradaban Maya terbesar dan paling berpengaruh di dataran rendah Amerika Tengah pada abad ke-6 dan ke-7. Penemuan ini menjadi momen penting dalam dunia arkeologi, mengingat Caracol telah […]

  • Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka menjawab dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan sebanyak 22 pejabat pada Selasa (25/11/2025) di Aula Lantai 4 Gedung Bupati Rembang. Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Bupati Rembang, Harno di antaranya meliputi lima pejabat fungsional guru, enam administrator, dua pengawas, serta sembilan […]

  • tren

    Tumbler di Era Urban: Antara Gaya Hidup Sehat, Tren Sosial, dan Simbol Identitas Baru

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Di tengah hiruk-pikuk kota dan ritme kehidupan urban yang serba cepat, tumbler kini menjelma lebih dari sekadar botol minum. Benda sederhana yang dulunya hanya digunakan sebagai wadah air, kini berubah menjadi simbol gaya hidup, pilihan kesadaran lingkungan, hingga penanda identitas sosial. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah tumbler benar-benar bagian dari gerakan hidup sehat, […]

  • Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

    Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa hari terakhir mulai berdampak bagi sektor peternakan ayam. Pasalnya, penggunaan listrik dibutuhkan dalam masa brooding atau pemeliharaan anak ayam usia 1-14 hari. Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jateng, Susilo, menyebutkan bahwa pemadaman listrik selama beberapa jam membuat ayam merasa tidak nyaman, bahkan sudah banyak yang […]

  • Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masuk masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan tak boleh ada bullying. Jika ditemui adanya kekerasan, tawuran, atau bullying di lingkungan sekolah, ia meminta untuk dilaporkan. “Pada masa orientasi ini tidak boleh ada kekerasan. Boleh tegas tapi tidak boleh keras. Lalu, jangan ada lagi bullying, apalagi tawuran. Kalau masih […]

expand_less